BAYANGKAN DAN INGATLAH!
Apakah kamu sedang sedih saat ini? Sedang punya sejuta masalah yang tak mampu kamu selesaikan? Sedang tidak puas dengan keadaan dirimu? Sebelum mengeluh lebih sering dan ngomel lebih lama, yuk kita baca petatah petitih dibawah ini :
Ketika kamu merasa sedih karena tidak diterima teman-temanmu, ingatlah bayi-bayi yang malang yang ditolak, bahkan dibuang orang tuanya.
Ketika kamu merasa sendiri, bayangkan seorang nenek yang hidup sendirian dan
selama sebulan menunggu anak serta cucunya menjenguk, tapi mereka tak kunjung datang.
Ketika kamu dilecehkan orang lain melalui kata-kata setajam silet, bayangkan para
pengemis yang setiap hari dilecehkan orang tapi mereka tetap tegar.
Ketika kamu putus cinta dan merasa kesepian, bayangkan orang-orang yang selalu
bertepuk sebelah tangan dan tak pernah merasakan cinta dari seorang kekasih.
Ketika kamu berdiri di depan cermin dan menemukan sehelai rambut putih di kepala,
ingatlah orang yang sakit kanker tanpa rambut di kepala karena pengaruh kemoterapi.
Ketika kamu bersungut-sungut mengenai gajimu yang kecil, bayangkan seorang yang berjalan kaki membaca map lamaran kerja, namun tak pernah mendapatkan pekerjaan yang ia harapkan.
Ketika kamu mengeluh karena masakan ibumu tidak seperti yang kau harapkan, bayangkan
anak-anak yang korban tsunami yang tidak punya ibu lagi untuk memasakkan makanan bagi mereka.
Ketika kamu merasakan rumah yang kamu tempati begitu kecil, bayangkan tunawisma yang sama sekali tidak punya rumah untuk berteduh.
Ketika kamu tidak puas karena suaramu tak semerdu Agnes Monica, ingatlah seorang tunarungu yang tak bisa bicara tapi belajar keras untuk berbicara.
Ketika kamu tidak puas dengan tinggi badanmu, ingatlah mereka yang lahir dengan cacat tubuh tapi bisa menjalankan kehidupan dengan antusias.
Ketika kamu kehilangan sedikit uang dan kamu sangat marah sehingga kehilangan damai sejahtera, ingatlah para korban bencana alam yang kehilangan semua harta milik mereka.
Sobat blogger, jika kita hanya memandang kepada masalah dan kesulitan kita sendiri, akan sulit bagi kita untuk bersyukur karena manusia tak pernah puas. Tapi bila kita melihat sekeliling kita, maka kita akan sadar bahwa kita adalah orang yang beruntung. Apa yang Tuhan berikan adalah kebaikan semata, jika kita tidak menganggapnya demikian, itu karena kita hanya melihatnya dari kacamata manusia yang terbatas.
Ketika kamu merasa sedih karena tidak diterima teman-temanmu, ingatlah bayi-bayi yang malang yang ditolak, bahkan dibuang orang tuanya.
Ketika kamu merasa sendiri, bayangkan seorang nenek yang hidup sendirian dan
selama sebulan menunggu anak serta cucunya menjenguk, tapi mereka tak kunjung datang.
Ketika kamu dilecehkan orang lain melalui kata-kata setajam silet, bayangkan para
pengemis yang setiap hari dilecehkan orang tapi mereka tetap tegar.
Ketika kamu putus cinta dan merasa kesepian, bayangkan orang-orang yang selalu
bertepuk sebelah tangan dan tak pernah merasakan cinta dari seorang kekasih.
Ketika kamu berdiri di depan cermin dan menemukan sehelai rambut putih di kepala,
ingatlah orang yang sakit kanker tanpa rambut di kepala karena pengaruh kemoterapi.
Ketika kamu bersungut-sungut mengenai gajimu yang kecil, bayangkan seorang yang berjalan kaki membaca map lamaran kerja, namun tak pernah mendapatkan pekerjaan yang ia harapkan.
Ketika kamu mengeluh karena masakan ibumu tidak seperti yang kau harapkan, bayangkan
anak-anak yang korban tsunami yang tidak punya ibu lagi untuk memasakkan makanan bagi mereka.
Ketika kamu merasakan rumah yang kamu tempati begitu kecil, bayangkan tunawisma yang sama sekali tidak punya rumah untuk berteduh.
Ketika kamu tidak puas karena suaramu tak semerdu Agnes Monica, ingatlah seorang tunarungu yang tak bisa bicara tapi belajar keras untuk berbicara.
Ketika kamu tidak puas dengan tinggi badanmu, ingatlah mereka yang lahir dengan cacat tubuh tapi bisa menjalankan kehidupan dengan antusias.
Ketika kamu kehilangan sedikit uang dan kamu sangat marah sehingga kehilangan damai sejahtera, ingatlah para korban bencana alam yang kehilangan semua harta milik mereka.
Sobat blogger, jika kita hanya memandang kepada masalah dan kesulitan kita sendiri, akan sulit bagi kita untuk bersyukur karena manusia tak pernah puas. Tapi bila kita melihat sekeliling kita, maka kita akan sadar bahwa kita adalah orang yang beruntung. Apa yang Tuhan berikan adalah kebaikan semata, jika kita tidak menganggapnya demikian, itu karena kita hanya melihatnya dari kacamata manusia yang terbatas.
Komentar
Mbak, nanti akan ku posting tentang anak limanya. Tapi, ini bener2 ketika saya mempunyai anak lima hehehe..
" Nyindir postinganku ya mbak??gara2 aku minta kenaikan gaji neh"
itu yg sy tangkap ketika membaca blog ini...
slm kenal,
walau dalam mendung jejakkan langkah:
Moga terpahat padat sifat qona'ah...
Yakinlah bahwa : Tuhan tentu lebih tahu apa yang terbaik buat machluknya dibandingkan dengan tingkat "tahu"-nya sang machluk itu sendiri.
Maksudnya begitu khan ?.
bener banget,, kita harus senantiasa bersyukur,, jangan pernah melihat apa yg tidak kita miliki tapi lihatlah apa yg sudah kita miliki dan syukurilah....
bayangkanlah zujoe yang lebih cakep... cuihh...
ingatlah zucing penuh kutu yang selalu di katain cakep sama teh linda...
btw kok Agnes Monica sih, bukanNya tiwi t2 aja :(
ingatlah selalu zucing yang dibilang berkutu sama teh dududz dan nchi dududz...
*tapi teh fanny nggak pernah koq ngatain aku berkutu hihi...*
Alhamdulillah..
Makasih udah sharing... ^_^
Aq suka postingannya mb'...
Salam kenal..
*liat ke atas lagi*
ooh..ternyata udah toh,
berarti sekarang cuma nyepam dong mbak?
hihihi
betul sekali fanny....terkadang sedikit kesulitan membuat kita lupa mensyukuri karunia Tuhan yang sudah kita miliki....