BETEEE….SIAPA MAU DISATEEE?
Beberapa hari ini, Puteri Strawberry dari Kerajaan Strawberry Rame Rasanya merasa beteeee luar biasa. Betapa tidak, ayahanda yang sedang gering mendadak minta berhenti diterapi. Padahal, sakit di bahunya belum jua reda.
Belum lagi bete sama ayahandanya hilang, Puteri Strawberry harus bete menghadapi ulah sebuah Redaksi Majalah yang kerap kali menerbitkan cerpen-cerpen karyanya. Pasalnya,imbalan berupa 450 milyar keping emas belum juga masuk ke pundi-pundi sang puteri. Padahal, sudah sejak sebulan yang lalu, cerita pendek itu diterbitkan dan dibaca oleh seluruh rakyat di Kerajaan itu.
Huff….puteri Strawberry menghela nafas. Kesal dan kecewa berbaur menjadi satu. Rasanya, dia ingin berteriak sekencangnya tapi tak ada suara yang keluar. Dia pun mencoba menghubungi kantor Redaksi Majalah itu dengan menggunakan kemampuan terbang sang Merpati putih peliharaannya.
Dilayangkannya sepucuk surat yang berisi pertanyaan mengenai kapan imbalannya akan dibayar. Tak lama, merpatinya kembali dengan membawa sepucuk surat balasan.
Yang terhormat,
Puteri Strawberry
Imbalan cerpen untuk tuan puteri akan dibayar sebulan setelah cerpen diterbitkan. Ditunggu saja ya, tuan puteri.
Baiklah, pikir Puteri Strawberry sambil melipat surat itu dan mulai mengambil sebutir kelereng dari kotak mainannya dan menaruhnya di sebuah mangkuk kecil. Satu butir untuk satu hari yang berlalu. Begitulah cara orang-orang menghitung hari di kerajaan Strawberry.
1 BULAN KEMUDIAN
Puteri Strawberry menghela nafas jengkel. Baru saja ia menerima kabar dari kurir kerajaan. Imbalan atas cerpennya belum dibayar juga. Bahkan, ia disuruh menunggu sampai hari ke 11 bulan ini. Duuh, mau marah rasanya.
Puteri Strawberrry pun berteriak :
“BETEEEE…..SIAPA MAU DI SATEEEE?”
Seekor ayam gendut (peliharaan tukang kebun istana) yang sedang jalan santai di depan kamar Puteri Strawberry mendengar teriakan itu, langsung lari terbirit-birit. Tak lupa ia berteriak tak kalah lantang dari sang puteri :
"DISATEEE? OGAH LAH YAAUUUWW!!"
Komentar
Biar Gek bisa metik 2 kg lagi...
btw, jadi terharu mbak baca-baca cerita saya yg lalu- yg ga dibaca para Angel's Lovers.. hehe..
* iya mbakkkk.. itu fotoku waktu kecilllll.. (orang2 bilang, masih mirip.. hehehehhe- NARSISSSS)
(kasihan atuh Mbak, jangan menyaingi pedagang sate yg kerap lewat depan rumah, Mbak....)
(eh, bukan saya ya, pedagang sate-nya...) hehheeeee... XD
Sabar yah puteri,.... 11 hari lagi koq....
hehehehe
aku jg nggak mau ach kalau disateeee..
sabarrrr
hehehe
Btw sungguh malang nasib ayam itu. Bayangkan trauma yang kan dia bawa seumur hidupnya.
Bisakah lain kali Putri mengirim cerpen ke majalah lain saja? Tak perlu kita mengharap pada orang yang tak mau menghargai jerih payah kita dengan tepat waktu, Mbak.
bete kan?
soal kirim ke majalah lain, emang udah gak ngirim kok. lagian, terakhir dimuat di majalah itu, pembayaran honor lancar jaya. mana tahu sekarang jadi lemot gini?
satenya sate apa mbak...
kalau ayam nggap pa2, tapi kalau kambing jangan, kolesterol...
masih mau sate mbak?
ke sini aja :D
@lovepassword : nih, aku kasih tusuknya aja. satenya dah abis.hehhee
@ivan : udah kelewat sabar nih, van.
BTW.., emang kalau bete suka bikin sate ya..? hehehe
ih galak banget ngga?