BUKAN UNTUK DISINGKIRKAN
Seorang anak remaja berdoa dengan polos, "Tuhan, masalah dalam keluargaku begitu besar bagai sebuah gunung yang menghalangi langkah kami. Tolong singkirkan masalah ini, ya Tuhan.."
Sang ayah yang mendengar doa anaknya pun berkata :"Sepertinya kita harus berdoa lebih dari itu, nak. Kita minta Tuhan untuk memberikan kekuatan bagi kita untuk mengatasi masalah kita. Bukan untuk menyingkirkan masalah kita."
Kebanyakan orang percaya berpikir bahwa masalah yang dihadapinya harus disingkirkan. Mungkin saja mereka terobsesi pada firman Tuhan yang berbunyi : "Ia berkata kepada mereka karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu : Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini : Pindah dari tempat ini ke sana.... maka gunung ini akan pindah dan takkan ada yang mustahil bagimu. (Mat 17 : 20). Kemudian orang meng-alogorikan kata 'gunung' sebagai masalah.
Tentu Tuhan tidak menganggap pemikiran ini salah, tetapi di dalam perjalanan hidup
seringkali Tuhan tidak menyingkirkan gunung itu melainkan memberikan kita kekuatan untuk menghadapinya.
Setidaknya ada 2 maksud Tuhan berkaitan dengan tidak disingkirkannya masalah dari kehidupan kita, yakni : agar kita bisa merasakan kasih dan kuasa Tuhan, serta bisa menjadikan masalah itu sebagai pengalaman untuk menjadi kesaksian bagi sesama.
NOTE : KITA TAK BISA BERKATA BAHWA JAMU ITU SEHAT MESKIPUN PAHIT, JIKA KITA TIDAK PERNAH MENCICIPINYA.
Sang ayah yang mendengar doa anaknya pun berkata :"Sepertinya kita harus berdoa lebih dari itu, nak. Kita minta Tuhan untuk memberikan kekuatan bagi kita untuk mengatasi masalah kita. Bukan untuk menyingkirkan masalah kita."
Kebanyakan orang percaya berpikir bahwa masalah yang dihadapinya harus disingkirkan. Mungkin saja mereka terobsesi pada firman Tuhan yang berbunyi : "Ia berkata kepada mereka karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu : Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini : Pindah dari tempat ini ke sana.... maka gunung ini akan pindah dan takkan ada yang mustahil bagimu. (Mat 17 : 20). Kemudian orang meng-alogorikan kata 'gunung' sebagai masalah.
Tentu Tuhan tidak menganggap pemikiran ini salah, tetapi di dalam perjalanan hidup
seringkali Tuhan tidak menyingkirkan gunung itu melainkan memberikan kita kekuatan untuk menghadapinya.
Setidaknya ada 2 maksud Tuhan berkaitan dengan tidak disingkirkannya masalah dari kehidupan kita, yakni : agar kita bisa merasakan kasih dan kuasa Tuhan, serta bisa menjadikan masalah itu sebagai pengalaman untuk menjadi kesaksian bagi sesama.
NOTE : KITA TAK BISA BERKATA BAHWA JAMU ITU SEHAT MESKIPUN PAHIT, JIKA KITA TIDAK PERNAH MENCICIPINYA.
Komentar
kalau lari , ujung2nya kita akan tetap harus menyelesaikan masalah itu.
mirip law of attraction.
persis seperti postingan keboo si blog ttg quote..
hehe
keboo