PENIPUAN BERSELUBUNG APLIKASI KARTU KREDIT.

Prakata : Saya dapat kiriman imel nih mengenai bentuk penipuan baru berkaitan dengan aplikasi kartu kredit. Mari diintip. Siapa tahu bermanfaat bagi teman-teman semua.

Inilah pengakuan seseorang yang mengalami penipuan sehubungan dengan aplikasi kartu kredit.

Ada orang yang nelpon ke handphone untuk menawarkan aplikasi credit card (kebetulan dia mengaku dari tim marketing credit card sebuah bank pemerintah, sebut saja Bank C). Setelah mendapatkan informasi alamat rumah dll. Mereka datang ke rumah dengan alasan untuk mendapatkan tandatangan. Sewaktu kedatangan, mereka meminta untuk mengisi formulir credit card yang asli. Disertai fotokopi KTP dan fotocopi credit card lainnya, mereka pun pulang.



Ternyata beberapa waktu kemudian (sekitar 1mingguan), petugas kredit card Bank A (kebetulan saya memberikan fotokopi kartu kredit Bank A dan Bank X) menelpon untuk mengkonfirmasikan aplikasi saya untuk transfer dana untuk kredit tanpa agunan. Mereka membuka rekening di Bank D atas nama saya. Untung saja bank A menelpon saya. Transfer pun dibatalkan.

Saya pikir semua udah aman, tapi ternyata baru saja saya menerima sms dari Bank X bahwa proses perubahan nomor hp saya disetujui. Saya pun kaget, padahal saya gak pernah merubah data saya di Bank X. Langsung saya telp Bank X dan ternyata memang benar mereka telah merubah nomor hp saya. Ternyata mereka telah belajar dari kesalahan di Bank A. Terlebih dahulu mereka merubah nomor hp saya, trus mereka melakukan transaksi lainnya.

Mereka telah melakukan pembelian 2 X voucher simpati dan meng-apply kredit tanpa agunan sebesar 30juta rupiah!!! Gak tau apakah dananya sudah ditransfer atau belum, tapi Bank X akan melakukan investigasi.

Credit card saya langsung diblokir. Wah... ini sungguh cara penipuan yang canggih. Teman-teman kudu lebih hati-hati, jangan pernah apply credit card kepada orang yang gak jelas.

Komentar

Thariq mengatakan…
pertamax dulu ah...
Thariq mengatakan…
waduh kok mengerikan gitu ya...

untung gak suka pake credit card
ellysuryani mengatakan…
Ck...ck...ck, modus penipuan semakin canggih ya mbak. Thanks atas sharenya.
richo mengatakan…
wah ngeri klo gt, sekarang penipuan modele macem2 yg pasti siaga selalu
deadyrizky mengatakan…
untung belum punya kartu kredit
ke mana" masih pake cash. Jiahh. Gayanya
Aulawi Ahmad mengatakan…
sebenernya itu motif lama fan, dulu temen2 yg kerja di bagian credit card pernah cerita motif begitu yah yg maen "org dalem" itu sendiri...kita memang harus lebih waspada :) tq dah berbagi :)
waroeng coffee mengatakan…
waspadalah2 :) bawain kopi lampung nih hihihi
Rita Asmaraningsih mengatakan…
saya pernah mengalami tawaran dengan motif hampir serupa, tapi krn sering baca koran jadinya saya tahu kalo itu penipuan..
darahbiroe mengatakan…
bentuk penipuan sekarang makin beragam
mungkin karena kepepet atau karena sulitnya mencari pekerjaan
tp apapun alasanya tetep salah jika menipu


berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya
salam blogger
makasih
:D
nietha mengatakan…
ada untungnya juga ga punya credit card ya mbak :-)
antok mengatakan…
knp gak kapok2 yaw yng namanya penipu padahal udah sering ditangkp dan banyak yg dipenjara


blogwalking
Dimas mengatakan…
wew termasuk nekad juga tuh, sampai berani datang kerumah minta data ckckc...
HB Seven mengatakan…
untung males aplikasi cc...nggak ada duit..he..he..he...
NOOR'S mengatakan…
Wah..memang orang ude pinter2 nyari duit, kalo gitu bang Pendi mending utang ame tukang kredit dah...daripade bikin kartu kredit..he..he
♥ria♥ mengatakan…
wah untung aku ga pernah bikin kartu kredit
pake debet aja hehe :p
penghuni60 mengatakan…
mksh byk infonya...
info yg penting bgt sobat..
bunda neyra mengatakan…
knapa juga harus nipu??? tuh uang hasil tipuan bakal buat keluarga ga ya??? kasian banget ya yang kerjaannya nipu...ckckckckckk
Sudinotakim mengatakan…
Makasih mbak atas infonya...moga kita semua bisa lebih waspada lagi terhadap penipuan seperti itu..
Unknown mengatakan…
teteh..

bingung..

....................................
Unknown mengatakan…
@jazz Muhamad : bingung kenapa?
catatan kecilku mengatakan…
Thanks utk infonya mbak...
Jadi ekstra hati2 nih sekarang.
the others... mengatakan…
Betapa makin banyak orang pinter tp kepintaran itu dimanfaatkan utk menipu orang lain... Sayang sekali.
U-marr mengatakan…
penipuan sekarang jadi bermacam-macam motifnya, jadi ngeri saya. thanks yah infonya, saya akan lebih hati-hati lagi. :D
None mengatakan…
gampang ya kayaknya mbam, gampang banget, saking pintarnya sang penipu, dunia semakin hancur hehe
^pakSapi^ mengatakan…
semakin kreatif aja penipu2 ini :D
Sohra Rusdi mengatakan…
penipunya jago-jago ya mbak mudeng IT semua
Sohra Rusdi mengatakan…
mesti hati-hati nih kalau punya kartu kredit
duniaira.blogspot mengatakan…
untung ngak punya kartu kredit? hiks...menakutkan!
ceritatugu mengatakan…
kebetulan nih sampai sekarang inyong belum punya kartu cuma baru kreditnya doang
exort mengatakan…
bener tuh jgn percaya ama org yg telp2 nawarin CC apalgi kl nelpnya pake hp pribadi, telmarkitng bank resmi kan pasti pake telp kantor bukan pake hp
ali afif mengatakan…
thanks mbak inponya... :-)
buwel mengatakan…
Thankyu.. :-)
REYGHA's mum mengatakan…
tengkyu banget nih info nya....soalnya kadang2 terima penawaran kek gini..tapi aku ngga pake kartu kredit..hehehe..
lovepassword mengatakan…
Salah satu yang bikin penyakit jutru marketing dari pihak bank yang kadang seenak udel membuat aktivasi lewat telpon. Akibatnya cara itu ditiru dengan sukses oleh penipu yang menyamar. Mestinya bank2 berhenti menawarkan atau setidaknya jangan melakukan verifikasi lewat telpon tetapi mendingan lewat cabang... Menurutku gitu sih
Unknown mengatakan…
@lovepassword : boleh juga usulmu, tetapi mana mau mereka bersikap begitu? mereka cari cepatnya aja. makanya lewat telpon.

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR