TETANGGAKU SUKA NEBENG
Punya tetangga suka nebeng memang nyebelin. Kalo nebeng naik mobil sih enggak masalah. Kalau memang searah tujuannya, boleh-boleh saja nebeng. Saya juga sering kok nebeng mobil teman waktu masih bekerja. Tapi, kalau nebeng bak sampah tanpa ijin dan sampah titipannya itu berisi tulang-tulang ikan, kulit udang dan kulit kerang yang baunya bisa bikin pingsan, gimana perasaanmu?
Kejadian seperti ini bukan sekali dua kali saya alami. Tetangga saya yang punya rumah dimana-mana dan mobilnya lebih dari dua itu sengaja membongkar bak sampah yang terletak di samping kiri halaman rumahnya. Padahal bak sampah itu sudah ada sejak rumah tersebut dibeli dari developer. Memang semua rumah di kompleks tempat saya tinggal bentuknya nyaris seragam termasuk bentuk bak sampahnya. Yah, namanya juga kompleks. Kalau toh ada yang berubah, paling pintu pagar dan cat rumahnya. Beberapa rumah termasuk rumah saya memang sudah dirubah bentuk pintu pagarnya. Ada pula rumah yang hanya mengganti cat pintu pagarnya atau merubah bingkai jendelanya.
Ternyata tetanggaku itu membongkar bak sampahnya agar halaman rumahnya bisa dimasuki 2 buah mobil tanpa kesulitan. Kalau ada bak sampahnya 'kan posisi mobil tidak bisa lurus. Harus dimiringkan sedikit. Dengan luas halaman terbatas, agak susah memasukkan mobil dengan posisi miring begitu. Mengeluarkannnya juga rada sulit.
Nah, karena sudah tidak punya bak sampah, maka tetangga saya itu sering menggantungkan sampahnya - yang sudah dimasukkan ke dalam kantong plastik - di atas pintu pagarnya. Setiap pagi, petugas pembuang sampah akan mengambil kantong plastik berisi sampah itu dan membuangnya ke dalam gerobak besar mereka. Tetapi, ketika sampahnya terlalu banyak dan berbau tak sedap, tetangga saya sering nebeng bak sampah saya yang ada pintu besinya dan bisa dibuka dari luar. Bak sampah itu memang sengaja dibuat demikian agar petugas pembuang sampah bisa langsung mengambilnya tanpa harus mengetuk pintu si pemilik rumah.
Sebenarnya saya dan keluarga tidak mau mempermasalahkan hal ini. Masa cuma ditebengin sampah saja marah? Tapi, kalau yang nebeng sudah keterlaluan dan seenak udelnya, apa enggak kesal? Seringkali kantong sampahnya itu begitu besar sampai pintu besinya enggak bisa ditutup dan sampahnya berserakan karena diobok-obok kucing liar yang kelaparan. Akibatnya, lalat beterbangan di depan rumah saya. Sangat menjijikkan dan menganggu sekali. Belum lagi baunya yang tak sedap.
Akhir tahun lalu, papa saya sampai harus menegur pembantu tetangga saya ketika dia dipergoki membuang sekantong besar sampah yang bau anyirnya bikin mual. Rupanya, tetangga saya itu sedang masak-masak karena mau mengadakan pesta tahun baru.
Setelah ditegur, sang pembantu langsung mengambil kantong sampahnya lagi. Sementara majikannya tidak berani keluar. Pura-pura enggak tahu atau ..takut menghadapi papa saya? Saya saja sampai sempat emosi. Kalau sekali lagi dia berbuat begitu, mungkin saya enggak akan segan-segan menemuinya dan menegur dengan keras. Terkadang, kalau sudah marah saya bisa sangat galak lho!
Heran, orang kaya kok kelakuannya minus begitu sih? Sama sekali enggak punya sopan santun. Mobilnya saja mewah dan mahal tapi buang sampah nebeng. Benar-benar keterlaluan! Papa saya juga sudah lapor ke pak RT tapi pak RT nya enggak ambil tindakan apapun. Huh! Kalau nagih uang keamanan rajin, giliran ada pengaduan warga, cuek bebek aja. Mau jadi apa ya negara ini kalau di level RT saja kerjanya enggak becus?
Kesadaran masyarakat akan kebersihan juga nol besar. Alih-alih menjaga kebersihan di tempat umum, lha...di lingkungan tempat tinggalnya saja kayak begitu kelakuannya. Cape deeeh!
Komentar
Lha saya sekarang punya pengalaman yang hampir sama, tetangga kos itu punya anjing banyak berisiknya bukan main. Kalau pagi sore suka berisik. Yang lebih menyebalkan kalau kita lewat jalan depan rumahnya kita di"jegogin". Padahal jalan kan bukan area/hak milik dia. Menyalak sepertinya kita di marah2. Apalagi kalau kita mau sholat subuh di mesjid pasti kita selalu di"jegokin". Tadinya mau saya tulis diblog judulnya: anjing tetangga (tapi takut salah nulis sehingga kebalik...)akhirnya saya urungkan.
Yang bersangkutan sudah pernah diingatkan oleh RT dan keamanan lingkungan, karena banyak yang terganggu dengan suaranya, gangguan kalau lewat, bau kotorannya dsb tapi nggak digubris. Orangnya kaya, rumahnya besar, mobilnya ada juga. Apa karena anjingnya banyak sampai kelaparan gitu...
Lha teman saya kalau telpon mesti dikomentari sama istrinya, tuh suara tetangga ikut masuk.
seru nih postingannya
Meski isinya curhat pool2an tentang tetangga tetapi tetap saja ada pesan moral yang bisa diambil
mau ketawa lagi akh...
wakakakakakakakakaaa
Tetangga oh tetangga
Tega teganya dikau
Buang sampah pada tempatnya
tetapi ditempat orang lain.
tetangga oh tetangga
culasnya dikau
satu kunci dipegang ma keluarga m'fanny..trus satunya lagi dipegang oleh tukang sampahnya hehehhe....
hihihi...
dah lama gk bekunjung maap lg (sok) sibuk hehehe...
wah itu mah udh keterlaluan fan apalg ampe kepergok gitu msh numpang jg? ckckcckkckck...
gimn tuh pak RT gak asik bgt!!
@fanda : wah, jangan dibongkar nanti malah saya yg repot mo buang sampah. masa sampah digantungin di pintu pagar? gak enak dilihat.
@susy : nah, itu dia. papaku juga mikir mau bikin kunci biar tetanggaku gak bisa seenaknya nebeng buang sampah.
boleh atau tidak boleh ditebenti itu kan hak kita, jadi kita gunakan saja jak kita.
Iklan Gratis
hehehheheheheh....fiksi atau nyata moga sang tetangga tobat besar ya mbak, karena katanya menyakiti tetangga itu dosa besar......apalagi menyakiti tetangga negara ya...hihiihiihi*LHO*
Sabar Bu.....^_^
Oh nyata yak....Tahu kok....hihihihihihihi...tadi kan becanda...heheehhehe...
:p
begitu ya,,dimana-mana pasti ada hal yang tidak diinginkan dan tidak sreg dengan tetanngga.
ada saja masalah terjadi dengan tetangga,,tapi kita harus bisa ngemong dan toleransi dengan tetanngga kita, karena saudara paling dekat dengan kita ya tetangga tersebut.
rukun selalu dan tidak iri serta tidak syirik dengan tetangga,,pasti tidak akan ada masalah.
salam kenal dari NURA
hehehehe, atau sekalian mobil mewahnya dijadiin bak sampah....
untung tetangga saya disini pada baek semua.
ato tuntut aja bu guru gmn ? :)
Kalau tetanggaku suka bngt numpang parkir mobil (bila rumahnya ada acara) di carport ku, mending satu mobil...ada dua mobil, yg 1 masuk dlm carport. Satunya lagi menghalangi pintu masuk rumah. Sampai2 suami yg baru pulang kantor, "ngalah" dgn geramn dan terpaksa memarkir mobil kami di luar pagar rumah sendiri.
duuh, tetangga yg bikin kita makan atii..
Jitak aja mbak, wkwkkwkwkw.....
Tapi emang, gak tw diri banget, kayak negara tetangga sebelah, hahahahah...
Dimana-mana sama saja mbak, ada orang yg mau mengerti perasaan orang lain tapi banyak juga yg gak peduli.
Kalau pengalamanku hampir sama. Kebetulan di sebelah rumahku adalah rumah kosong... Nah, tetangga-2ku ternyata sangat suka membuang sayur basi di selokan di depan rumah kosong itu...!! Jadinya selokan penuh dg sampah basi... plus bau lagi !!
Padahal itu rumah persis sebelahan ama aku... Nyebelin banget.
Ups... numpang curhat juga disini.
salam sayang
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll
SALAM SAYANG
Makanya dikasih gembok aja bak sampahnya, atau masukin aja ke dalam kulkas biar gak basi tu sampah, heheeee...
Ayo seemangat..!