JUST BE MYSELF (repost)
Seorang teman pernah memberi komentar bahwa : cerpen/cerber karya saya mirip skenario sinetron ibu2 dan para cewek ABG.
Yah, itulah karya saya....spesialisasi saya memang disana. Meskipun belum pernah nulis skenario sinetron tapi genre tulisan saya memang seperti itu. Saya sendiri tidak tahu kenapa bisa begitu? Mungkin, karena saya sering membaca novel-novel metropop dan teenlit sehingga tulisan-tulisan saya terkontaminasi sama sastra pop macam begitu (kalau bisa disebut sastra pop).
Saya tahu dan sangat mengerti, tidak semua orang menyukai bentuk tulisan seperti itu. Picisan. Terlalu banyak fantasinya. Tidak membumi. Kebanyakan mimpi, dll, dst. It's okey. Setiap orang berhak menilai, mengkritik, memberi opini. Setiap orang berhak punya selera yang berbeda.
Jujur, saya senang dengan komentar-komentar dari teman-teman saya. Saya jadi banyak mendapat masukan, saran dan kritik.
Jujur (yang lainnya lagi nih), saya memang tidak bisa menulis yang 'berat-berat'. Even, seorang Editor cerpen sebuah majalah remaja pernah mengirim email pada saya dan bilang : cerpen saya adalah cerpen yang ringan, cenderung kocak. Tapi, dia suka.
Saya juga sangat sadar, apa yang saya tulis selama ini masih jauh dari yang namanya SEMPURNA. Tapi, ketidaksempurnaan itulah yang membuat saya ingin terus menulis dan menulis....lebih baik lagi. Sebab, saya menulis bukan untuk kesempurnaan. Saya menulis untuk menyalurkan hobi. Syukur, kalau bisa menghibur para pembaca. Puji Tuhan, kalau bisa memberi inspirasi dan pencerahan.
Saya menulis dengan segenap hati dan kemampuan (yang saya miliki). Saya menulis dengan segala keterbatasan saya. Dan, saya ingin tulisan saya mengalir sebagaimana adanya. Saya tidak mau ikut-ikutan arus, apalagi meniru karya-karya yang sudah laris manis. Just be myself!
Yah, itulah karya saya....spesialisasi saya memang disana. Meskipun belum pernah nulis skenario sinetron tapi genre tulisan saya memang seperti itu. Saya sendiri tidak tahu kenapa bisa begitu? Mungkin, karena saya sering membaca novel-novel metropop dan teenlit sehingga tulisan-tulisan saya terkontaminasi sama sastra pop macam begitu (kalau bisa disebut sastra pop).
Saya tahu dan sangat mengerti, tidak semua orang menyukai bentuk tulisan seperti itu. Picisan. Terlalu banyak fantasinya. Tidak membumi. Kebanyakan mimpi, dll, dst. It's okey. Setiap orang berhak menilai, mengkritik, memberi opini. Setiap orang berhak punya selera yang berbeda.
Jujur, saya senang dengan komentar-komentar dari teman-teman saya. Saya jadi banyak mendapat masukan, saran dan kritik.
Jujur (yang lainnya lagi nih), saya memang tidak bisa menulis yang 'berat-berat'. Even, seorang Editor cerpen sebuah majalah remaja pernah mengirim email pada saya dan bilang : cerpen saya adalah cerpen yang ringan, cenderung kocak. Tapi, dia suka.
Saya juga sangat sadar, apa yang saya tulis selama ini masih jauh dari yang namanya SEMPURNA. Tapi, ketidaksempurnaan itulah yang membuat saya ingin terus menulis dan menulis....lebih baik lagi. Sebab, saya menulis bukan untuk kesempurnaan. Saya menulis untuk menyalurkan hobi. Syukur, kalau bisa menghibur para pembaca. Puji Tuhan, kalau bisa memberi inspirasi dan pencerahan.
Saya menulis dengan segenap hati dan kemampuan (yang saya miliki). Saya menulis dengan segala keterbatasan saya. Dan, saya ingin tulisan saya mengalir sebagaimana adanya. Saya tidak mau ikut-ikutan arus, apalagi meniru karya-karya yang sudah laris manis. Just be myself!
Komentar
tidak diragukan lagi tulisan mbak fany ini
pertanyaannya kapan buat novel mbak?
tp menurutku, ini kan karya kita. at least kita udah berbuat, drpd cuma omdo kan.... protes doang tp ga bisa buat kayak gt jg.
:)
dan bagi saya tulisan itu tidak hanya cerita tapi imajinasi yang tersampaikan. acungan jempol untuk mbak.
Selamat mabak.
karya yang bagus adalah karya yang punya ciri tersendiri.
terus berkarya ya mbak,
btw,,dapet award nih,diambil yah
Sepakat ma Mbak Fanda ajah.......
tpi biar gitu, terus explore jiwamu, bikin yg psikopat sekalian yak.. wkwkkw
tiap orang itu unik, dan tidak sama. bagaimana orang akan mengatakan jelek punya orang lain dengan patokan miliknya? betapa naifnya.
aku ajah yang ga bisa nulis teuteub pede...wekekeke....
Aduh2, ud sempurna kok mbak... Jgn merendah gt dunk....
Hohoho... ^_^
Aku sih nulis n bikin blog awalny cm buat ngeluarin apa yg aku pikirin n aku rasain,, ga terlalu peduli apa kt orang,,tp mkin bnyk yg baca aku jd suka ga pede sendiri ma tlsanku,,hehe..
kita emang harus be my self kalo jadi makhluk lain ntar diuber-uber orang sekampung teh...
misal: kalo jadi babi ngepet...
mudah2an nanti bisa bikin sinetron ya tehh... terus aku yang jadi pemeran utamanya.. hohoho...
SEMANGAT mbak!!!
yang saya kagumi
membuat tulisan agar bisa dinikmati dan membuat orang bisa terhanyut emosinya adalah sesuatu yang tidak mudah.
Bagus tidaknya tulisan menurut saya sih adalah tulisan yang mampu dinikmati orang banyak, menghibur dan menyenangkan
banyak lho mbak,.karya yang "berat-berat" tapi hanya segelintir orang yang ngerti artinya
Style setiap orang lain2 dalam menyampaikan buah pikirannya
Kalo ada kritik, yah artinya kan ada yang memperhatikan mbak Fanny
he..he kalo mbak Fanny bilang tulisan picisan
apalagi kaya tulisan saya, yang bahasanya amburadul dudul surundul gitu??
bisa2 saya dibilang sebagai pembunuh bahasa ya??
So, semangat terus buat mbak Fanny!!
dan terus berkarya mbak!!
kita selalu suka dengan tulisan dan gaya tulisan mbak Fanny
nulis terus mbak...