MISS KONFIRMASI VS MISS CUEK

Saya punya 2 sahabat cewek yang selalu menjadi teman hang out bareng. Sebut saja namanya Mastina dan Lila. Mereka tidak saling mengenal (dalam arti sesungguhnya) meskipun Mastina pernah ke kantor Lila dan saya kenalin tetapi hanya kenal begitu saja. Mastina adalah kakak kelas saya ketika kuliah di Program Spesialis Notariat Fakultas Hukum UI. Usianya hanya setahun di atas saya. Sedangkan, Lila adalah teman sekantor (waktu saya masih kerja di sebuah perusahaan finance). Lila seumur dengan saya. Hanya beda bulan saja. Tanggal lahirnya saja sama. Saya lebih tua beberapa bulan dibandingkan Lila.

MISS KONFIRMASI :

Dengan Mastina, saya bisa bertanya tentang masalah hukum karena Mastina terkenal pintar dan pengetahuannya luas. Mastina juga tidak pelit ilmu. Karena Mastina juga seorang Notaris, otomatis untuk urusan yang berkaitan dengan pekerjaan, saya lebih sering jalan bareng dengan Mastina, terutama ke instansi-instansi pemerintah. Sebagai wanita karir dengan kepribadian mandiri, tegas dan ulet, Mastina adalah guru bagi saya. Dia banyak membimbing saya. Tetapi, ada satu sifatnya yang seringkali membuat saya kesal bukan main, yaitu : Dia selalu membuat persoalan kecil menjadi besar. Suka heboh gak juntrungan.

Bila kami berjanji mau pergi ke suatu tempat, maka 2 minggu sebelumnya dia sudah heboh. Semakin dekat ke hari H, dia akan semakin heboh. Konfirmasi berulang kali. Jemput dia jam berapa? Naik apa? Abis itu mau kemana lagi? Bla.bla..bla...bla... pertanyaannya seabrek, segambreng, bikin pusing kepala.

Seperti hari ini, dia sudah janji mau ke rumah saya, minta tolong legalisasi surat nyokapnya. Karena saya ada di rumah, gak ada jadwal keluar, ya..saya oke aja. Dia tinggal datang aja. Saya di rumah terus kok hari ini. Gak kemana-mana. Tetapi, dasar Miss Konfirmasi, pagi-pagi dia sudah telpon. Padahal, saya belum bangun (telat bangun gitu lho). Papa saya yang terima dan bilang, saya lagi mandi. Papa mengira saya lagi mandi karena saya tidur di kamar atas dan di atas ada kamar mandi yang sedang dipakai adik saya. Papa berpikir, saya yang ada di kamar mandi itu.

Tak lama dia datang, saya sudah bangun tapi belum mandi, maka dengan masih berpiyama ria, saya tanda tangani surat nyokapnya dan bubuhi stempel jabatan. Sudah! Dia pun pulang sambil ngucapin terima kasih. Mama saya bingung.

"Lho, jadi cuma mau minta tanda tangan dan cap dari kamu, tapi kok, pake nelpon pagi-pagi, emang belum janjian?" Tanya mama.

"Sudah, ma." Jawab saya sambil nyengir kodok.

"Terus, kenapa mesti telpon lagi? Kirain ada apa." Tanya mama lagi.





"Biasalah, miss konfirmasi! Dia telpon kan buat make sure, saya ada gak di rumah." Jawab saya, geli. Mama pun geleng-geleng kepala.

Itu baru persoalan datang ke rumah yang sudah dijanjikan jauh-jauh hari. Seringkali, persoalan nitip beli barang aja, dia bisa telpon saya berkali-kali. Jadi nitip apa enggak? Belinya selusin ya? Bla bla...bla...Padahal, saya sudah mengangguk dengan yakin dan mengatakan dengan suara tegas, kalau saya nitip beli sama dia untuk jumlah selusin. Tetapi, di hari H dia pergi ke toko atau ke mall, dia akan telpon lagi ke saya untuk konfirmasi. Dan, kalau saya belum nyalain HP, dia akan telpon ke rumah saya seperti orang mau beranak dan saya adalah bu dokter yang harus segera menolongnya melahirkan.

Beberapa hari lalu, saya kesaaaal banget sama dia lantaran dia telpon ke rumah saya jam 9 pagi. Kebetulan saya belum nyalain hape. Lagi sibuk cuci baju karena lagi gak ada pembokat. Adik saya yang terima telpon dan bilang saya lagi di kamar mandi. Gak berapa lama, saat saya sedang jemur baju, dia telpon lagi. Kali ini, saya buru-buru angkat telponnya.

