PENGACARA TELANJANG KAKI

Dewo adalah seorang pengacara yang sangat terkenal. Klien-kliennya berasal dari kalangan berada. Beberapa pejabat dan selebritis juga sering menggunakan jasa hukum dari kantor Dewo. Tak heran, bila Dewo memiliki kekayaan yang berlimpah. Rumahnya megah bak istana. Mobilnya lebih dari lima dan semuanya mobil mewah. Dalam setahun, Dewo dan keluarganya bisa beberapa kali melancong ke luar negeri. Dan, jangan ditanya soal pakaian, sepatu dan tas yang ia pakai. Semuanya barang branded dan berkelas.

Namun suatu hari, ketika sedang mengadakan meeting dengan para kliennya, Dewo dengan diam-diam melepaskan sepatu mahal yang ia kenakan. Bahkan, kaus kakinya pun ia copot. Karena Dewo duduk di ujung meja meeting yang sangat besar dan panjang, tak seorang pun klien melihat kakinya yang telanjang.

Namun, sekretaris Dewo yang duduk di dekatnya melihat perbuatan sang boss. Dengan alis berkerut, sang sekretaris berkata lirih kepada Dewo.

"Pak..kenapa dilepas sepatunya?"

Dewo tersenyum dan menjawab tak kalah lirih. "Nanti setelah para klien pulang, akan saya beritahu alasannya."

Tentu saja jawaban Dewo membuat sang sekretaris penasaran. Segera setelah meeting selesai dan para klien meninggalkan kantor, sang sekretaris menghampiri Dewo.


"Hm...kamu sepertinya sudah tak sabar ingin mendengar penjelasan saya soal sepatu kan?" Tanya Dewo geli melihat wajah sekretarisnya yang penasaran setengah mati.

"Iya, pak...Sebagai pengacara terkenal, kelakuan Bapak sangat aneh. Bagaimana jika para klien melihatnya?" Ujar sang sekretaris.

"Well, semua ini saya lakukan karena dulu saya adalah seorang pengacara yang sombong. Saya suka bangga dengan diri saya dan selalu menganggap remeh orang lain. Saya tidak pernah mau melayani klien-klien yang tak mampu. Hingga suatu hari, seorang mantan dosen saya mengatakan bahwa saya adalah seorang pengacara yang hebat tetapi terlalu sombong. Katanya, saya seperti kacang lupa kulitnya. Saya lupa siapa diri saya sebelum menjadi pengacara terkenal."

Dewo berhenti sejenak. Matanya tampak mulai berkaca-kaca.

"Kata-kata dosen saya menyentakkan saya. Membuat saya teringat bahwa saya adalah seorang anak pembantu. Saya bisa seperti ini karena belas kasihan majikan ibu saya yang telah menyekolahkan saya hingga berhasil menjadi Sarjana Hukum. Sejak saat itu, setiap kali kesombongan mulai menggoda saya, maka saya akan melepaskan sepatu saya. Agar setiap kali saya memandang ke bawah, saya menyadari bahwa saya ini adalah anak seorang pembantu. Cara ini membantu saya untuk tetap rendah hati."

Manusia sering tergoda untuk bersikap sombong, terlebih jika mencapai kesuksesan. Bila kesombongan mulai menguasai diri, segera lakukan sesuatu yang bisa menyadarkan kita untuk bersikap rendah hati. Tanpa adanya kesadaran, maka kita akan tetap hidup dalam kesombongan.

Note : KESOMBONGAN HANYA AKAN MEMBUAT KITA JATUH.

Komentar

combrok mengatakan…
Hebat,tapi si Dewo ni nggak usah sampe lepas sepatu gitu ah.he he..!
Nice info..!
munir ardi mengatakan…
kesmobongan memang sering membuat kita lupa ya mbak , semoga kita jauh dari hal tersebut
kidah yang sangat memberi pembelajaran untuk menjauhi sifat sombong
Gaphe mengatakan…
itu kisah nyata bukan mbak?.. baik maknanya..
Rela Rahmah mengatakan…
hihihi.. dewo yg aku kenal sekarang lagi ngelamar kerja di perhukuman gitu *gatau nama kantornya*.. smoga dia g sombong..
Sukadi Brotoadmojo mengatakan…
tanpa keombinganpun terkadang bisa membuat terjatuh, apalagi kalau pakai sombong... :)
elpa mengatakan…
kesuksesan adalah sebuah ujian
kita mampu memegang amanah dari Tuhan maka kita selamat dunia akherat.
bersikap sombong akan menjatuhkan dirisendiri...nice post Teteh...
Kutus Kutus Herbal, Bali mengatakan…
Fanny, benar yang kau sampaikan dalam massage ini, bahwa siapapun yang berani coba 'kesombongan' tinggal tunggu saat jatuhnya saja, bisa dalah hitungan waktu saja.

Karena kesombongan merupakan 'jubah' nya Allah, dan Allah akan murka pada siapapun yang coba-coba ambil alih hal itu.

Nice story de....
Muhammad Choirul A. mengatakan…
jangan sampai lah kita punya sifat sombong...smoga kita dijauhkan dr sifat itu
Aulawi Ahmad mengatakan…
ya sombong itu emang gak baik :) btw mau tanya Fan, status kepemilikan tanah yg hanya diketahui (dittd)oleh camat setempat kuat nggak ya secara hukum?
attayaya smp sma mengatakan…
bener kesombongan membuat kita hancur

memohon maaf lahir dan bathin
Camajuyas mengatakan…
iya mbak..kata bibiku sombong itu tidak baik...
Yolizz mengatakan…
salut sama dewo.. sekarang dia seprti padi, makin berisi makin menunduk.. :)
Justmeilani mengatakan…
tak ada yg perlu disombngkan smuanya punya tuhan
warcoff mengatakan…
tanahnya hak milik Fan, nah rencananya mau dibuatkan akta notarisnya dulu sebelum disertifikasi (sambil nunggu dana buat itu hehe),menurutmu apakah cara ini lebih kuat secara hukum?tq b4 :)
Allisa Yustica Krones mengatakan…
Tp utk sll sadar diri gak perlu lah ah dgn tindakan yg sifatnya hanya simbolis gitu, gmn klo tnyata kakinya bau? Hehe
Fanda mengatakan…
Bersyukurlah si pengacara, karena jarang orang yg sudah di atas bisa menyadari bhw ia telah berubah jadi sombong. Kacang kan biasanya lupa kulitnya..
Rubiyant|Photo mengatakan…
Terkadang mungkin ada kekhilafan pada setiap kata yang saya tinggalkan pada saat blogwalking, ada tata krama blogger yang saya langgar waktu bertamu di blog sobat. Ada tanggapan yang keliru pada sebuah posting, dan meski sedikit terlambat, izinkan saya mengucapkan " Minal Aidin wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin".
alamendah mengatakan…
Tapi keknya yang paling utama bukan soal melepas separtu atau enggak, deh
komunitas motor mengatakan…
apalah arti sebuah kesombongan, jika hanya membawa kerugian..

oiya sahabatku,minal aidzin wal faidzin yah, mohon maaf jika saya banyak salah dalam dunia blogging..^_^
Huda mengatakan…
Seorang pengacara yg seperti itu melakukan hal yg seperti itu dg alasan seperti itu,... menakjubkan sekali ,... btw aku selalu ketinggalan postingan d sini , padahal sangat menarik sekali isinya ,...
Bejo mengatakan…
aah, hebat sekali

dan mengharukan

kita harus melihat ke bawah kepada orang orang yang tak mampu dan harus melihat ke atas untuk orang orang yang berilmu

salam human
exort mengatakan…
orang sombang ga bakal sukses deh
TUKANG CoLoNG mengatakan…
jadilah rendah hati..:)
Rico Hermanto mengatakan…
Untung si Dewo cuma lepas sepatu ajah..
coba lepas baju.. bisa berabe.. hahaha...

btw, maknanya bagus..
Siapa yang meninggikan dirinya, ia akan direndahkan..
dan siapa yang merendahkan dirinya, ia akan ditinggikan..

^^
fanny mengatakan…
@Gaphe : hanya illustrasi.

@allisa : hehehe..
bliyanbayem mengatakan…
semoga saya nggak gitu... amin!!

salam!!
alfi mengatakan…
dewo yang gokil..
melepas sepatu ketika meeting..
andri K wahab mengatakan…
kira2 saya termasuk orang yg sombong ngak yh ??? (sambil mikir gitu)

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR