MENJADI REM BAGI SUAMI
Pak Dodi adalah seorang karyawan sebuah perusahaan percetakan. Jarak rumah dengan kantornya sekitar 40 km yang ditempuhnya dengan menggunakan sepeda motor. Dia mempunyai isteri yang sangat setia dan anak-anak yang manis serta berprestasi.
Setiap pagi, isterinya Tuti berkata : “Hati-hati ya, pak. Jangan ngebut di jalan.”
Tetapi, tak jarang di malam hari, pak Dodi berkata kepada isterinya : ‘Tadi, aku ngebut, bu. Aku emosi sekali ketika ada pengendara sepeda motor yang seenaknya menyalip. Aku kejar dia.”
“Jangan begitu, pak. Biarkan saja. Nanti kalau bapak celaka kan repot.” Nasihat isterinya.
Hari Sabtu dan Minggu merupakan hari-hari dimana isteri pak Dodi berfungsi sebagai rem, karena pak Dodi selalu mengantarnya ke pasar atau ke tempat-tempat lain. Beberapa kali terdengar ucapan isterinya : “Pak, pelan sedikit. Jangan terlalu ke kanan.”
“Awas, pak...jalan sempit sekali. Pelan-pelan saja.”
“Di belakang aja, nggak usah mendahului.”
“Akh, ibu ini cerewet sekali.” Gerutu pak Dodi, kesal.
“Kalau aku nggak cerewet, nanti bapak ngebut.” Tegur isterinya lagi.
Ternyata fungsi sebagai rem ini dijalankan oleh isteri pak Dodi bukan hanya dalam masalah naik motor, tetapi juga dalam hal lainnya. Suatu kali Dodi mendapat informasi dari temannya tentang seseorang yang telah menjelek-jelekkan dirinya. Pak Dodi marah dan ingin melabrak orang itu, tetapi isterinya menahannya.
“Sabar, pak. Jangan keburu nafsu. Siapa tahu maksudnya bukan seperti itu.”
Dalam hal mengambil keputusan pun, isteri pak Dodi selalu menasihati agar suaminya tidak terburu-buru. Termasuk dalam hal makanan.
“Jangan makan gorengan terus, pak. Nanti kolesterol.”
“Pak, gulanya jangan terlalu banyak. Ingat kesehatan...”
Isteri yang baik memang seharusnya bisa menjadi ‘rem’ bagi suaminya.
Note : JANGAN PERNAH MENGABAIKAN NASIHAT DAN TEGURAN ORANG-ORANG TERDEKATMU. SEBAB MEREKA BISA MENJADI ‘REM’ DALAM SETIAP LANGKAHMU
Komentar
orang disekitar kita adalah rem bagi kita...
walau kesannya cerewet, tp itu tanda kepedulian ^^
tapi low bs jangan bawel2 ya untuk para istri.. wkwkwkwk...
Semua rasa curigaku terhadapmu
Semata karena ku takut kehilanganmu
Maka jangan coba tuk berpaling darimu
Berpaling mengkhianatiku
istri yang bijak, suami yang kurang taat dong mbak..
memang susah sih kalo dijalan ada yg kaya gituan, sy jg kadang emosi tuh..
btw : sudah sukses mbak pasang link tuh.. (horeeeee..:girang banget) jadi nih ikutan lomba..
silakan cek..sambil menjuri..
trims mbak tutorialnya..maaf merepotkan
salam
Lama tak bersua mbak....
Salam sukses....
berdoa punya istri yang bisa menjaga terlebih menjadi rem buatq :)
bener juga !!1
kadang kalo gak di rem sama orang orang sekitar kita... bisa bisa kita kebablasan