"Fanny...jadi titip beli CD kosong kan?" Tanyanya begitu dengar suara saya.

"Iya, jadi..kan gue udah bilang kemarin." Jawab saya sambil memutar bola mata.

"Gue cuma mau konfirmasi lagi. Gue lagi di Mangga Dua nih. Mau pergi beli CD kosong dan pita printer." Jawabnya.

"Iyaaa...kalo gak jadi, pasti gue udah telpon elo kemarin-kemarin." Jawab saya berusaha sabar.

"Ya udah, gue pergi dulu ya. " Ujarnya memutus sambungan.

Saya menghela nafas. Duuuh, ngapain sih pake konfirmasi lagi? Wong, cuma beli CD kosong, bukan beli emas sejuta karat atau kapal pesiar berharga milyaran rupiah. Capcay puyunghai, siomay deh...Capeee banget ngadepin Miss konfirmasi kayak gini.
Tetapi, itulah manusia. Saya harus bisa memahami sifatnya yang menjengkelkan ini.

Saking seringnya dia nelpon untuk konfirmasi dan heboh sendirian gak jelas gitu, orang serumah lambat laun gak heran lagi kalo menerima telpon dari Mastina. Miss Konfirmasi gitu lho!

MISS CUEK :

Kebalikan dari Mastina, Lila adalah tipe cuek bebek. Rada mirip saya. Kalo mau kemana-mana, cukup janji sekali dua kali, udah langsung go. Paling sehari sebelumnya SMS lagi : Jadi pergi gak? That's it! Simpel kan? Tetapi, saking cueknya Lila, dia pernah bikin saya bingung juga.

Waktu itu, kami sepakat pergi melancong ke Hongkong dan Malaysia. Jauh-jauh hari sudah janji sih nanti ke Mangga Dua square aja. Naik bus ke Bandara. Di Mangga Dua square memang ada tempat mangkal bus untuk ke Bandara. Tetapi, sampai besoknya mau berangkat, Lila belum memastikan mau jam berapa ketemu di Mangga Dua Square. Nah, kali ini saya yang harus rada bawel. Gak bisa cuek. Apalagi ini mau melancong ke negara lain. Akhirnya, saya harus SMS dia, jam berapa ketemuan.

Untung saya SMS, ternyata waktu ketemuannya berubah. Dasaaar miss cuek! Saya gemes.
Tetapi, itulah Lila. Terlalu cuek dan malas konfirmasi. Meskipun untuk hal-hal penting.

Jadi, kalau dengan Lila, saya harus sedikit aktif. Harus yang banyak tanya. Tetapi, dengan Mastina, saya lebih banyak mendengarkan.

Lalu, bagaimana dengan diri saya sendiri? Saya termasuk tipe yang mana? Miss Konfirmasi atau miss cuek? Hmm..tergantung sikon deh. Kadang bisa jadi Miss Konfirmasi, kadang miss cuek. Kalau untuk urusan melancong atau pergi yang jauh-jauh tentu saja harus sedikit bawel. Atau untuk urusan lomba review blog yang baru aja lewat. Saya harus menjadi orang yang sedikit bawel. Wira wiri kirim imel ke juri lainnya. Untung, Fanda bisa diajak chatting tiap hari jadi gampang kalau mau diskusi. Yang rada susah menghubungi si Lovepassword. Saya kudu aktif kasih tahu dia kalau ada artikel peserta yang masuk secara dia jarang online. Sampai bosan kali dia melihat imel dari saya. Hi hi hi....

Tetapi kalau cuma urusan nitip beli barang atau jalan-jalan ke mal, cuek bebek aja akh. Bagaimana dengan teman-teman? Termasuk tipe apakah kalian?


Komentar

non inge mengatakan…
yup tergantung sikon
kadang bisa bawel bgt, kadang bisa cuek g ketulungan he he

maap baru maen2 lg kesini...
alamendah mengatakan…
(maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
Kalau keduanya dibikinin satu rumah dan disuruh tinggal bareng pasti asyik, ya?
Aulawi Ahmad mengatakan…
sekedar konfirmasi, dah mandi belom? wkwkwkwkwkw, btw ane gak termasuk dua2nya kayaknya, ditengah2nya aj deh :)
edi mengatakan…
Cukup 2 kali, waktu janjian dan menjelang waktunya untuk konfirmasi jadi atau tidak, jadi termasuk cuek!
anazkia mengatakan…
Mbak, yang miss konfirmasi, keknya Mbak dah pernah cerita khan...?? hehehe

