LUMBUNG AIR YANG KERING
Waduk Gajah Mungkur adalah waduk buatan yang terletak di Kabupaten Wonogiri. Nama resminya adalah Bendungan Serbaguna Wonogiri. Waduk yang dibangun tahun 1976 ini memiliki fungsi utama sebagai pengendali bahaya banjir bagian hilir Sungai bengawan Solo. Selain itu, waduk ini menjadi penyedia air irigasi untuk kurang lebih 23.600 hektar sawah di Kabupaten Klaten, Sukoharjo, Karanganyar dan Sragen. Bahkan waduk ini juga menjadi penyedia tenaga listrik untuk daerah Kabupaten Wonogiri.
Sayangnya, daerah di sekitar waduk, khususnya di tempat yang lebih tinggi dari waduk malah mengalami kesulitan air. Apalagi saat musim kemarau, debit air di waduk itu menurun drastis dan penduduk yang biasa memanfaatkan air waduk menjadi kesulitan.
Sungguh ironis, di lumbung air orang kekurangan air.
Apa yang terjadi di sekitar Waduk Gajah Mungkur itu seringkali menggambarkan apa yang terjadi dalam kehidupan kerohanian kita. Banyak orang yang mengalami kekeringan rohani padahal dia aktif dalam kegiatan kerohanian. Maka tidaklah heran jika ada orang-orang yang aktif di gereja tiba-tiba melakukan tindakan buruk.
Untuk mengatasi kekeringan rohani ini maka kita harus melakukan retreat, berhenti sejenak dari semua kesibukan dan kembali menjalin keakraban dengan Tuhan. Sebab jika tidak demikian, bukan saja kita tidak diberkati, orang lain pun akan merasakan hal yang sama saat bertemu kita. Orang akan berkata : “Aktivis gereja kok seperti ini sih kelakuannya?”
NOTE : KETIKA ROHANI KITA KERING, SEMUA YANG KITA LAKUKAN MENJADI TAK ADA GUNANYA.
Komentar
morning mba..
Pagi mba,,,
oh iya mampir juga yah ke blog saya yang sederhana
selamat beraktifitas ya
kadang orang yang kalem malah lebih parah
maka semua itu harus seimbang
:D
btw ngmngin wonogiri, jd kangen sm nenek saya...^_^
Salam Kenal.
Salam Kenal.