TINGGALKAN MENTALITAS ‘STATUS QUO’
Joel Osteen adalah anak seorang pendeta yang melayani di sebuah gereja di Houston, Texas, yang bernama John Osteen. Dia juga terlibat dalam pelayanan, yaitu sebagai soundman. Pada tahun 1999, papanya meninggal dunia. Tentu saja ini menimbulkan kegelisahan di gereja itu, karena terjadi kekosongan pelayan Tuhan, khususnya di dalam hal pemberitaan firman Tuhan atau berkhotbah.
Maka diadakan rapat dadakan oleh seluruh penatua gereja dan dihadiri juga oleh Ny. Ostee. Mereka membuat kesepakatan yaitu yang menggantikan John Osteen untuk berkhotbah di gereja adalah Joel Osteen. Pada waktu Joel ditunjuk sebagai pengganti papanya, orang-orang yang setia sebagai buah pelayanan papanya bertanya :
“Joel, apakah kamu bisa melakukan lebih baik ketimbang papamu?”
“Dengan tulus, aku berkata bahwa aku akan melakukan jauh lebih besar daripada apa yang dilakukan papaku.” Jawab Joel.
Jawaban ini sangat meyakinkan jemaat. Ternyata John Osteen sudah meninggalkan jejak, hikmat dan inspirasi bagi anaknya untuk tinggal landas. Di sisi lain, Joel Osteen berani berjanji untuk menerobos kemapanan guna menghasilkan sesuatu yang lebih baik. Tentu tidak mudah. Apalagi hasil pelayanan papanya sudah luar biasa. Tetapi, Joel yakin dan akan berusaha untuk menghasilkan sesuatu yang lebih lagi. Joel tidak mau hidup dengan mentalitas status quo.
Orang yang hidup dengan mentalitas status quo memang nyaman, tetapi orang tersebut tak akan menjadi besar.
NOTE : Kenyamanan status quo adalah benteng tebal yang menghalangi seseorang melakukan hal yang lebih besar.
Komentar
Aku REQUEST posting.
Berulang kali aku gontok2an sama pacarku tentang SHIO China.
Aku yakin dia Shio Ayam, tapi dia ngaku2 Shio Anjing. Mohon petunjuk dan info dounk Mbak.. pleaseeeee... ;)
Btw, dia lahirnya 21 Jan '82.
Thanks yaa...
sekalian posting semua shio aja.. kan ga semua juga ngeh.
Mbak Fanny cantikkkk deh. Mwah.
:)
kayaknya itu status gw sekarang... hiks..
(T___T)
hallo mbak...
aku kembali setelah bebas dari try out...
Inspiratif..!
status quo itu apa ya? hehe
@lovepassword : perasaan, kamu deh yg ingatnya siomay mulu. dasar gembul. hehehe
@fauzan : baca kamus aja kalo mo tahu. ha ha ha...pura2 gak tahu nih.
@ellious : yup.
@reni : oke, mbak. Nanti aku ambil deh. Tks ya.
tidak mudah. tapi justru itu mungkin ada semangat untuk mewujudkannya.
statusquo harus segera dihilangkan...
instropeksi mode on
hikz.. tar kapan2 bahas yah fann :D
@fanda : betul, fan. aku sendiri masih harus berusaha meninggalkan zona nyaman ini biar bisa lebih maju.