Kalo saya termasuk ndableg kali yah? *lho, wong Mbak Fanny gak nanya :D*
rosanakmami mengatakan…
kalo aku kayaknya termasuk yang agak cuek sih, ya gak beda jauh sama mbak fanny, kalo cuma perkara main ke mol mah, paling konfirmasinya sebelum berangkat, heheu. seringnya dadakan sih kalo yang beginian. nah kalo yang pergi jauh-jauh itu baru agak bawel juga.
Itik Bali mengatakan…
Sama mbak, aku punya sahabat namanya Bella kaya miss konfirmasi itu
Mau janjian pergi, sms sampe puluhan kali buat mastiin jadi apa engga
padahal sudah dijawab iya, lagi diulangi sms
kalo engga dijawab, nelponlah dia..

kadang tak cuekin ngga tak bales, atau gak tak angkat telponnya
ntar kalo ketemu dia marah2
tapi aku sih cuek aja..
nietha mengatakan…
aku termasuk yang cuek mbak, nggak harus konfirm berkali-kali kayak mastina deh
Unknown mengatakan…
teteh, yang baik yang mana ya?

konfirmasi bagus, tapi jangan berlebihan

cuek juga bagus, tapi jangan berlebihan

yang baik yang seimbang aja deh...

oya aku ada temen yang suka konfirmasi, tapi bukan soal janjian. kalau ada info apa gitu, eehh dianya langsung nimbrung "nguping" hehe orang yang "mau tahu aja"

apa itu juga masuk kategori tukang konfirmasi? (hanya Tuhan yang tahu..)

eh teteh, aku mungkin lum tahu, dan pingin tahu aja..teh fanda teh saha atuh? (sori bener2 g tahu...dan g penting yah)
HB Seven mengatakan…
biasanya mastiin...sehari sebelum hari eksekusi .......
Irma Senja mengatakan…
biasanya aku juga cukup mastiin aja mba,kalo urusan janji-janjian gt.

kalo menurut teman2 saya ada yg bilang saya cuek bangetsss,....tp menurut klrg dan sahabat dekat saya,saya perhatian dan bawel jg hehehe.... :p
ellysuryani mengatakan…
Teman-teman memang beraneka sifatnya ya mbak, tapi saling melengkapi.
♥ria♥ mengatakan…
kalo aku kayaknya masuk ke cuek deh hehehe :p
the others... mengatakan…
Wah, teman2nya punya sifat yg bertolak belakang ya..? Seru juga..
alice in wonderland mengatakan…
kalo soal janjian apa nitip keliatannya aku miss konfirmasi deh... karena pengan semuanya berjalan sesuai dengan yang aku mau... soalnya kalo melenceng dikit aja aku bisa lho bt seharian... untunglah temen2ku kebanyakan miss cuek apa yang tengah2 jadinya aku gak depresi sendiri^^
Unknown mengatakan…
@anazkia : mirip, An. Tapi wkt itu ttg Miss Ring-ring. Memang sih miss Ring2 itu ya, si miss konfirmasi ini. jadi orang yang sama. hehehe. tapi beda topik nih. kalo dulu kan dari segi suka nelponnya, sekarang dari sisi konfirmasi-nya.
waroeng coffee mengatakan…
mau konfirmasi gelas kopi kemaren lum dibalikin hehehehe
Unknown mengatakan…
@waroeng coffe : masa? perasaan udah deh. hehee

@jazz Muhammad : Fanda, itu teman blogger juga. Saya buat blog F2 dengan dia.
Batzsurya mengatakan…
ya kalo bisa ditengah-tengahnya dech..dengan porsi seimbang..haha
attayaya mengatakan…
miss KOEK
konfirmasi yang cuek
exort mengatakan…
kl gw?...mmm.....kayanya sih.....mmm...gw...tipe yang.......eh katanya ga baik nilai diri sendiri kan, jd kl mau tau ya..elo cari tau sendiri aja ya hehehehhe
ra mengatakan…
selamat berakhir pekan :)
merry go round mengatakan…
Klo sayaaa...kayanya di tengah2 deh. Ngga terlalu kepo untuk konfirmasi, tapi juga ngga cuek2 banget. Tapi lebih ke perfeksionis mungkin :D
buwel mengatakan…
Duh sayang buwel Mas... :-)
achen mengatakan…
Kalo saya Missmissan... :-)))
Unknown mengatakan…
@exort : malas akh nyari tahu. hi hi hi

@buwel : emang kenapa kalo mas?

@achen : mimisan gitu?

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR