KENAPA HARUS BERTERIAK?
Berikut adalah artikel keren yang saya peroleh dari email. Simak yuk!
Suatu hari seorang guru bertanya kepada murid-muridnya :
“Mengapa ketika seseorang sedang marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?”
Seorang murid setelah berpikir cukup lama mengangkat tangan dan menjawab :
“Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran sehingga ia pun berteriak.”
“Tapi, “ Kata sang guru. “Lawan bicaranya justru ada di sampingnya lho. Mengapa ia harus berteriak? Apakah ia tak bisa berbicara secara halus?’
Hampir semua murid memberikan sejumlah alasan yang dikira benar menurut pertimbangan mereka. Namun tak satupun jawaban yang memuaskan.
Sang guru pun berkata : “Ketika dua orang sedang marah, jarak antara ke dua hati mereka menjadi sangat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian, mereka harus berteriak. Namun anehnya, semakin keras mereka berteriak, semakin marah mereka dan dengan sendirinya jarak hati yang ada di antara mereka menjadi lebih jauh lagi. Karena itu mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi.”
Sang guru melanjutkan : “Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta? Mereka tak hanya tidak berteriak, namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus dan kecil. Sehalus apapun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas. Mengapa demikian?”
Sang guru bertanya sambil memerhatikan para muridnya. Mereka tampak berpikir keras tapi tak satupun berani memberikan jawabannya.
“Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak. Pada akhirnya sepatah katapun tak perlu diucapkan. Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin mereka sampaikan.”
Sang guru melanjutkan : “Ketika kamu sedang dilanda kemarahan, janganlah hatimu menciptakan jarak. Terlebih lagi, hendaknya kamu tidak mengucapkan kata yang mendatangkan jarak di antara kamu. Mungkin di saat seperti itu, tak mengucapkan kata-kata mungkin merupakan cara yang bijaksana. Karena waktu akan membantumu. “
Komentar
Yup, setuju sekali. Kemarahan membuat jarak antara dua hati semakin lebar.
Pencerahan pagi yang oke banget untuk selalu sabar dalam menghadapi aktifitas hari ini!
Postingan ini membuat semangat utk bisa lebih bertahan :)
Malah yang begitu, nusuk marahnya.. kerasa banget, "ada yg marah" gitu..
:)
TOP mbak.
bagus bgt artikelnya,menginspirasi nih ...hati yg tak berjarak hehe ^_*
benar mba,untung saya lbh suka diem kalo marah dibanding teriak2 gak jelas ^_^
be patient be better!!
be patient be better!!
tapi kalo nggak berteriak
nggak lepas juga rasanya
hehehe...
pinter deh Fanny
WOIIIII...!!!!
AKU MAU BAKSO!!!!
lha kalo ini namanya tereakan kelaparan
makasih atas kiriman baksonya ya
n makasih banget atas pencerahannya kali ini
aku mau komen apa yaa....
pokonya keren deh....
yang bisa mempersatukan manuasia memang hati
mari kita bersihkan hati kita agar kita tidak membuat jarak dengan orang lain
*wuehh... mulai nggombal*
Ketika marahan, janganlah hati kita menjadi jauh.
tD krna kmrahan sesaat saya hmpir ptus ma pacar baru aku..
huft...
untung aja dya yg pngrtian, sLaLu ingtin aku bwat brsbar..
Aku sempatin mampir nih...
Makasih udah berbagi
sangat mengena padaku nih..