SURAT BUAT TUHAN

Prakata : Imel keren lagi nih. Hi hi hi....dilarang sirik ya kalo saya sering dapat kiriman imel keren dari teman-teman. Nah, supaya gak pada penasaran, saya share deh di blog ini. Lumayan...jadi ada bahan postingan nih.

Seseorang menulis surat kepada Tuhan.

Tuhan, aku menulis surat ini untuk meminta agar aku dipindahkan bekerja di belakang meja. Semula aku punya usaha sendiri tapi karena hebatnya perang, Engkau memanggilku ke barisan depan sebagai pejuang. Engkau menjadikan aku prajurit dengan sejumlah tanggung jawab. Banyak prajurit lain di bawahku yang selalu meminta kebjakan dan solusi untuk berbagai masalah. Kau telah menempatkan aku pada posisi dan fungsi yang terlalu berat. Padahal aku tidak terampil untuk itu.

Engkau berjanji selalu menyertaiku di peperangan. Tetapi, Tuhan..inilah gambaran situasi yang aku hadapi. Seragam yang membuatku tampak gagah berani, kini ternoda dengan air mata dan darah. Telapak kakiku pecah-pecah karena aku telah berjalan bermil-mil jauhnya untuk membantu, memotivasi dan memimpin pasukan. Senjataku rusak, bernoda darah dan retak karena melawan musuh. Bahkan, buku peraturan yang kupegang telah robek-robek karena terus menerus digunakan. Engkau berjanji akan menyertaiku melalui semuanya, tetapi ketika deru perang demikian keras dan begitu banyak kebingungan, aku tidak dapat melihat atau mendengar suaraMu. Aku merasa sendiri, lelah dan putus asa. Aku tak pernah ingin lari dari tugas yang Engkau berikan, aku senang bekerja untukMu. Aku hanya meminta dengan rendah hati agar Engkau memindahkanku ke bagian kantor. Aku bersedia merapikan kertas-kertas bahkan juga membersihkan toilet. Hanya saja, tolong bawa aku keluar dari pertempuran ini. Prajuritmu yang lelah.

Surat itu dibalas Tuhan dan bunyinya sebagai berikut :


Prajuritku, permintaanmu ditolak dengan alasan engkau sangat dibutuhkan dalam peperangan ini. Aku sudah memilihmu dan aku akan memegang janjiKu untuk menyertaimu. Kau tidak perlu pindah. Ketika bekerja di kantor, engkau akan cenderung merasa aman saja. Padahal engkau butuh proses pembaruan. Aku menyisihkan tempat di medan perang yang benar-benar terisolasi dan terlindung dari musuh. Aku akan menemuimu di sana dan Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Aku akan membuat segala sesuatu baru dalam dirimu. Sebenarnya engkau telah terluka, tetapi lukamu tak nampak. Engkau merasa tak berdaya, tapi saat seperti itulah aku akan menyembuhkan lukamu dan menguatkanmu. Aku akan menanamkan keyakinan dan ketergantungan padaKu dan Engkau akan menjadi baru.

Komandanmu, Tuhan ..

Surat di atas memang ciptaan manusia belaka, tetapi kita bisa melihat pesan penting mengenai cara Tuhan memproses anak-anakNya. Jika kamu sabar, kamu akan menjadi pribadi yang tangguh, teruji dalam banyak hal dan layak bagiNya.

Note : Seperti permata, demikianlah kita diproses Tuhan. Permata berharga diperoleh melalui pengasahan, pemanasan, bahkan peleburan.

Komentar

zakiya mengatakan…
pertamax....hahah
koplak mengatakan…
wah bener bener mak cles bacanya
emang mbak fan hebat kalo nulis
soewoeng plasu mengatakan…
salute bisa tak critain buat motivasi anak anak mbak?
soewoeng plasu mengatakan…
anak anak kantor kamsudku mbak
Unknown mengatakan…
@soewoeng : hehe.itu kan dari imel. bukan karya saya.
Athur Alam mengatakan…
Untuk menjadi pribadi yang tangguh, kesabaran memang diperlukan.. tapi setuju atau tidak, pada proses menjalani kesabaran tersebut kita akan membutuhkan motivasi untuk terus bergerak maju...

