ARTI SEBUAH PENGHARGAAN
Seorang guru SMA memberi penghargaan kepada murid-muridnya,dengan cara mengatakan kepada mereka perbedaan apa yang sudah dibuat oleh setiap murid. Sang guru memanggil muridnya satu-satu dan memberitahukan bagaimana murid bersangkutan telah membuat perbedaan bagi guru tersebut dan bagi kelasnya. Ia menyematkan pita merah kepada kemeja si murid. Pita merah itu disertai tulisan berwarna perak : “KAMU TELAH MEMBUAT PERBEDAAN.”
Kemudian ia membuat satu kegiatan untuk melihat pengaruh positif apa saja yang dihasilkan oleh sebuah pengakuan. Guru itu memberikan kepada masing-masing murid tiga pita dan menyuruh mereka melakukan hal yang sama terhadap orang yang menurut mereka patut diberi penghargaan. Setelah itu orang tersebut harus melanjutkan lagi kepada orang berikutnya yang mereka anggap pantas menerima penghargaan.
Salah seorang murid pergi menemui seorang eksekutif muda di sebuah perusahaan dekat sekolah. Ia memberikan penghargaan dan menyematkan pita merah pada kemejanya., karena eksekutif muda itu telah menolongnya untuk membuat perencanaan karir. Kemudian murid tersebut memberikan lagi dua pita merah untuk diteruskan oleh eksekutif muda.
Hari itu juga sang eksekutif muda datang menemui bosnya. Ia mengatakan kepada bosnya bahwa ia sangat kagum terhadap kejeniusannya. Sang bos nampak sangat senang. Pengakuan itu menjadi kejutan baginya. Kemudian ia menyematkan pita merah pada kemeja bosnya dan memberikan sebuah pita lagi untuk diteruskan.
Malamnya, sang bos pulang ke rumah dan langsung menemui anak laki-lakinya yang berusia 15 tahun. Ia berkata kepada anaknya : “Sesuatu yang luar biasa terjadi hari ini. Seorang eksekutif muda telah menyematkan sebuah pita merah pada kemejaku dan ia memberikan pita yang sama untuk kuberikan kepada orang lain yang pantas diberi pengakuan dan penghargaan, karena telah membuat perbedaan bagiku. Aku rasa, kamu adalah orang yang pantas menerima pita merah ini, nak. Hari-hariku yang penuh kesibukan telah membuatku lalai untuk memerhatikanmu. Kadang, aku juga marah dan berteriak ketika nilai-nilaimu jelek. Malam ini aku ingin mengatakan bahwa kamu telah membuat perbedaan bagiku. Selain ibumu, kamu adalah orang terpenting dalam hidupku.”
Mendengar ucapan ayahnya, sang anak menangis tersedu-sedu. Ketika akhirnya anak itu berhenti menangis, ia memandang ayahnya dan berkata :
“Aku sudah merencanakan untuk bunuh diri besok, karena aku berpikir bahwa ayah tidak menyayangiku. Tapi sekarang, aku tahu bahwa ayah sangat mengasihiku.”
NOTE : ORANG YANG MEMILIKI KASIH BUKAN MEREKA YANG MENGAKU MENGASIHI, MELAINKAN YANG MENYATAKAN LEWAT TINDAKAN.
Komentar
hehehehehe
pa kabarnya???
(dreaming mode : ON)
met pagi....
untung aja ga jadi bunuh diri hehe..
renungan yang bagus mbak.. :D
nice post...
wah,suatu saat saya harus menyematkan pita untuk murid2 saya :)
Baru-baru ini pekerja saya menunjukkan sesuatu kepada saya. Dia bangga pabila saya mengatakan.."this is good..well done'..dia tersenyum panjang.
Dari hari itu..saya berhati-hati dengan sikap saya sendiri..
tindakan dan perkataan boleh memberikan motivasi dan juga boleh melumpuhkan semangat seseorang.
Selamat berhari minggu sobat. All the best.
*******Salam ‘Blog’!!*******
“””Setju mba,,,dengan note terakhir,,tapi kurang mba,,bukan cuma dengan tindakan, tapi juga hati....
Hehehehehe..
Ya kan???”“”
-_-_-_-_-_-_-Cosmorary-_-_-_-_-_-_-
-_-_-_-_-_-_-Cosmorary-_-_-_-_-_-_-
seperti ketika kita bilang kita cinta Indonesia, harus ada buktinya kan.
Cinta dan aksih sayang, seharusnya dibuktikan dengan tindakan, bukan hanya dnegan kata2 belaka ^^
Tar minggu baru bs..
sabar yah!!
*makasih dah ingatin
Hiks....jadi ingat budaya award di dunia blog
@ninneta :tks ya.
Tapi kalau seperti si ayah di atas, paling ndak sebuah ucapan sayang bisa menunjukkan ke anaknya kalau dia masih punya kasih sayang. Untuk kemudian berjanji dalam hati akan mewujudkan ucapan itu dalam sebuah tindakan.
Tapi saya boleh numpang ngetop karena komen disini kan mba !? he..he
have a good week end k fanny!
...simbul untuk perhatian ya...???
kata - kata jujur ini, mampukah semua orang tua menerima dan memahaminya?