VIRUS KANGEN
Malam mulai merambat perlahan saat rasa kangen itu menyeruak tiba-tiba di sudut hati. Teringat akan suratmu tadi pagi yang penuh kalimat lucu dan jail, khas dirimu. Dan, tanpa kusadari seulas senyum terukir di bibirku.
Kembali kubuka inbox imelku dan kubaca lagi deretan kalimat itu. Berulang kali dan tanpa jemu. Setiap titik dan koma kuresapi. Setiap kata kunikmati bagai sedang menjilat sisa-sisa es krim yang menetes di jari jemariku. Akh, kamu selalu saja berhasil membuatku tersenyum, betapapun kesalnya diriku saat itu.
Entah mengapa, aku tak pernah bisa marah sungguhan. Walau katamu, aku suka merajuk dan kalau sedang merajuk, kamu jadi kewalahan membujuk aku. Tahukah kamu, aku suka geli sendiri setiap kali kamu mulai bingung menghadapi kelakuanku yang manja dan kekanakan?
Diam-diam, aku senang melihat caramu membujukku. Karena itu aku semakin senang merajuk setiap kali kamu membuatku kesal. Aku merasa, kita semakin mesra ketika aku merajuk dan kamu mulai sibuk membujuk.
Kamu tahu, merajuk sebenarnya bukan kebiasaanku. Aku adalah wanita dewasa yang mandiri. Meskipun aku mudah terharu dan menangis saat membaca kisah sedih atau menonton film drama, tetapi aku bukanlah wanita yang cengeng. Tetapi, saat bersamamu aku mendadak cengeng. Aku sering menangis di malam sunyi. Menangis bahagia karena telah memiliki pangeran sebaik kamu. Menangis sedih saat kuingat betapa banyak kendala yang harus kita hadapi. Menangis penuh syukur saat kusadari betapa anehnya pertemuan kita. Menangis resah saat aku merasa tak pasti akan hari esok kita berdua.
Akh, aku memang semakin cengeng sejak menjadi puteri di hatimu. Tetapi, percayalah...aku jauh lebih bahagia. Hidupku jauh lebih berwarna meski ku tak tahu apakah warna-warni ceria akan selalu terlukis di kanvas kehidupan kita berdua.
Dan malam ini, aku cuma ingin bilang :
"Aku kangen memandang wajahmu. Aku kangen melhat senyummu yang katamu mirip senyum Brad Pitt (dasar manusia ge-er...!!). Aku kangen melihat kumis dan jenggotmu yang selalu ingin kupangkas hingga klimis (coba ya...dicukur tuh.....). Aku kangen pada caramu mengunyah donat, menyeruput frapucinno dan melahap nasi Bogana. Oh..oh..astaga naga kuku sapi! Sepertinya, aku diserang VIRUS KANGEN STADIUM 100.
Komentar
kapan yach aku ngerasain seperti itu lagi....Mau.....uuuuuuuu
M"Fan nikmati yach stiap detik kerinduan yang ada
happy for you sis
*aih, masa panuan..?
kabuuuurrr!
"Akh, aku memang semakin cengeng sejak menjadi puteri di hatimu"
mmmm......
oiiiiiii Fanny uda jadian ama Pangerannyaaaaaaaaaa
makan-makan dong nih :D
Rasa itu jg lg melandaku mbak.
karena juga terserang virus yang sama ^^
wanita memang aneh ya, apa jangan2 triknya kayak si mb.fanny ini, tapi ney nggak ding, dia kalo ngambek dan merajuk benran kok, apalagi kalo ampe nangis... duh, Tsunami wis pokoke.. walah...
Soalnya udah suka skali dengan awal sampe akhir lha kok endingnya gitu...
Wakakakakka.. *kok komentnya gini ya*
ehem....
ehem..ehem...ehem...
ehem... uhuk uhuk...hacyiii... :p
selamat merindukan dia deh.... Mbak...
prikitiw.....
met kasmaran buuu
mmm. . , emg cwe kl0 kngen kya gt0 ea, . ,
ea uga ci. ,
lagi di solo
hhehehe maaf ga bisa komen beneran
@exort : makan2 aja di rumah masing2. hahaha....
@lovepassword : brad pitt dilihat dari monas? hahhaa
bener-bener deh...