JANGAN KECEWAKAN PUTRA PUTRIMU

Sita hampir saja membuat kecewa putrinya yang berusia 8 tahun. Ia dan suaminya sama-sama bekerja dan tadi malam mereka tiba di rumah sudah pukul 21.30 WIB. Ternyata mereka sudah ditunggu oleh Fiona, putri semata wayang mereka. Fiona memegang 2 lembar surat di tangannya, satu untuk mamanya dan satu lagi untuk papanya. Tanpa menyapanya, Sita dan suaminya langsung masuk ke kamar diikuti oleh Fiona. Di kamar, dengan penuh semangat Fiona langsung menunjukkan surat-suratnya kepada papa dan mamanya.

Suami Fiona menerima surat itu dengan antusias, sementara Sita segera masuk ke kamar mandi. Setelah mandi, Sita sibuk menyiapkan makan malam untuk suaminya dan kembali ke kamar. Tanpa menyadari kalau Fiona sudah menantinya untuk memberi komentar atau tanda terima kasih atas surat yang sudah dibuatnya.

Karena Sita tak juga memberi respons, akhirnya Fiona berkata :

“Sebenarnya Fio mau kasih mama kado, tapi nggak punya, jadi Fio bikin surat aja….tapi kenapa mama nggak suka ya?”

Dugg! Kata-kata Fiona yang sederhana itu bagai pukulan petinju profesional yang tepat mengenai ulu hati Sita. Sita terduduk dan segera memeluk Fiona erat-erat sembari berkata : “ Maafkan, mama…..Tadi mama belum bilang terima kasih ya sama kamu.”

“Gak papa kok, ma. “ Jawab Fiona sambil tersenyum manis. Kemudian Fiona memasukkan surat itu ke tas kerja Sita supaya dapat dibawa dan dibaca kapan saja Sita mau.

Sebenarnya isi surat Fiona sangat sederhana.



“I LOVE YOU, MOM.”

Hanya itu isi suratnya, tetapi sangat memberi arti yang dalam bagi Sita.

Beban kerja, kesibukan, pencapaian karir dan rasa tanggung jawab terhadap pemenuhan materi keluarga membuat banyak orang mengabaikan masalah penting lainnya, seperti kebutuhan rohani dan membangun hubungan dalam keluarga. Banyak orang yang lupa bahwa anak-anak butuh perhatian mereka. Orang tua yang sudah pensiun butuh sapaan melalui telpon atau dikunjungi. Kita juga perlu membangun jembatan komunikasi dengan kakak atau adik kita.

Jangan biarkan kesibukan untuk mencari materi mencuri banyak hal berharga lainnya dari hidup kita. Jangan menjadi suami yang ingin mengatakan mencintai isterinya, namun tak kunjung menyatakannya hingga sang isteri sudah tak ada di sampingnya. Jangan menjadi anak yang ingin merasakan hangatnya kasih orang tua, tetapi malu untuk menyatakannya hingga suatu hari mereka terbujur kaku di peti mati. Jangan menjadi orang tua yang ingin bermain dengan anak, tetapi tanpa terasa waktu sudah membuat anak-anak kita menjadi seorang ayah atau ibu. Nyatakan cinta kasih kepada orang yang kita kasihi manakala masih ada kesempatan.

NOTE : SEMUA ORANG SENANG MENDAPATKAN PERNYATAAN CINTA, KARENA SEMUA ORANG BUTUH CINTA YANG MEMBERI RASA BERHARGA.



Komentar

nietha mengatakan…
I love you mbak..
nietha mengatakan…
haa?? tumben pertamax nih.. komunikasi itu penting, sesederhana ucapan I love you bisa mengubah segalanya. sayang nietha sendiri jarang sekali bicara sayang pada orang tua, padahal pengen bisa setiap hari. Try to do it deh mbak..
bonk AVA mengatakan…
mengamankan posisi kedua
cerpen yang inspiratif mbak!
sederhana.....
Sohra Rusdi mengatakan…
semoga saya bisa menerapkan pada putri saya mbak
Bekti mengatakan…
Ya, karena kadang-kadang kesempatan itu tidak datang untuk yang kedua kalinya. Selama ada kesempatan menyatakan kasih, kenapa tidak? Yup, setidaknya sebelum terlambat?
Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan…
SEMUA ORANG BUTUH CINTA YANG MEMBERI RASA BERHARGA.... saya suka kata2 itu.
attayaya mengatakan…
belom baca
numpang komen dulu ya

pokoke roses are red
Darin mengatakan…
Kadang perhatian sekecil apapun sangat berarti bagi pertumbuhan anak di masa mendatang. jangan sampai melewatkan periode emas ini, karena begitu pondasi rapuh..bangunan di atasnya takkan mampu bertahan lama.
Apa karena ini ya, mahasiswa2 sekarang pada ngga tau diri?
Aulawi Ahmad mengatakan…
kalau aku dah terbiasa jauh dari ortu, sedari kecil juga ortu sibuk dgn kerjaannya namun "perhatian" spt itu memang tetap sangat dibutuhkan seorang anak, meskipun hanya sekedar pertanyaan " lagi ngapain? atau kok sedih?" :) btw tq dah berbagi :)
Hendriawanz mengatakan…
waduh aku senang banget dengan kisah ini, terutama isi suratnya
disatiaFe_arisena mengatakan…
Aku gak begitu dekat sm ortu, tapi hub kita sangat baik. Cuma aku berharap besok kalau punya anak bnr2 skaligus sbg teman mrk.
Bunda Alfi mengatakan…
Dengan ketulusan cinta kasih hidup akan terasa damai dan tentram.
tukang colong mengatakan…
ya sih terkadang berat ngomong langsung ke ortu kalo kita sayang mereka..
warcoff mengatakan…
bawain vas bunga n kopi toraja hehehe
Anonim mengatakan…
i love you full mbak , cerpennya aku suka tapi insya ALLAH kapan2 kalu sempat saya baca dengan baik , biar aku ketularan ILmunya ,,he he he
Lely Prawesti mengatakan…
karena aku manja, meski dah nikah masi suka bermanja2 ma ortu..cium2 n peluk mereka gtu hhahaha kadang kala make lov u mom..lov u dad.. hihi
Catatan Cerita Digital mengatakan…
Wow .. keren nih critanya .. saya lanjutin dulu bacanya yah .. ^^
udah saya follow lho .. Follow balik yah .. ;)
KEEP SHARE .. !
Unknown mengatakan…
Jadi sedih..

Nenekku suka bertanya-tanya kenapa cucu-cucunya nggak pernah nengok. Waktu kutanya cucunya yang mana, dijawabnya si X, si Y, si Z.

Suatu hari aku pulang ke rumah nenekku dengan salah satu sepupuku (cucu nenekku) yang lain, yaitu si A. Ternyata nenekku nggak mengenalinya dan malah nanya, "Kamu temennya Vicky?"

Sesudah itu sepupuku si A bilang kepadaku, "Itu sebabnya gw males pulang ke rumah nenek. Soalnya yang diingetnya pasti cuman elu, lalu si X, si Y, atau si Z. Gw udah dilupain."
Tukang Jalan Dan Makan mengatakan…
datang untuk bejar banyak dari blog ini
blogger bumi lasinrang mengatakan…
bekal yang sangat bagus untuk saya jika berkeluarga nanti
catatan kecilku mengatakan…
Mbak..., aku jadi sedih... karena bagaimanapun juga waktuku tak bisa full utk Shasa.. karena aku juga bekerja.
Semoga saja aku tak mengecewakannya.
Gw juga setiap hari selalu bilang I love u sama suami, anak, dan Nyokap. Hehehe, biarpun kedengerannya dangdutz banget dan ABG tapi gw mah cuek ajah :-)
exort mengatakan…
terkadang pekerjaan yg memaksa kita lupa dengan keadaan sekitarnya termasuk keluarga
Unknown mengatakan…
aku slalu bilang gitu ke cewe`ku..,,
tapi slalu dia jawab, 'basi, ach...'

ngga ngertilah..,, hahahahh....,,
achen mengatakan…
wah, jarang neh saya ngucapin kata cinta, kadang mata sayapun udah berbicara seh... He...
buwel mengatakan…
Thanks Mbak pencerahannya, terkadang emamng suka2 lupa neh, padahal kecil namun berarti ea...
melynsalam mengatakan…
SEMUA ORANG SENANG MENDAPATKAN PERNYATAAN CINTA, KARENA SEMUA ORANG BUTUH CINTA YANG MEMBERI RASA BERHARGA.

setuju bgt mbaa..
=DD

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR