IMAN SEORANG NAPI

Seorang narapidana kehabisan shampoo dan ia sama sekali tak punya uang untuk beli shampoo baru. Di dalam penjara yang sempit dan bau, ia termenung sambil sesekali menggaruk kepalanya yang terasa gatal karena sudah beberapa hari tak dikeramas. Tiba-tiba di hatinya muncul sepercik iman.

"Akh, lebih baik aku minta sama Tuhan. Tuhan kan Maha kaya. Dia pasti bisa memberikan sebotol shampoor untukku."

Maka ia pun menaikkan doa yang walaupun menurutnya sangat aneh, tetapi tetap ia panjatkan. Selesai berdoa, pria itu berbisik : "Besok pasti ada shampoo untukku."

Tengah malam, pria itu terbangun oleh sebuah teriakan di selnya. O...ternyata ada seorang penghuni baru. Seorang pria bertubuh kurus dan berambut gondrong sedang berteriak-teriak ketika tangannya dicekal oleh sipir penjara dan tubuhnya dimasukkan ke dalam sel.

"Pak..Bapak salah tangkap. Saya bukan malingnya. Jangan masukkan saya di sini." Jerit pria itu.

"Diam! Jangan berisik! Semua orang yang dibawa kemari juga selalu berteriak seperti kamu. Jangan harap bisa menipu kami ya." Bentak sipir penjara itu. Lalu dengan kasar ditutupnya pintu sel. Tak dipedulikannya teriakan pria itu.

Melihat situasi seperti itu, sang narapidana segera menghampiri teman barunya itu dan mencoba menghiburnya. Pria kurus yang baru masuk sel itu tidak memberikan reaksi apapun. Ia hanya terdiam hingga akhirnya tertidur lelap.



Pagi harinya si narapidana terbangun saat seorang petugas sengaja memukul jeruji besi selnya. Saat menemukan dirinya sendirian di dalam sel, ia bertanya : "Lho, pak...? Pria yang semalam ditahan di sini kemana? Kok, nggak ada?"

"Oooh..dia sudah kami bebaskan. Biasa, salah tangkap." Jawab si petugas lalu menunjuk tas kecil yang dibawa si pria kurus semalam. "Hei, dia bilang tas itu untukmu."

Si Narapidana segera menoleh dan menemukan benda yang dimaksudkan itu di pojok ruangan.

"Saking senangnya dibebaskan, orang itu sampai memberikan tasnya kepadamu." Ujar si petugas sebelum berlalu.

Sang narapidana segera membungkuk dan mengambil tas itu. Dia melongok ke dalam tas dan..menemukan sebotol shampoo yang isinya masih penuh, sebatang sabun mandi, sebuah odol dan sehelai handuk.

"Ya Tuhan....," Sang narapidana itu tersungkur di pojok ruangan dengan lutut lemas dan tangan gemetar. Wajahnya bersimbah air mata. Hatinya dipenuhi limpahan rasa syukur. Ia hanya minta sebotol shampoo, tetapi Tuhan memberikan bonus berupa sebatang sabun mandi dan sebuah odol.

Doa yang dinaikkan dengan iman akan menarik berkat turun dari surga.

Note : Doa tanpa iman bagaikan memotong daging dengan pisau tumpul.

Komentar

Berita 15 mengatakan…
sebuah pencerahan di balik kisah ini...thanks for sharing sista ^_^
morning ^_^
Gaphe mengatakan…
Tuhan tidak memberikan apa yang kita inginkan.. tapi Dia memberikan apa yang kita butuhkan.. Jika apa yang kita inginkan belum terkabul, bersabarlah.. karena mungkin yang lebih baik akan datang
TRIMATRA mengatakan…
doa tanpa iman seperti memanah tanpa busur,,,
Ferfau mengatakan…
mbak Fanny.... apa kabar?? :)
makasih udh posting cerita ini ya... bagus.. aku suka. ^_^
EYANG RESI 313 mengatakan…
Lebih mudah kita bicara antara benar dan salah, sehingga banyak manusia lebih memilih kesurga dari pada keneraka.
Bila manusia tahu bagaimana jalan menuju bertemu dengan Tuhannya, maka segal jiwa dan kehidupan akan menyatu, hingga tiada jarak antara dirinya beserta Tuhannya.

Salam.
Irma Senja mengatakan…
selamat pagi mba,...bagus sekali ^^

benar,berdoalah dengan kesungguhan hati dan keimanan....
Fais Wahid mengatakan…
sungguh cerita yang sangat menggugah ni mbk..
memang kita harus sering berdo'a tapi ingat untuk tetap berusaha,,
TUKANG CoLoNG mengatakan…
bisa gitu ya? ikut minta ama tuhan ah..
Unknown mengatakan…
Wah, ada tho yang kayak gitu.. hmmmm

gimana ya? siplah. Yang penting tetap berTuhan dan yakin akan anugerah-Nya
exort mengatakan…
mari berdoa dengan khusyuk
Shudai Ajlani mengatakan…
aku kira bang napi yang di sergap :D
attayaya jadi anak smp mengatakan…
iman merupakan dasar untuk melakukan ibadah selanjutnya, termasuk ibadah doa, shalat, dll
Danil Edan mengatakan…
Dia bekerja dengan Jalan yang tidak terduga, sya lupa lagi lapadz Qur'annya
Ellious Grinsant mengatakan…
tadinya saya kiri ini bakalan jadi cerita lucu, eeeeh tau-taunya masih serius juga, hahahah...
btw, makasih atas postingannya mbak...
NOOR'S mengatakan…
Renungan mantap...! mampir di siang hari...

Salam hangat selalu....
Rela Rahmah mengatakan…
doa kita pasti dikabulin tuhan kan, ya.. katanya kalo g dikabulin d dunia, pasti dikabulin di akhirat ^^
Anak SMP mengatakan…
Napinya pasti jsdi tambah tobat ea.
dinohp mengatakan…
cerita yang penuh hikmah..nice artikel mbak...
combrok mengatakan…
wauw,keren abis...!
Hendriawanz mengatakan…
sangat inspiratif mb..pesan yang bagus.
padahal kayaknya 'hanya' shampoo, tetapi memang bukan masalah barangnya.
Aulawi Ahmad mengatakan…
tanpa iman semua memang akan sia :)
catatan kecilku mengatakan…
Kisah yang sangat inspiratif mbak...
Allah memang bekerja dengan cara yang tak pernah kita duga.
Rezky Pratama mengatakan…
wah mbak ceritanya kq makin keren aja
mantap pesannya
heheh
andaikan aku bisa nulis kayak gni
heheh
si biskut mengatakan…
aku sangat cerita nie...buat AKU terfikir Tuhan tidak pernah lupakan kita...
DESY SHARE mengatakan…
met malem sobat...
mampir nich mo ikutan baca-baca
imtikhan mengatakan…
Hanya bisa berkata salut ama napinya
Mawar Ungu mengatakan…
Nice post. Seolah ku berada di sana bersama narapidana itu...

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR