Mulai Dari Selangkah

Seorang pemburu hendak mengadakan pesta untuk menyambut anaknya yang baru pulang dari kota dan telah berhasil menyelesaikan studinya di sebuah universitas ternama. Maka, ia pergi ke hutan untuk berburu rusa. Ia ingin para tamunya menikmati daging rusa yang lezat, sekaligus menjual tanduk rusa ke kota.


Sabtu pagi, si pemburu berangkat ke hutan dengan membawa busur dan tombak. Dia tidak membawa anjing pelacak dan jaring penjerat. Cara berburunya adalah dengan menunggu di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui binatang-binatang buruan.


Setibanya di tengah hutan, si pemburu mulai duduk menunggu. Tak lama, seekor kelelawar besar hinggap di atas pohon itu. Sebenarnya ia bisa membunuh kelelawar itu, tetapi ia berpikir : "Untuk apa merepotkan diri dengan seekor kelelawar? Mending, nungguin rusa lewat."


Tidak lama kemudian, seekor kelinci lewat dan sempat berhenti di depannya.Si pemburu mengabaikannya. "Akh, cuma seekor kelinci." Batinnya.


Demikian juga ketika seekor kancil dan seekor kambing hutan lewat, ia tetap mengabaikan mereka.


Lama menunggu, si pemburu kelelahan dan mulai tertidur. Menjelang sore, seekor rusa yang dinanti akhirnya datang juga. Tetapi, si pemburu belum juga sadar dari tidurnya. Dia baru sadar ketika merasakan injakan kaki rusa dan spontan berteriak :


"Rusaaa!"


Tentu saja Rusa itu menjadi kaget dan kabur sebelum si pemburu sempat membidikkan tombaknya. Si pemburu pun pulang tanpa hasil apapun.


Memiliki angan-angan tinggi boleh saja, tetapi untuk mencapainya tetap harus melalui perjuangan. Seringkali kita melewatkan kesempatan-kesempatan kecil yang berguna sebagai latihan mencapai hal yang lebih besar. Ingin menjadi MC ngetop, tetapi tidak mau memimpin pujian di gereja. Mau jadi guru berprestasi tetapi menolak mengajar kelas Sekolah Minggu. Rindu punya toko sembako yang besar, tetapi berjalan ke pasar becek saja tidak mau. Ingin jadi penulis terkenal, tetapi menulis di blog saja malas-malasan.


Karena itu, mari gunakan kesempatan yang ada untuk menunjang kesuksesan pencapaian angan-angan. Jangan enggan belajar, karena keberhasilan yang sejati tidak instan.


NOTE : BOLEH SAJA PUNYA KEINGINAN BISA BERJALAN SATU MIL, TETAPI TETAP SAJA HARUS MAU BERJALAN SELANGKAH DEMI SELANGKAH.



Keterangan : Tulisan ini diposting via email. Bagi teman-teman yang punya pengalaman dalam posting memposting blog via email, tolong beri masukannya ya ? Terutama terkait dengan pemasangan kode-kode html yang dikirimkan lewat email  agar bisa jalan di blog.



Komentar

lovepassword mengatakan…
Kalo ge gak pertamax sungguh terlalu
lovepassword mengatakan…
Bener juga akhirnya gw pertamax.. Hi Hi hi..
Anazkia mengatakan…
Dan aku keduaxxx.... hehehe...

Mbak, jaraknya jauh2 banget...???
Abdul Hafizh mengatakan…
Wah,, bner juga tuh mbak .. Mulai dari yg kecil dulu untuk mencapai yg besar .. ^^
Siip bggt filosofinya .. ;)
Darin mengatakan…
Pertama, ngomentari strukturnya dulu ni mbak. Jeda antar paragrafnya keliatan terlalu renggang mbak, apa mungkin ke-enter beberapa kali ya?

Untuk inspirasi kali ini sangat mengena :) Angan2 yang terlalu tinggi kadang mengabaikan banyak kesempatan-kesempatan kecil yang lewat. Padahal kita belum tau, bahwa kesempatan2 kecil itu bisa jadi merupakan batu loncatan tuk hasil yang lebih tinggi.

Posting dari email ini menarik juga. Font-nya jadi beda mbak :)
sibaho way mengatakan…
setuju! tidak ada yg instan, butuh perjuangan dan pengorbanan...
putriastiti mengatakan…
aku banget tuh, jarang nulis blog, tapi juga ga punya cita-cita jadi penulis...
MADESU. T.T
Arum Suryaningtyas mengatakan…
Tulisannya aneh mbak... jaraknya terlalu jauh...

Jadi nyadar kalo aku sering menyepelekan hal-hal kecil.. Haduhh..haduh... :(
non inge mengatakan…
renungan yg mengena bgt mba'...
semua dimulai dr yg kecil
semua dimulai dr selangkah pertama ^^
thx 4 share
shidiq OPEN MIND mengatakan…
ambil pelajarannya ah:

tak ada sesuatu yang instan, semua melalui sebuah proses,

ingin dapat besar, yang dimulai dari kecil dulu,
Arjuna mengatakan…
yups setuju mba...
dimulai dari hal terkecil ketika kita ingin mengharapkan yg besar...

salam en met weekend..
Linda Tan mengatakan…
M'Fan: can I get your e-mail address??? so I can online with you :)
Aulawi Ahmad mengatakan…
yah seharusnya memang dimulai dari hal2 yg kecil dulu, walau byk orang yang lebih memilih instant tuk gapai kesuksesan tapi tak akan abadi :) tq dah berbagi :)
elok langita mengatakan…
engga boleh nyia nyia in kesempatan sekecil apapun.. ^_____^
mr coffee mengatakan…
bawain kopi n biskuit coklat, oh ya kaos kaki strawberrynya kekecilan jadi tak kasihin ke ponakan hihihihi
Anonim mengatakan…
spasinya kegedean tuh, tapi maknanya kena banget...

salam kenal. jgn lupa mampir, ya?!
7 taman langit mengatakan…
yap...nasehatnya bagus sekali
postingnya bagus sekalipun lewat email
maaf saya tidak bisa kasi saran apa-apa...
attayaya mengatakan…
mulai selangkah
mulai dari kecil
mulai dari diri sendiri
kampret mengatakan…
aku merasaaa tertohookkk..huuuaaaaa T.T

scara aku kan malesan orangnyaa T.T

haaa... mulai hari ini harus lebih bersemangaat, ga males2an, ga nunda2 pekerjaan, ga nunda2 kesempatan!!!

yee haww!!!


(^^,)
The Michi mengatakan…
asli maknanya keren ,,lumayan sedikit tersepet..!!hehe

waahh ngga bisa ngasgih saran apa ap tuuh...
belum berpengalaman soalnya..heh
TUKANG COLONG mengatakan…
sekarang uda rapi kog tapi kog jarak tiap paragraf jauh? sengaja ya?

btw, saya setuju ttg sesuatu yg besar harus dimulai dari yang kecil dulu..:)
Unknown mengatakan…
@tukang colong : tuh dia bikin bingung.
Psychosocial mengatakan…
saya jadi ingat pepatah, perjalanan 1000 mil, dimulai dari 1 langkah pertama.

Tak selamanya kita "sekali gayung, 2-3 pulau terlewati...
Bekti mengatakan…
Yoi, lebih baik 1 burung ditangan, daripada 1000 burung diudara ya jeng..
anna fardiana mengatakan…
kalo istilahku fan,
tidak akan ada yang kedua, ketiga, dan seterusnya.. kalo tidak ada yang pertama... :)
Abdul Malik mengatakan…
jangan lewatka kesempatan2 kecil itu..
karena dari situlah kita bisa berpijak menuju cita2..

ps:
jarak antar paragrafnya terlalu jauh mbak..

tapi fontnya bagus mbak..
Girant_31 mengatakan…
Tidak ada mba yg langsung besar mah..
Harus dr yg kecil dulu..
Nu_Imuts mengatakan…
Semua bermula dr yg kecil mba.. kita jg kecil dlu kn mba, ga langsung gede..
Miawruu mengatakan…
the big things from the small things
ceritatugu mengatakan…
iya mba, inyong pengin belajar nulis eh malah jarang nulis
Bahauddin Amyasi mengatakan…
Sepakat, Mbak..
Mulai dari selangkah. lalu dua langkah. lalu tiga langkah. dan akhirnya berlangkah-langkah...
hehe..
exort mengatakan…
wah kayanya sukses nih posting via emailnya...kaya gimana sih posting via email?
usaha elo buat nyoba posting via email ini salah satu contoh kongkrit dari memulai dari selangkah
Nikmatnya Hidup mengatakan…
mbah ku bilang sutep bay sutep gitu ya mbakyu, wah betul kata mbahku klo gt ^_^
Zippy mengatakan…
Wah..cerita yang menarik mbak.
Inspiratif banget.
Ya..harusnya orang tersebut bisa menerima apa adanya.
Kalo itu yang ada, ya..harus diterima.
Jangan terlalu berharap banyak.
Dunia Hape mengatakan…
Sama seperti pekerjaan.
Pekerjaan sekecil apapun harus digeluti.
Jadikan pekerjaan tsb sebagai batu pijakan berikutnya.
Filosofi yang mantep :)
catatan kecilku mengatakan…
Mbak Fanny..., maaf banget baru bisa mampir lagi gara2 internetku berulah 2 hari ini... :((

Aku suka banget dg renungan kali ini. Memang segala yg besar itu diusahakan dari yg kecil lebih dulu.
Kang Sugeng mengatakan…
Kalo posting via email, kita musti masukin kode htmlnya secara manual
TS Frima mengatakan…
yap. kita harus berani memulai langkah yang pertama ityu :)
windflowers mengatakan…
blogwalking..mmhh keren banget renungannya..i luv it..please visit me back ya..thanks a lot..
nietha mengatakan…
html nya dah nggak keluar, kenapa harus posting lewat email ya mbak?
windflowers mengatakan…
ijin follow ya.. :)
Unknown mengatakan…
@kang sugeng : tks infonya.

@exort : yup.
ali mengatakan…
yups step by step ya...
achen mengatakan…
kek nkotb. he

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR