PERBUATAN KECIL YANG BERDAMPAK

Malam itu aku menerima panggilan telepon untuk menjemput seseorang. Semula aku berpikir, orang itu adalah seorang karyawan yang harus bekerja lembur hingga dini hari. Atau, seseorang yang baru saja pulang dari acara pesta hingga tengah malam.

Ternyata, ketika aku tiba di sebuah apartemen sederhana dan mengetuk pintunya, aku melihat seorang wanita tua bertubuh kecil dan berusia sekitar 80 tahun. Ia sedang menyeret kopernya ketika aku sampai. Aku pun segera membantunya mengangkat koper itu.

Setelah memasukkan koper ke dalam bagasi, aku menggandeng tangan wanita itu dan membantunya masuk ke dalam mobil. Setelah duduk, wanita itu memberikan sehelai kertas lusuh kepadaku.

“Ini alamatnya..Tapi, tak usah terburu-buru. Aku ingin melalui pusat kota.” Ujarnya.

“Tapi, rutenya jadi panjang. “ Ujarku.


“Tidak apa-apa. Aku tidak tergesa-gesa. Aku hanya ingin pergi ke panti jompo. Dan, aku tak punya keluarga. Dokter bilang, usiaku tak akan lama lagi.” Jawabnya dengan suara serak. Dari kaca spion, aku melihat matanya berkaca-kaca.

Saat itu pula, hatiku merasa tersentuh dan tanpa kusadari, aku mematikan argo. Aku membawa wanita itu ke pusat kota. Kadang-kadang, ia memintaku berhenti dan menunjukkan satu dua bangunan tempat ia pernah bekerja ketika masih muda. Tak jarang, ia hanya memandangi sebuah bangunan atau taman dan memandanginya dalam diam. Mungkin bangunan atau taman itu memiliki arti khusus baginya. Aku pun tak ingin menganggunya.

Ketika akhirnya kami tiba di alamat yang dituju, ia bertanya :
“Berapa yang harus aku bayar?”

“Tidak perlu membayar apa-apa, bu. Masih ada penumpang lain kok.” Jawabku sambil memeluknya, lalu bersiap-siap pergi.

“Anak muda, kamu sudah memberikan kebahagiaan kepada seorang wanita tua.” Ujarnya terharu.

Di dalam taksi, aku termenung. Aku merasa bahwa apa yang kulakukan itu hal yang biasa saja. Karena aku biasa berpikir bahwa perbuatan-perbuatan besarlah yang memiliki arti. Malam itu, aku sadar bahwa sesuatu yang tampak kecil dan sepele bisa memiliki arti yang besar dan indah dalam pandangan orang lain.

NOTE : LAKUKAN APA SAJA YANG BISA MEMBUAT ORANG LAIN BAHAGIA, MESKIPUN ITU KECIL.

Komentar

andri K wahab mengatakan…
siap laksanakan...^_^

benar2 jagoannya cerpen nih...mantapppp...
Coretan Hidup mengatakan…
Ini jadi pelajaran berharga buatku. Karena selama ini aku juga sering berpikir sama dengan si sopir bahwa sesuatu yang berharga itu dengan melakukan hal2 yg besar. Padahal pada kenyataannya tidaklah selalu
melynsalam mengatakan…
setujuuuuuu...
karena pada faktanya cumasedikit orang2 yang memperhatikan hal2 sepele.
g mengatakan…
betul bangeeeet... sngt menyentuh...
Aulawi Ahmad mengatakan…
memang suatu amal kebajikan sekecil zarahpun ada nilainya di mata Allah dan orang yang dibantunya...
CommonCyber mengatakan…
Terharu. Inspiratif. Mba Reni benar-benar jago nulis dan mempermainkan perasaan orang nih. Hehehehehe.

Saya setuju sekali deh, bhw hal sekecil apapun, walaupun memang kelihatannya kecil, namun nyatanya tanpa disadari terasa besar bagi orang yg diberi kebajikan.

Saya ada cerita nih,

Di tempat guru saya mengajar dulu, ada seorang wanita tua yg sederhana. Namun anehnya, pada saat dia meninggal. Sejak difanai di rumahnya hingga diantar jenazahnya. Puluhan ekor kucing mengikuti jenazahnya, layaknya pelayat yg berbondong-bondong. Bahkan, sampai 40 hari makam si wanita tersebut ditunggui oleh puluhan kucing-kucing itu.

Usut punya usut, semasa hidupnya, si wanita tua itu, setiap siang harinya, di pasar, beliau selalu memunguti tulang-tulang ikan bekas pejualan yg berserakan di kolong-kolong pasar. ia mengumpulkannya dari sudut ke sudut, lalu di bawalah ke kampungnya, di sana dibagikan tulang-tulang ikan itu ke kucing-kucing jalanan yg ditemuinya. Dan hal itu dilakukannya sepanjang hidupnya.

Haduh...saya takjub mendengar cerita ini.

Ekh,,,maaf jd numpang cerita malah...hehehehe
ghost mengatakan…
mungkin kerna hidupnya nga lama maka dia harus menghargai apa saja...
Izzatunnisa mengatakan…
That Right,,,sekecil apapun perbuatan yg kita lakukan sangat berharga bagi org lain... :)
fanny mengatakan…
@common : nice story. btw, namaku bukan Reni. hehee...
lovepassword mengatakan…
Hebat kamu Fan, tak kusangka dulu kamu pernah juga magang jadi sopir taksi... Bener bener mengharukan...
Unknown mengatakan…
@lovepassword : masa baru tau. Kan elo pernah jadi penumpang taksi gue yg gak bayar itu. Lupa ya? Ayo,sekarang bayar! Utang elo udah berbunga tuh. Ha ha ha...
madinger Ra mengatakan…
bhan renungan nih :)
exort mengatakan…
yuk..yuk..kita berlomba2 menyenangkan hati seseorang
Fanda mengatakan…
Yup, bahkan sesuatu sekecil senyuman tulus kita juga bisa membuat perbedaan yg besar pada orang lain. Yang penting bukan jenis perbuatannya, tapi ketulusan hati kita melakukannya. Karena hal kecil kalo kita lakukan dengan sepenuh hati, maka akan besar pula dampaknya...

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR