DITONJOK SELAMA 1 JAM
Jangan pernah meragukan tenaga seorang wanita dan jangan coba-coba minta ditonjok selama 1 jam oleh tangan mungil seorang wanita yang biasanya dianggap lebih lemah ketimbang kaum pria. Sebab, di dalam diri seorang wanita, selemah apapun ia, terkadang menyimpan sejuta kekuatan. Kalo gak percaya, baca saja yang satu ini.
Sepasang kekasih sedang bercakap-cakap di suatu hari Minggu yang cerah. Meskipun mereka bukan pasangan yang seimbang secara fisik - karena si pria bertubuh sangat gendut dan si wanita bertubuh mungil cenderung kurus - namun mereka saling mencintai. Tak peduli sama sekali akan perbedaan fisik mereka.
Cewek (gregetan) : "Uuuuh..aku gemes deh sama kamu. Pengen rasanya nonjokin lengan montokmu ini."
Cowok (senyam-senyum senang) : "Wah, aku mau banget ditonjok kamu, sayang... Tonjoknya yang lama ya? Satu jam.Mauuu???"
Cewek (mencibir) : "Satu jam? Ogah, pegel dong nanti tanganku."
Cowok (kedap-kedip genit) : "Kalo pegel, ntar aku pijitin deh."
Cewek (tersenyum manja) : "Pijitinnya yang mesra ya?"
Cowok (mengangguk mantap) : "Jelas mesra dong, cinta...."
Cewek (terdiam sesaat sebelum berkata) : "Tapi, aku gak mau nonjokin kamu sekarang. Nanti aja kalo lagi mood."
Cowok (kecewa) : "Lho? Kenapa...?"
Cewek (tersenyum manis) : "Rahasia dong."
Beberapa bulan kemudian......
Cewek : "Yang, boleh gak aku nonjokin lenganmu yang sexy itu?"
Cowok (tertawa) : "Ya..jelas boleh dong. Kupikir kamu sudah lupa dengan rencanamu nonjokin aku."
Cewek (mesem-mesem) :"Gak lupa kok. Aku cuma perlu latihan aja buat nonjokin kamu."
Cowok (bingung) : "Latihan? Kamu ini aneh-aneh aja. Masa nonjokin aku pake latihan segala."
Cewek : "Iya dong, kan kamu maunya ditonjok selama 1 jam. Kalo gak pake latihan, aku mana kuat."
Cowok (menyodorkan lengan kanannya) : "Oke deeeh, ayo...silakan tonjok. Aku sudah gak tahan nih pengen ngerasain tonjokanmu yang imut itu. Pastinya asik deh."
Cewek (mengepalkan tangan mungilnya) : "Yes! Be ready, honey..."
Buk...buk...buk...jedag jedug jedig....jedog..Si cewek mulai menonjok dengan gaya bak petinju profesional. Tetapi belum 1 jam, si cowok sudah berteriak-teriak kesakitan.
Cowok : "Auw....auw..auw....! Cukup! Stop...!! Ampuuuuun...sakiiitt!!"
Cewek (heran) : "Katanya ditonjok aku pasti asik? Kok, malah minta stop? Belum 1 jam pula. Gimana siiih???"
Cowok (mengelus lengannya yang lebam) : "Astaga naga kuku kuda nil!! Tenagamu bagai tenaga kuda, yang... Kamu belajar nonjok sama siapa sih?"
Cewek (dengan tatapan tak berdosa) : "Aku latihan tinju sama pamanku, sayang.."
Cowok (meringis kesakitan) : "Apes deh gue..."
Komentar
Karena saya rasa surat itu bukan untuk saya.
Kalau beliau atau saya yang salah, biarlah Tuhan yang bertindak.
Saya cukup tertawa.
@ntiems: bukan dendam, tapi si cewek merasa ditantang. hi hihi...
@gek : oke deh, sister.
ganti timplet
jiaaaahahahahahahahaha
Hehehehehe........
itu mah cewenya buka gregetan
tp dendam klo mpe latihan tinju :))
Wah, rumah baru nih? Biasanya ketmu pink sekarang biru adem ...
hihihihi....
Lha knepa malah tonjok-tonjokan? mending khan mesra-mesraan... heheheh
pening ku ilang abis baca postingan ini....
ceritanya manatp....
si cewek cocok banget kalau ikut tinju jauara dunia, Mbak..
hahahaha..
hmm pengen nonjok abang ah ntar ^^
tega bener noh cewenya.. :D
lagian si cowo juga sih banyakan gegombalan, hihi :p