DITEMANI MALAIKAT

Diana dan Toni sedang berlibur di luar negeri ketika Toni merasakan sakit di dalam tubuhnya. Dengan bahasa Inggris yang terpatah-patah, Diana yang panik meminta tolong resepsionis hotel untuk mencarikan ambulans bagi suaminya.

Sambil menunggu ambulans datang, Diana dengan cepat menyiapkan pakaian untuk Toni dan tak lupa membawa Alkitabnya. Tetapi Toni tak bisa dibawa keluar lewat tangga karena ia harus memakai kursi roda dan dibantu empat orang pelayan hotel. Sementara ambulans yang dipesan tak ada dan sebagai gantinya adalah sebuah taksi butut. Padahal Diana sudah diingatkan oleh Buku Pemandu agar tidak menggunakan taksi lokal karena banyak supir taksi yang nakal, terutama terhadap para turis. Namun Diana berserah kepada Tuhan karena tak punya pilihan lain.

Masalah lain muncul ketika tidak ada jalan masuk untuk kursi roda usang yang dipakai Toninya. Akibatnya, Toni harus diangkat dari kursi roda. Setelah itu Toni harus menjalani pemeriksaan CT scan. Selama pemeriksaan, Diana melihat seorang gadis duduk di depannya di ruang tunggu. Diana tak kenal gadis itu tapi ia melihatnya sejak di hotel.


Setelah CT scan, Diana membawa suaminya ke sebuah klinik lain, masih dengan taksi yang sama. Ketika kamar dipersiapkan, lagi-lagi Diana melihat gadis itu. Ia tak berkata apa-apa. Ia hanya hadir di situ bersama Diana dan Toni.

Ketika kesehatan suaminya membaik dan mereka bisa melanjutkan acara berlibur, tiba-tiba gadis itu muncul lagi. Ia tetap tak berkata apapun. Tapi Diana dan Toni mengucapkan terima kasih kepada gadis itu. Mereka yakin bahwa gadis itu adalah malaikat Tuhan yang dikirim untuk menemani mereka agar mereka lebih tenang dan tak merasa sendiri.

Note : SAAT KAMU MERASA SENDIRI, INGATLAH TUHAN TAK PERNAH MENINGGALKAN KAMU.

Komentar

Gaphe mengatakan…
kalo saya koq malah serem ya..
non inge mengatakan…
ya mba'...
Tuhan nggak akan biarkan kita sendiri ^^
Hanya Seorang Sahabat mengatakan…
dan di saat org yg km kshi meninggalkanmu tp TUHAN slalu menyambutmu...
Freya mengatakan…
teteh itu mah malah ngeri, tauk teh wkwkwkwwkwkkw
Seiri Hanako mengatakan…
GOD be with you

IMANUEL
Suratman Adi mengatakan…
Met siang mba,berkunjung menyapa
ghost mengatakan…
Mana pernah Tuhan ninggalin kita mala Dia lebih dekat dari urat leher kita sendiri.
Muhammad A Vip mengatakan…
malaikat bertebaran di muka bumi membantu kita awas dengan kenyataan, tapi syetan menjauhkan kita dari kebenaran.
angsajenius mengatakan…
iya mba fan, emang kita ga akan pernah sendiri ketika kita masih inget Tuhan, cuman kalo bentuk dan wujudnya begitu mah justru bikin ngeri.. kaya ada yg nguntit kasn jadinya haha
exort mengatakan…
Tuhan selalu ada dimanapun juga, kita ga pernah sendirian
Unknown mengatakan…
wew,,,, serem nih cerita.. :D:D

tapi notenya uar biasa,,, :)
Unknown mengatakan…
*luar biasa

hadeuhh...slh ketik mbak.. hehe..
Clara Canceriana mengatakan…
setuju ci, Tuhan selalu ada di hati kita meski kita sendiri
Unknown mengatakan…
Haduuh..aku malah serem kalo liat cewek itu..
PRofijo mengatakan…
Malah mungkin, kita yang sering meninggalkan Tuhan.....
joe mengatakan…
setuju sama PRofijo, kita malah yang sering melupakan Tuhan
catatan kecilku mengatakan…
Hehehe.., aku juga merasa serem mbak... ^_^

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR