HADIAH YANG KEMBALI
Kira-kira tiga minggu yang lalu, saya ditelpon oleh salah seorang staff TIKI. Katanya, barang berupa novel (hadiah untuk Reri Saputra, salah satu pemenang lomba menulis puisi kocak) yang saya kirim pada bulan Juni terpaksa dikembalikan karena tidak ada orang yang bernama Reri Saputra. Padahal alamatnya sudah benar.
Si mbak dari TIKI juga berpesan kalau barangnya masih ada di TIKI Pekanbaru. Dia memberikan nomor telpon TIKI Pekanbaru, lalu meminta saya untuk menghubungi Reri agar Reri yang mengambilnya ke sana.
So, saya segera mengirimkan email ke Reri,memberitahukan bahwa dia bisa ambil hadiahnya di TIKI Pekanbaru. Tak lupa, saya tulis juga komentar tentang hal ini di blognya. Tetapi, email saya tidak dibalas dan tidak ada kabar sama sekali dari Reri.
Alhasil, beberapa hari lalu novel tersebut benar-benar dikembalikan oleh pihak TIKI ke alamat saya. Mungkin setelah ditunggu-tunggu tak juga diambil, yah dikembalikan deh ke si pengirim.
To be honest, saya cukup kecewa dengan kejadian ini karena niat saya memberikan hadiah kepada pemenang tidak kesampaian. Tapi, apa boleh buat. Di syarat dan ketentuan lomba sudah saya tulis keharusan mencantumkan nama dan alamat selengkap mungkin. Bila hadiah kembali karena kesalahan dalam pemberian nama dan alamat lengkap maka dianggap gugur. Sayang sekali kan...?
Well, semoga kejadian seperti ini tak terulang lagi. Khususnya bagi para peserta lomba menulis cerpen. Bila kalian tampil sebagai pemenang, mohon berikan nama jelas dan alamat lengkap. Bila kalian menggunakan alamat saudara atau teman, mohon disebutkan nama saudara atau teman kalian. Ocreee??
Note : Berikut adalah foto dari novel yang dikembalikan plus bukti pengembalian barangnya.
.jpg)

Komentar
hehehe
Met wiken.....
@noor : bukunya sudah saya kasih ke orang lain. Daripada mubazir. hehee
apa mungkin si pemenang itu fiktif ya mbak?
belum pulang Fan, mgkn seminggu lagi disana
gak nyasar...
:)
jangan" si Reri itu Ghost Blogger lagi
:s