Sabtu, 25 Desember 2010

SEPERCIK KISAH NATAL DARI HAMBURG

Dahulu, di kota Hamburg, Jerman dipimpin oleh seorang walikota yang sombong dan kejam. Sementara di sudut kota, hidup satu keluarga miskin yang memiliki anak-anak yang sangat percaya kepada kemurahan hati Tuhan. Hans berusia 10 tahun dan Greta berusia 8 tahun. Saat Natal menjelang, Hans rindu sekali agar rumah mereka dihiasi pernak pernik natal dan sebuah pohon cemara yang dibawahnya ada kado-kado yang akan dibuka tepat pada tanggal 25 Desember.

Hans sangat memahami keadaan ekonomi orang tuanya dan ia memiliki ide untuk menggugah hati Tuhannya yang kaya, yang ia yakini akan menjawab kerinduan hatinya. Karena itu Hans menulis surat untuk Tuhan.

"Tuhan Yesusku yang kaya, berikanlah berkatMu untuk kami, anak-anakMu yang miskin agar kami bisa merayakan Natal dalam suasana yang sangat indah dengan hadiah-hadiah yang kami inginkan."

Kemudian Hans menaruh surat itu ke dalam kotak pos dengan alamat : UNTUK BAPA DI SURGA. Petugas kantor pos yang mengambil surat itu lalu mengirimkannya kepada pak Walikota, dengan harapan sang Walikota akan terketuk pintu hatinya untuk menolong warganya.

Surat Hans diterima oleh sang Walikota pada tanggal 24 Desember. Karena menganggap itu surat yang aneh, pak Walikota pun merobeknya dan mengabaikan isinya. Tetapi, malam harinya ia merasa gelisah dan tidak bisa tidur. Isterinya yang melihat gerak gerik sang suami pun bertanya, apakah gerangan yang membuat hatinya gelisah. Sang Walikota pun menceritakan isi surat yang ia terima tadi siang.

Seusai bercerita, sang Walikota bangkit dan membangunkan semua pembantu yang bekerja di rumahnya. Ia memerintahkan mereka untuk mengirimi Hans dan keluarganya makanan yang enak dan hadiah-hadiah berupa pakaian dan mainan yang bagus. Lalu, dengan tangannya sendiri ia mengirimi hadiah-hadiah itu menuju rumah Hans.

Di pagi bersalju yang dingin, pintu rumah Hans diketuk oleh seorang pria yang lalim dan sombong, yang telah diutus Tuhan untuk menjawab doa seorang anak kecil yang imannya dikenan Tuhan.

Konon, sejak hari itu si walikota dijamah Tuhan. Setelah Natal itu hidupnya dipenuhi oleh kasih Kristus dan ia berbuat baik kepada masyarakat kota Hamburg.

NOTE : NATAL ADALAH WUJUD KEKAYAAN KASIH KARUNIA ALLAH YANG RINDU MEMBERI HIDUP KEKAL KEPADA UMAT MANUSIA.

SELAMAT HARI NATAL BAGI TEMAN-TEMAN YANG MERAYAKAN. TUHAN MEMBERKATI.


11 komentar:

Sri Riyati Sugiarto & Kristina Melani Budiman mengatakan...

Cerita yang bagus. Harusnya diumumkan waktu homili pas misa kemaren. Ha-ha. Met Natal Mbak Fanny!

wawank mengatakan...

Mba Fanny, natalnya dmana?

Rahman Raden mengatakan...

met natal ya, tuhan melindungi kita semua

catatan kecilku mengatakan...

Selamat Hari Natal mbak... ^_^

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

@wawan : ya di Jakarta dong. hehee..

biskut mengatakan...

meri xmas mba...

waroeng coffee mengatakan...

selamat merayakan natal ya, jgn lupa bagi2 angpao atau kado natal hehehe

exort mengatakan...

berkunjung untuk ngambil kue natalnya :)

agito-chan mengatakan...

ceritanya inspiratif nih..
darimana sourcenya?

TATOX (Hamster Head) mengatakan...

mas artikel anda bagus-bagus,,folow saya ya supaya bisa mendapatkan artikel menarik dari anda,,saya sudah folow andaa

Wateper mengatakan...

ah ya... selamed NATAL ea....
maap, tamfak'y dirikoe ni telad sangad atas fengucafan hal tersebud.

ah ya.. ada fosting u/ dirimoe.. sila di baca..