KASIH SEORANG GADIS KECIL
Shila adalah seorang mahasiswi yang bekerja paruh waktu sebagai pengasuh anak. Suatu hari ia bertugas menjaga seorang gadis kecil bernama Mita yang baru berusia 5 tahun.
Sebagai seorang gadis cilik, Mita sangat baik hati dan penuh perhatian kepada orang lain. Mungkin kebiasaan ini menurun dari orang tuanya yang juga pengasih.
Suatu sore, Shila sedang menemani Mita bermain di taman yang letaknya tak jauh dari rumah orang tua Mita. Ketika ia dan Mita sedang asik bermain, tiba-tiba terdengar suara tawa anak-anak. Shila dan Mita pun segera mencari asal suara dan mereka melihat sekelompok anak yang sedang mengerumuni sebuah bangku taman. Merasa penasaran, Shila dan Mita menghampiri anak-anak itu untuk melihat ada apa gerangan di sana.
Ternyata anak-anak itu sedang mengejek dan mentertawakan seorang pengemis wanita yang sedang menangis. Melihat itu, Mita segera mendekati sang pengemis. Tubuh pengemis wanita itu yang kotor dan bau dipeluknya lembut. Lalu tangan Mita yang mungil mengelus-elus punggung si pengemis.
Shila yang ingin melarang Mita mendekati sang pengemis begitu takjub menyaksikan pemandangan itu. Ia tak mampu berkata apapun. Apalagi saat pengemis wanita itu berhenti menangis dan tersenyum kepada Mita. Tak ada percakapan di antara Mita dan pengemis itu. Mereka hanya saling duduk berdampingan dan saling memandang sambil sesekali tersenyum.
Ketika akhirnya pengemis wanita itu pergi, Shila segera mengajak Mita pulang ke rumah. Dia langsung memandikan Mita dan mengganti pakaian Mita dengan pakaian yang bersih.
"Mita, mengapa kamu memeluk pengemis itu? Dia kan bau dan kotor." Tanya Shila di tengah kesibukannya membantu Mita mengenakan gaun yang bersih.
"Ooh...aku cuma ingin mengasihi wanita itu. Seperti Yesus yang begitu sayang sama aku. Bukankah guru sekolah minggu bilang, kita harus menyatakan kasih Yesus kepada sesama?" Jawab Mita polos.
Shila merasa dadanya tertohok. Dia adalah seorang gadis berusia 20 tahun, tetapi di hadapannya berdiri seorang gadis kecil berusia 5 tahun yang lebih tahu bagaimana menyatakan kasih kepada sesama. Hari itu, Shila belajar sesuatu yang berharga tentang mengasihi seperti yang Yesus ajarkan. Semua itu ia peroleh dari seorang gadis cilik yang penuh kasih.
NOTE : BILA KITA PEKA, SESUNGGUHNYA TUHAN SELALU MENGAJARI KITA MELALUI SIAPA SAJA YANG IA KEHENDAKI.
Komentar
Tuhan selalu sayang sama hambanya..
sukses slalu!
happy blogging mbak :D
Mita sungguh luar biasa.
ak jadi malu sama gadis cilik itu :">
ak saja yg segede ini gak bs melakukan seperti yang mita lakuakan :">