Untuk itu kita perlu memotivasi diri melalui rasa percaya diri,tentukan sasaran dan tujuan hidup...

dan satu hal lagi yang bagi sebagian orang mungkin bermanfaat adalah memotivasi diri sendiri dengan cara menyusun catatan mengenai sukses yang pernah diraih..

dengan kombinasi kesabaran + motivasi, mudah2an hidup akan terasa lebih indah dan lebih semangat untuk dijalani..
TUKANG CoLoNG mengatakan…
enak kali ya,.bisa surat-suratan ama tuhan..apalagi kalo tuhan punya twitter
Joddie mengatakan…
luar biasa.. ^^
Mulyani Adini mengatakan…
Postingan dari Fanny selalu mengagumkan..
Unknown mengatakan…
kode pos Tuhan berapa ya mbak??? hehe... peace...
Unknown mengatakan…
@siroel : tak terhingga bilangannya tuh. hehehe...
-Gek- mengatakan…
benerrrrrrr banget..
peleburan itu sering saya alami, tapi saya sadar, itu cara Tuhan nunjukin jalan ke saya, dan cara Tuhan nunjukin "How much He loves me.. "
:)
Nadia K. Putri mengatakan…
wah.. bener juga ya..
Berita 15 mengatakan…
smakin tinggi keimanan seseorang..semakin sulit medan kehidupan yg di tempuh....
Winny Widyawati mengatakan…
Wah senengnya Tuhan jadi sahabat pena ya :)
Blogger mengatakan…
semua butuh proses dan waktu dalam membangun sebuah keimanan, tuhan selalu punya rencan terbaik untuk umat manusia
Sukses Slalu!
Fanda mengatakan…
Itulah yg sering terlewatkan oleh kita. Bahwa kehendakNya sering tak sama dengan kehendak kita.
windflowers mengatakan…
Bagai logam mulia, kita juga berproses...ditempa hingga panas yang membara..namun pd akhirnya dia akan indah dengan nilai yang terjaga, bahkan bisa naik melambung tinggi..:)
Anonim mengatakan…
tapi sering kita (apalagi saya) gak ngerti kehendakNya.... sighed
Etha mengatakan…
haiii...mbak gmn kabarnya niy ^^
Arum Suryaningtyas mengatakan…
untuk memahami dan mengerti kehendakNya memang membutuhkan proses kesabaran dan ke ikhlasan yang tidak mudah..

pa kabar mbak fanny,,, :D
Aulawi Ahmad mengatakan…
kita memang hanya manusia yang hanya bisa meminta..Tuhanlah yg menentukan :)
genial mengatakan…
huheheeh.. kira2 kode posnya tuhan berapa tuh?!?!? bisa langsung minta kirimin wesel kali iia... pagi mba' :)
arfi mengatakan…
wah.. ternyata tuhan maha tahu ya.... pasti tuhan tahu apa yang kita butuhkan meskipun kita merasa tidak emngingkannya.. hheee
Anonim mengatakan…
Memang Allah tempat kita mengadu... Kita serahkan semua kembali padaNYA.
Reni mengatakan…
Allah membentuk kita dg menempa kita.. Nice post mbak..
HoneyBUZZin mengatakan…
Thank you for this entry my friend.
Take Care
Allisa Yustica Krones mengatakan…
Firman Tuhan tak akan kembali dengan sia-sia. Yakin dan percaya, begitu banyak org yg diberkati melalui renungan yang mbak teruskan di sini :)
ra kun mengatakan…
blog walking sambil nunggu buka puasa :)
exort mengatakan…
semakin sering diasah akan semakain cemerlang
Linda Tan mengatakan…
NIce post....namun kadang kita manusia slalu merasa segala usaha tleh kita lakukan namun semua terasa sia-sia, Yah waktu tuhan bukan waktu manusia...namun Dia slalu ada untuk kita slalu menyertai kita
Rezky Pratama mengatakan…
enaknya bisa kirim2an surat
heheh
ada2 aja
ya...

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR