PERSEPSI YANG BERBEDA
Prakata : Ada artikel keren yang saya peroleh dari sebuah milis organisasi profesi. So, check it out !
Ada seorang ayah yang menjelang ajalnya di hadapan sang Istri berpesan dua hal kepada kedua anak laki-lakinya :
• Pertama : Jangan pernah menagih hutang kepada orang yg berhutang kepadamu.
• Kedua : Jika pergi ke toko jangan sampai mukanya terkena sinar matahari.
Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi, bahwa beberapa tahun setelah ayahnya meninggal anak yang sulung bertambah kaya sedang yang bungsu menjadi semakin miskin.
Pada suatu hari sang Ibu menanyakan hal itu kepada mereka.
Jawab anak yang bungsu :
"Ini karena saya mengikuti pesan ayah. Ayah berpesan bahwa saya tidak boleh menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadaku, akibatnya modalku susut karena orang yang berhutang kepadaku tidak membayar sementara aku tidak boleh menagih".
"Juga Ayah berpesan supaya kalau saya pergi atau pulang dari rumah ke toko dan sebaliknya tidak boleh terkena sinar matahari. Akibatnya saya harus naik becak atau andong, padahal sebetulnya saya bisa berjalan kaki saja, tetapi karena pesan ayah itu, akibatnya pengeluaranku bertambah banyak".
Kepada anak yang sulung yang bertambah kaya, sang Ibu pun bertanya hal yang sama.
Jawab anak sulung :
"Ini semua adalah karena saya mentaati pesan ayah. Karena Ayah berpesan supaya saya tidak menagih kepada orang yang berhutang kepada saya, maka saya tidak pernah menghutangkan sehingga dengan demikian modal tidak susut".
"Juga Ayah berpesan agar supaya jika saya berangkat ke toko atau pulang dari toko tidak boleh terkena sinar matahari, maka saya berangkat ke toko sebelum matahari terbit dan pulang sesudah matahari terbenam. Karenanya toko saya buka sebelum toko lain buka, dan tutup jauh sesudah toko yang lain tutup."
"Karena kebiasaan itu, orang menjadi tahu dan tokoku menjadi laris, karena mempunyai jam kerja lebih lama".
Kisah diatas menunjukkan bagaimana sebuah kalimat di tanggapi dengan persepsi yang berbeda. Jika kita melihat dengan positive attitude maka segala kesulitan sebenarnya adalah sebuah perjalanan membuat kita sukses tetapi kita bisa juga terhanyut dengan adanya kesulitan karena rutinitas kita... pilihan ada di tangan anda.
Note : "Berusahalah melakukan hal biasa dengan cara yang luar biasa"
Komentar
tapi lupa dimana XD
chika udah pernah dengar cerita ini
yupp^^
betul banget
kita harus pintar2 mencari jalan yang terbaik
setuju deh tentang bagaimana sebuah kalimat bisa berarti lain tergantung bagaimana yang menerapkannya. :)
nice share, mbak...
menarik betul persepsinya
memang kuncinya
out of the box
dan passion to think positive
baru deh ketemu persepsi
yang resep kayak gini
^-^
salam hangat
mampir2 yah ^-^, salam
Milikilah sebuah hati yang tak pernah membenci. Sebuah senyum yang tak pernah pudar, sebuah sentuhan yang tak akan pernah menyakiti dan sebuah kasih sayang yang tak akan peernahberakhir untuk selamanya.
setiap orang mempunyai kapabilitas penyerapan dan pencernaan kalimat yang berbeda-beda tinggal apakah kita termasuk si anak bungsu atau yang sulung :)
Mohon maaf baru sempat mampir.
persepsi...
yak persepsi
tp yg mau ditanya
kenapa bapaknya mau mati bikin wasiat kaya gitu... suru kirim emailaja, atau tulis di wall biar lebih jelas maksdunyaa (Lol)
beda hasilnya ya
bener2 persepsi yang berbeda, moga bisa diambil hikmahnya agar tak seperti si bungsu ya...