JANGAN MEMUJI DIRI SENDIRI

Self Esteem adalah memandang diri kita berharga dan memiliki keistimewaan. Tetapi self esteem yang berlebihan bisa membuat seseorang menjadi pribadi yang sombong dan suka meremehkan orang lain.

Salah satu ciri dari self esteem yang berlebihan adalah kebiasaan memuji diri atas prestasi, karakter,kondisi fisik dan kebaikan yang sudah dilakukan tanpa ada lagi perasaan risih dan malu. Di dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita temui orang-orang seperti itu. Mereka sering membangga-banggakan diri dengan memberitahukan kepada orang lain kelebihan-kelebihan yang dimiliki.

Ternyata sikap suka memuji diri sendiri seperti itu ada reason-nya. 3 alasan itu adalah :


1. Merasa begitu hebat.

Orang yang suka memuji diri sendiri merasa bahwa dia sudah melakukan atau mencapai apa yang orang lain tak bisa lakukan. Ini tak lain adalah wujud kesombongan. Berhati-hatilah jika kita mulai merasa hebat, karena kesombongan akan berakhir dengan kehancuran. Kesombongan membuat seseorang tidak bisa menilai sesuatu secara objektif, apalagi dalam menilai diri sendiri kita memang cenderung untuk memberikan penilaian yang subyektif. Bukan berdasarkan kenyataan yang sesungguhnya. Tetapi berdasarkan pandangan dan perasaan sendiri. Kita mengira diri kita hebat, padahal tidak ada apa-apanya.

2. Mencari pengakuan.

Orang yang suka memuji diri sendiri sebenarnya menyimpan masalah di dalam dirinya, yaitu perasaan kurang mendapat pengakuan. Oleh karena itu, ia akan memuji diri dan menceritakan kelebihan-kelebihannya agar ia diakui. Sebenarnya pengakuan tidak datang melalui usaha memuji diri sendiri dan menceritakan kehebatan kita. Pengakuan akan datang dengan sendirinya ketika kita melakukan segala sesuatu dengan tulus disertai kerja keras. Tanpa menceritakan apa-apa, pengakuan itu akan datang dengan sendirinya. Sebab, Tuhan tidak pernah menahan apa yang patut kita terima.

3. Meremehkan orang lain.

Ketika memuji diri, sesungguhnya kita sedang mengatakan kepada orang lain :"Nih, lihat..kamu gak seperti aku kan? atau..."Saya lebih hebat dari kamu lho."
Bukankah tak jarang kita memuji diri sendiri dengan maksud membuat orang lain merasa tak berarti? Kita menjatuhkan keyakinan diri mereka dengan mengatakan bahwa kita lebih baik dari mereka.

Kita harus memiliki self esteem, tapi jangan memuji diri sendiri.

Note : Jika kamu ingin dipuji orang lain, jangan pernah memuji diri sendiri.

Komentar

Rela Rahmah mengatakan…
di atas langit masih ada langit
combrok mengatakan…
Slamat pagiii...!
Renungan bagus untuk santapan di pagi yang indah.
Terimakasih diingatkan tentang kesombongan.
Coretan Hidupku mengatakan…
Saya malah sebaliknya nih. Merasa tidak percaya diri bila berhadapan dengan orang lain. Rasanya saya ini apalah dimata mereka. Akibatnya dunia saya terasa hampa. Dan kemampuan yang saya miliki terasa sia2 saja karena tidak bisa tereksplor secara baik akibat tidak PD dan perasaan malu tsb. Ah, apakah ini sudah nasib ya :(
Unknown mengatakan…
Yupz.. setuju, dlm hal memuji diri sendiri, jika yg dimaksud adalah menyebut2 nikmat Tuhan agar orang lain meneladani dirinya, hal ini mungkin tdk apa2. Namun apabila yg dimaksud adalah memberikan rekomendasi diri & berbangga diri (termasuk berbangga dg amalnya kpd Tuhan), hal ini tdk boleh karena itu merupakan sikap kesombongan.
Semoga kita bukan termasuk orang2 yg berbangga2 dan sombong.
Unknown mengatakan…
yang menilai baik dan tidaknya diri kita adalah org lain. Klo kita yg menilai diri kita .. yah pasti dong baik semua.. hehhe
melynsalam mengatakan…
hem, kalo gitu bedanya sama narsis apa ya mbak? ato memang sama?
gaelby mengatakan…
Thanks pencerahannya. Sebisa mungkin kita memang hrs mengontrol diri dari berlebihan self esteem.
Salam sobat :)
NTRage03 mengatakan…
tpi kan kk, kadang ada juga wktu dmana kita harus memuji diri sndiri.
baik untuk motivasi misalna :D
zakiya mengatakan…
setuuujuuuuu :)
Hanim Mahali mengatakan…
info yang bagus ... thanks ya ...
Ferdinand mengatakan…
klo aku sebaliknya.. malah lebih suka muji orang lain klo aku kagum saya orang itu hhe.... aku setuju yg no.2 Tuhan emank gak akan bahan sesuatu yg udah disediakan-Nya untuk kita

happy sunday :)
Ummi Ubay mengatakan…
betul banget^^
kalo kita emang hebat
orang lain juga bakal tahu kok tanpa kita umbar-umbar^^

pake ilmu padi aja^^
warcoff mengatakan…
bolehlah sekali2 memuji diri sendiri asal memang ada yang bisa dibanggakan hehehe
ellysuryani mengatakan…
Kalau untuk memotivasi, menghibur, memberi semangat diri sendiri mungkin tidak apa-apa. Asal, cukup dikatakan pada diri sendiri, tidak diungkapkan pada orang lain. daripada hopeless dan selalu menyalahkan diri sendiri, lalu terpuruk, hehe. Mungkin ya mbak.
akhatam mengatakan…
Yang bagus memang harus merasa tak lebih pintar atau unggul...
joe mengatakan…
tapi sebaiknya sebelum memuji diri sendiri, mending berkaca dulu he he..
mbak fanny "menonjok" saya, hehehehe

tapi setidaknya, dengan itu kita lebih bangga terhadap diri kita
exort mengatakan…
sian banget ga ada yg muji sampe harus muji diri sendiri
MONOKROM mengatakan…
Kita hanyalah manusia biasa. Kita tidak ada apa-apanya bila disandingkan dengan kekuasaan Tuhan.
Memuji diri....sama dengan melambungkan diri ke atas setinggi mungkin, tapi kita lupa bahwa kita bisa terjatuh setiap saat dengan kerasnya ke bumi, karena gravitasi bumi....
g mengatakan…
Boleh aja pede, tapi jangan over pede, ya kan? :)
Miawruu mengatakan…
wah,, kalo mia minderan hahahaha,,, lagi brusaha nyembuhin penyakit mindernya ini dan smoga aja hasilnya ga malah jadi self esteem jadinya >.<

Amieeen,,
Gusti mengatakan…
pernah ga yah....hmmm...
merry go round mengatakan…
Duh, jangan sampe deh kaya gini. amit-amit banget. ngeliat orang kaya gini aja rasanya udah pengen ngehajar, gimana kalo diri sendiri jadi kaya gitu. jangan sampeeee...

setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. ngga ada gunanya untuk melebih-lebihkan atau membanggakan diri sendiri. kesannya malah pathetic banget, ngga ada yg ngakuin kelebihan dia sehingga harus diri sendiri yang melebih-lebihkannya.

*waduh, jadi emosi*
cermin mengatakan…
selamat beraktifitas, kwan
aris mengatakan…
ijin share ya gan... berguna nih...
androvalen mengatakan…
Papa saya banget nih.. Dia suka ceritain kehebatan diri berulang-ulang, bisa dibilang setiap kali kita duduk deket dia atau lagi kumpul keluarga, sering banget waktu habis gara2 dia ceritain kehebatan diri. Kalo lagi ada yang curhat, nanti balik lagi dia akan cerita dimulai dari "dulu papa sih.... Bla bla bla", "dulu papa aja... Bla bla bla" sampe bosen dengernya. Sampe yang dulunya interested/tertarik dengerin, jadi ter eneg2 denger cerita dia. Jujur kata, sampe anaknya kelihatan lebih hebat dari dia juga kyknya ga seneng, apa-apa harus ikutin dia. Agak2 mirip sama post power syndrome sih ya. Tapi ayah saya masih kerja

Saya setuju dengan, kalo ceritain rahmat Tuhan yang bisa membuat seseorang berhasil, misalnya, "ya kalau kt percaya sama Tuhan, kita akan ditinggikan, dijaga, dan jangan lupa untuk bersyukur".

Saran saya sih, jangan ceritain kehebatan diri sendiri berlebihan. Apalagi berulang-ulang diulang-ulang

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR