BERKAT DI BALIK MASALAH
Gunung Merapi yang terletak di tengah-tengah empat kabupaten, yaitu Klaten, Boyolali, Magelang dan Sleman merupakan salah satu gunung yang masih aktif. Diperkirakan, Gunung Merapi telah meletus lebih dari 100 kali. Hal yang paling berbahaya dari letusan Gunung Merapi adalah awan panas. Suhunya bisa mencapai 3000 derajat celcius. Bayangkan! Jarak lima kilometer dari puncak gunung akan terjangkau oleh terjangan awan panas hanya dalam waktu 3-4 menit.
Meskipun material awan panas mengalir menyusuri aliran hulu sungai, namun asap awan panas yang mengikuti aliran materialnya dapat membumbung tinggi mencapai 1 – 2 kilometer. Biasanya awan panas menyapu dan membakar daerah yang dilaluinya. Sedangkan bahaya lainnya adalah bisa terjadi kerusakan rumah, khususnya jika disertai gempa vulkanik.
Namun di balik bencana alam Gunung Merapi, ternyata ada berkat yang bisa dinikmati penduduk. Ribuan meter kubik pasir bisa dijual oleh warga setempat kepada pemesan, sehingga bisa menopang kehidupan mereka. Untuk membangun rumah, mereka tidak perlu susah payah membeli pasir. Di samping itu, abu yang berasal dari Gunung Merapi yang menutupi kebun, ladang dan sawah penduduk, akan semakin menambah kesuburan tanah di daerah itu. Mereka pun tak perlu repot-repot lagi membeli pupuk untuk tanaman mereka. Sebab tanpa pupuk hasilnya tetap bagus.
Well, biasanya kita melihat masalah dari sisi negatifnya saja. Kita pun menjadi stress dan tidak bisa melihat sesuatu yang berguna di balik masalah yang kita alami. Terlebih lagi jika pikiran kita menjadi buntu dan tak bisa melihat jalan keluar untuk mengatasi masalah itu. Padahal Tuhan ijinkan kita mengalami masalah adalah untuk kepentingan kita sendiri yaitu agar kita terlatih secara iman dan mental. Jika sudah demikian, maka kita akan menjadi ‘pejuang’ yang gigih, yang pada akhirnya akan membawa kita pada berkat Tuhan.
NOTE : HANYA ORANG YANG RELA DAN SABAR MENGHADAPI MASALAH YANG AKAN MERASAKAN BERKATNYA.
Komentar
everything has a hikmah:)
Hanya saja kesabaran dan emosi yang sulit dilestarikan bagi kita-kita yang panik.
Akhinya meratapi nasib dan stress karna tidak iklas serta tidak siap menerima bencana.
merapi juga memberitahu bahwa jangan menghancurkan hutan di puncaknya. itulah pelindung utama agar lahar dingin bisa terbendung dan wedhus gembel tidak terlalu jauh ke bawah, itulah pesan alm. mbah maridjan
Salam.. .