LINDUNGI GENERASI MUDA DARI JERAT DOSA!

Beberapa waktu yang lalu, kota Kediri dihebohkan oleh video asusila pelajar sebuah SMUN yang menimbulkan SK Kepala Dinas Pendidikan soal larangan membawa ponsel ke sekolah. Lalu, pada akhir Oktober 2009 dunia pendidikan di Jatim kembali tercoreng oleh kasus yang sama. Kali ini video ‘panas’ beredar dari ponsel ke ponsel para pelajar di Kertosono, Nganjuk. Para pelajar di sana heboh karena beredarnya video porno dengan pemeran utama yang diduga seorang siswi SMUN di Kertosono.

Dalam rekaman tersebut, konon terlihat dua sejoli yang masih ABG melakukan hubungan intim layaknya suami isteri. Video berdurasi 26 menit lebih itu direkam dengan iringan lagu dangdut. Rekaman tersebut diduga diambil dengan menggunakan ponsel berkamera tanpa diketahui kedua pelaku.

Pada bulan yang sama, masyarakat Banyuwangi juga dihebohkan dengan peredaran video mesum yang diperankan sepasang remaja. Kabarnya si wanita adalah pelajar SMP dan prianya pelajar SMU.

Kejadian memalukan yang terulang ini menunjukkan bahwa kita harus semakin waspada terhadap anak-anak kita, karena standar moral semakin hari semakin menurun. Setidaknya, ada tiga langkah yang bisa diambil untuk menghindarkan generasi muda dari kebobrokan moral yang menjalar dengan kecepatan tinggi di kalangan remaja dan pemuda masa kini.



1.Orang tua, pemimpin rohani, guru dan semua orang berkewajiban mendidik generasi muda dengan mengajarkan standar moral yang sesuai dengan ajaran agama masing-masing. Pembekalan ini harus dilakukan sejak dini sehingga diharapkan bisa menjadi pagar bagi anak-anak kita di hari-hari yang semakin jahat ini.

2.Awasi teman dan alat bermain mereka. Berdasarkan survei yang dilakukan Komisi Nasional Perlindungan Anak terhadap 4.500 remaja di Indonesia. Ternyata, 97 % responden pernah menonton film porno, 93,7 % pernah ciuman, petting dan oral sex, 62,7 % remaja yang duduk di bangku SMP pernah berhubungan intim dan 21,2 % siswi SMU pernah melakukan aborsi. Keadaan generasi yang kacau ini tentu tidak lepas dari faktor lingkungan yang juga kacau. Remaja yang terjerat ke berbagai jenis dosa perzinahan tentu dipengaruhi oleh lingkungan yang sarat dengan perzinahan. Karena itu, orang tua seharusnya mengawasi anak-anak dari maraknya peredaran materi pornografi, baik dalam bentuk VCD, DVD, video games, komik atau HP. Para remaja yang selalu ingin tahu sangat rentan terhadap pornografi yang akhirnya bisa menimbulkan kecanduan seks dan merusak otak.

3.Bangun jembatan setiap hari. Kurangnya peran ayah dalam pengasuhan anak pada usia dini, khususnya anak lelaki, mengakibatkan terputusnya jembatan komunikasi antara ortu dan anak. Hal ini membuat anak memilih mencari informasi dari luar rumah, yang bisa menjerumuskan mereka ke dunia pornografi.
Para ayah bangunlah jembatan kasih dan komunikasi dengan anak anda, itu akan menjaga mereka!

Sungguh, hati saya sangat sedih membaca berita-berita di media cetak tentang kasus pornografi ini. Rasanya ngilu sekali. Mau jadi apa mereka kalau masih muda sudah seperti itu moralnya?


Komentar

Gaphe mengatakan…
iya tuh.. sebenernya mulainya memang dari pacaran.. saya sendiri bingung, ketika remaja itu nggak punya pacar malah dianggap kolot lah, nggak ikut2 tren lah, malah yg lebih parah dituduh suka sesama jenis. terus, kalo udah punya pacar.. minim jalan bareng, gandengan tangan, ciuman dll itu jadi biasa.. mungkin karena mereka yg pacaran udah keabisan ide kali ya, makanya sampe gituan.. so, benahi definisi pacaran!!.. ~kek orang demo
Nuy mengatakan…
Ck, iya emang miris banget remaja jaman sekarang sih (aku remaja bukan? xD).. bener tuh kata Gaphe, remaja sekarang sih nggak punya pacar dibilangnya kolot, norak, nggak gaul. Mereka yang pacaran dan sering ciuman malah terkesan bangga. Haduuuuhhh...
gaelby mengatakan…
Para Orang tua berperan penting untuk menjauhnya anak2nya dari perbuatan asusila dg menanamkan ilmu agama dg mengamalkannya sejak dini.

