HOBI BERTENGKAR

Apakah kamu mempunyai teman yang hobi bertengkar, suka membantah, suka berdebat, suka melawan, suka cekcok? Wah, kalau ada teman atau kenalan yang seperti itu lebih baik jangan dekat-dekat. Bisa makan hati.

Pada masa ini ada bentuk pertengkaran yang disenangi oleh kaum intelektual, terutama para politikus, yaitu perdebatan yang tak habis-habisnya. Debat sudah menjadi kesukaan mereka, karena mereka merasa dirinya hebat saat bisa terus berdebat dengan lawan bicaranya. Orang yang suka berdebat seringkali tidak menyadari bahwa sesungguhnya ia akan terbentuk menjadi orang yang suka menyerang dan selalu tergoda untuk menjatuhkan lawan debatnya.

Setidaknya ada 2 ciri orang yang lidahnya suka bertengkar yaitu :



- tidak pernah merasa dirinya salah.
Orang yang suka bertengkar selalu menganggap dirinya benar, meskipun sebenarnya dia salah. Ia akan terus mempertahankan diri untuk bisa berada di posisi yang benar menurut anggapannya, meskipun ia harus berhadapan dengan orang banyak. Sikap yang selalu ingin menang sendiri menunjukkan bahwa orang yang suka bertengkar masih bersifat kekanak-kanakan.

Amsal 26 :21 mengatakan : Seperti arang untuk bara menyala dan kayu untuk api, demikianlah orang yang suka bertengkar untuk panasnya perbantahan.

- selalu ingin menjadi penutup pembicaraan.
Orang yang suka bertengkar selalu berusaha menjadi orang yang mengucapkan kata-kata terakhir dalam sebuah perdebatan. Rasanya ia tak akan puas jika orang lain yang mendapatkan kesempatan untuk menutup percakapan.

Semua orang ingin berada di lingkungan yang bisa membangunnya, karena itu tak seorangpun yang ingin lama-lama berada di dekat seorang yang lidahnya suka bertengkar. Apakah kita masuk dalam kategori orang yang suka bertengkar? Untuk mengetahuinya, tanyakanlah kepada orang terdekat kita dengan hati yang terbuka.


Komentar

FATAMORGANA mengatakan…
Aku punya temen yang seperti itu mbak..
setiap ada rapat selalu saja muncul perdebatan sengit atara temen yang itu2 saja.
Yah.... untuk menghadapi yang seperti ini, aku pake aja prinsip "Silent of Gold"

Salah kali yah??
BrenciA KerenS mengatakan…
saya hobi banget bertengkar mbak...
sueerr..beneran,..
kalo udah sebel banget, nanti dianya tak kasih jebakan lem. Trus dia dan kawan2nya biasanya ketangkep, trus tak buang.

naa..sekarang rumah mereka dah tak gusur, jd alhamdulillah aku jd jarang bertengkar sama mereka hihihihi

*in tikus ya mbak bukan ngomongin orang*
Anonim mengatakan…
loh?
rasanya henny sudah pernah baca artikel ini sebelumnya di blog mbak fanny. bener nggak sih?
Kabasaran Soultan mengatakan…
Duh kok bisa ya ?.
Sepertinya rada-rada nyambung dengan apa yang aku rencanakan ntuk di share besok.
Mudah2an kita bukanlah bagian dari orang2 yang suka bertengkar
Unknown mengatakan…
@henny : iya, artikel ini ada di blog F2.
duniaira.blogspot mengatakan…
kapan ya mbak...aku bisa jadi orang yang sabar? kapan-kapan kasih artikel bagaimana menjadi orang sabar ya....
REYGHA's mum mengatakan…
Aku paling takut jawabin orang yang ngomongnya dengan nada keras...pergi aja deh. Tar kalo udah keliatan senyumnya baru jawab...telat ya. Biarin namanya juga penakut.
Sohra Rusdi mengatakan…
ha ha ha kayaknya bertengkar tuh perlu juga mbak yang tidak baik cuma kalau sampai emosi dan berkelahi wah bisa bahaya tuh
anggi mengatakan…
wah bener mbak...
sy jg pnya temen kayak gitu. kalo dibilangin nggak bisa padahal udah tau salah. Mngkin dya pnya prinsip yg kuat yaa mbak?
ellysuryani mengatakan…
Sekedar beda pendapat sih biasa, tapi jangan bertengkar. Bertengkar, cuma mengotori pikiran. Ya kan mbak.
mocca_chi mengatakan…
keknya aku punya kedua duanya, mau menang sendiri dan ga mau kalah *apa bedanya ya*

tpi yah, masih belajar wkkwwk
-3- mengatakan…
aku gak kayak gitu lho...
-3- mengatakan…
kadang kalo gengsi gede gak ngerasa salah walaupun nyatanya salah...
buwel mengatakan…
Asaal debatnya untuk sama2 mencari kebenaran yaaa nggak papa mbak, dan jangan lah sampai bertengkar... :-)
ceritatugu mengatakan…
berarti para wakil rakyat hobi bertengkar dong
Dream Competition mengatakan…
memang susah sih jadi orang sabar menerima begitu saja.Tapi saya harap saya bisa.

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR