MENGAPA HARUS DIMODERASI?
Sebenarnya saya paling tidak suka memasang moderasi komentar di blog. Apalagi saat saya sedang sibuk (seperti hari ini) sehingga tidak bisa OL. Hmm...teman-teman pasti sudah gak sabar pengen melihat komentarnya muncul ya. Padahal, saya belum sempet OL sehingga komentar yang ada belum dipublikasikan. Wah, maaf beribu maaf...saya terpaksa menggunakan moderasi karena beberapa alasan :
- mencegah komentar kembar yaitu dua atau tiga komentar yang isinya sama persis. Kalau satu orang memberi beberapa koment tetapi isinya beda-beda sih, gak masalah. Tetapi kalau sama persis, wah..menuhin kolom komentar aja.
- menghindari ANONIM or NN. Secara saya gak suka dengan orang-orang yang gak berani nunjukan ID nya. Sepedas apapun sebuah komentar saya terima, asal ID si pemberi komentar jelas (minimal email or linknya). Mau pake nama samaran juga gak apa-apa. Yang penting bukan ANONIM.
- sudah hampir 1 bulan ini saya seringkali gak bisa melihat postingan dan komentar terakhir di blog saya. Kadang bisa, kadang enggak. Saya harus klik edit entry baru bisa lihat komentar terakhir. Nah, kalo pake moderasi kan bisa terlihat koment terakhir yang masuk dan saya bisa balas berkunjung ke rumah si pemberi komentar.
Nah, semoga dengan penjelasan saya ini, teman-teman bisa memakluminya.
Komentar
btw, teh aq suka puisinya lho di a place for my thoughts.. siiip dah!!
Mengapa bukan "bagaimana"?
Bukankah anugerah ada proporsinya?
Ttg komentar kembar, begitu kita deteksi lewat e-mail, kita bisa lgs hapus kan?
Ternyata kebalikan ama aku ya, aku justru sekrg buka moderasi krn terbeban hrs buka blog/e-mail utk cepat2 moderasi. Sedang aku kadang hrs pergi atau lg males buka laptop.
Lagian, setelah sekian lama ngeblog, aku lihat mayoritas blogger punya etika dalam berkomentar. Toh yg biasa berkomentar yah itu2 aja. Kalopun ada yg lolos, bisa segera di-delete.
@suzhu : perasaan puisinya biasa aja deh. terima kasih ya.
jadi ga ada orang iseng lagi hehe
cuma buat tau aja siapa2 yg baca asip blog ku dan komentar disitu hehehehe...
komentar sangat berarti meski sedikit, dan itu memberikan catatan tersndiri untuk substansi postingan kita. meski cara yang dipakai berbeda utk tiap orang tapi komen-komen yang muncul justeru membuat postingan menjadi kaya
wassalam
ehm2 gpp juga kayak gitu mbak, anonim atau NN emang perlu diwaspadai tuch..... hmmmmm *berpikir-berpikir*
* Sssttt..jangan bilang2 ya tante...PRof lagi nyamar jadi anonim.
dpt urutan d 22 !! Mav jg bru mampir
Jengsri menutup sementara blognya mungkin gara2 seperti itu kali yah?
termasuk bang Attayaya.
moga sekarang sudah nggak di moderasi..hehhhe
Sepertinya aku perlu menirunya juga nech
kucing...dilarang nyepam disini hahahha....
aku beneran deh gk nyepam disini fan *lirik-lirik*
kedua moderasi komen so far ist oke kok asal gak lambat dan komennya muncul
ketiga: udah ah mo bobok hehehhe
Gak harus di depat lapty kita bs tau sapa aja yg udah koment. Ntar tinggal bales... pake kompi
padahal kan gampang, 3 langkah mudah.
:D