Generasi sekarang telah salah memilih idola.

Salam sobat :)
Anak Nelayan mengatakan…
ehm..garuk garuk kepala..sambil geleng-geleng
Rela Rahmah mengatakan…
yey untung hape ku g pake kamera ^^

tapiii, andaikan video bokep itu g kesebar, itu artinya remaja bakal lebih sering ngesex dong, kan mreka g perlu takut ketahuan..
Ferdinand mengatakan…
Wah iya juga ya ... kenapa sekarang banyak bgt ABG yg pada bikin Film Bokep ya.... Miris denger berita kaya gni..... tapi karna emank teknologi udah maju, susah juga sih membendung keingin tahuan anak2 tentang itu semua... sekali klik di internet aja udah sampe di situs porno.......

happy blogging aj deh!!!
Aulawi Ahmad mengatakan…
begitulah perubahan..banyak faktor yg menyebabkan itu terjadi n semua kembali ke diri pribadi...
aura pelupa mengatakan…
Mari kita peka terhadap lingkungan kita sehingga tidak terjadi lagi masalah ini!
elok langita mengatakan…
Dunia memng udah mendekati kiamat.. T.T
Freya mengatakan…
kok jadi banyak ya aksus beginian? tapi yang lebih parah kalo ada yang nyalahin ariel peterporn segala wakakakakak
Arif Chasan mengatakan…
miris... miris...
combrok mengatakan…
nggak mau komen ah....,kasihan.
Bejo mengatakan…
Aku setuju dengan Gaphe(first comment)

Semua gara-gara pacaran. atau lebih baik tidak ada pacaran
Umy Diary mengatakan…
bener2,,,
miris, n tragis banget,,,
ya,,,,

makin hari makin ****
exort mengatakan…
anak muda jaman sekarang...
*sambil menggeleng-gelengkan kepala*
misfah mengatakan…
pertama ya coba-coba plus pengen ngetop. Hati-hati para perempuan remaja jangan mau di apa-apain sama cowok sebelum menikah, kita ngga tahu kedepannya gimana kan? Kayaknya orang tua harus mengetatkan pengawasan pada anak-anaknya yang mulai remaja.
binaural beats mengatakan…
ughhhh vcd bahaya
Naila Zulfa mengatakan…
iya, sedih dan miris.
dunia emang semakin menggila
dan peran orangtualah yang bisa sedikit menetralisir kegilaan dunia,,
Anonim mengatakan…
sebenarnya hal ini udah lama terjadi.... Cuman jaman dulu gak pake acara divideo'in makanya gak terlalu mencuat....

Semuanya balik ke anak itu sendiri juga sih.... Mau orang tua atau pemuka agama berbusa menasehati mereka...tapi kalau mereka gak mau denger... Repot memang.... Harus ada komunikasi yang baik dari dua pihak ... Dan itu susah booo
iyah mba dari jamanku jg udah banyak yg seperti itu :(
jadi takut klo punya anak nanti :p
catatan kecilku mengatakan…
Sedih sekali mengikuti perkembangan remaja2 yang salah jalan akhir2 ini.
Begitu banyak godaan yang tak mampu mereka tepis, hingga akhirnya jadi spt itu.
Patlu itu Fahmi mengatakan…
orang tua memang harus lebih waspada agar si anak tidak terperosok kedalam hal2 yang negatif
ariefborneo mengatakan…
Bener banget tu ke 3 poin d atas...saya sangat sedih melihat berita2 d televis beberapa minggu ini...memang sudah seharusnya anak2 dari usia dini di beri kan pelajaran agama biar suatu saat nanti sudah ada pedoman hidup yg lurus2 aja...
Mood mengatakan…
Kacau deh kl kaya gini jadinya, ckckckk. Parah...
Zulfadhli's Family mengatakan…
Miris sekali dengan keadaan seperti ini. Perzinahan sudah tidak lagi menjadi tabu. Orang kumpul kebo & punya anak, habis diekspose sama televisi. Dua orang tanpa ikatan suami sitri melakukan persenggamaan, yang parahnya dibuat rekaman dan disebarluaskan. Aborsi dimana2. Astagfirullah.

Semoga kita mampu mendidik anak2 kita dengan baik, an dijauhkan dari hal2 buruk seperti itu. Amien
NOOR'S mengatakan…
Seperti yang sudah saya bilang, setelah baca lomba tulis cerpennya...saya sudah & coba di word dulu tapi entah salah apa filenya kehapus dan hilang. Saya akan coba buat lagi...
Unknown mengatakan…
fakta yang menyesakkan dada. kalau sekarang saja sudah kayak gitu, gimana jaman anak2 saya tumbuh dewasa nanti? selamatkan generasi muda dari sekarang! setuju mbak!

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR