YOU ARE SPECIAL
Prakata : Tulisan ini terinsipirasi dari blog seorang teman yang mengaku dirinya : gak ganteng, gak kaya, gak lulus kuliah dan gak punya pacar.
Tidak ada maksud buruk ketika saya menuliskan artikel ini. Saya hanya ingin bilang padanya dan pada semua teman blogger : Kalian sangat luar biasa. You are special. Don't ever forget it.
Ketika saya masih sangat belia, hati saya selalu diliputi beraneka ragam perasaan dan pikiran negatif. Saya merasa tidak cantik, tidak kaya, tidak smart, tidak luwes dalam pergaulan, dan lain sebagainya.
Padahal saya selalu masuk tiga besar di kelas. Cerpen-cerpen saya sering dimuat
di media cetak. Tapi, saya tetap merasa minder, rendah diri dan enggak pede.
Perasaan negatif itu terus membayangi saya bertahun-tahun sampai akhirnya suatu hari saya melihat seorang pemulung yang sedang duduk berteduh di sebuah pohon rindang.
Pemulung itu tampaknya sedang melepas lelah setelah sepanjang pagi sampai petang sibuk bergulat di antara tumpukan sampah.
Tiba-tiba, saya melihat mata sang pemulung tampak bersinar gembira. Bibirnya yang pucat dan kering mengukir seulas senyum tipis. Sepasang matanya yang lelah memandang sebuah benda yang tergeletak tak jauh dari tempatnya duduk.
Saya penasaran. Apa sih yang dilihatnya? Benda apakah itu?
Ooo...ternyata selembar uang Rp. 50.000,-.
Sang pemulung bangkit berdiri, berjalan cepat dan mengambil uang itu.
Selembar uang yang sangat kotor dan kusut. Tapi...sang pemulung - tanpa merasa jijik - membelai uang itu dan mengecupnya mesra. Kebahagiaan terpancar di wajahnya yang berdebu dan berkeringat.
Uang.... Benda ini memang sangat bernilai. Betapapun kotor, kumal dan kusutnya ia. tetap saja berharga.
Sayapun teringat akan diri saya. Saya memang tidak cantik, tidak kaya, tidak genius, tidak supel. Saya juga acapkali mengambil keputusan-keputusan yang salah dalam hidup ini. Keputusan yang membuat saya jatuh, menjadi kusut dan digilas ke tanah.
Tetapi....apapun yang terjadi, saya tidak bisa melenyapkan nilai saya. Saya tetap bernilai. Tetap berharga. Sebab, saya adalah mahluk ciptaanNya.
Di mata Sang Pencipta, saya adalah biji MataNya. Saya adalah emas. Saya sangat spesial. Tak peduli, seperti apa rupa saya, kecerdasan saya, kekayaan saya, Sang Pencipta tetap mengasihi saya.
Sejak itu, saya pun belajar untuk selalu berpikir positif tentang diri sendiri. Saya tidak mau (lagi) meracuni nafas kehidupan saya dengan pikiran-pikiran yang negatif. Sebab, saya sangat spesial di mataNya.
.
Tidak ada maksud buruk ketika saya menuliskan artikel ini. Saya hanya ingin bilang padanya dan pada semua teman blogger : Kalian sangat luar biasa. You are special. Don't ever forget it.
Ketika saya masih sangat belia, hati saya selalu diliputi beraneka ragam perasaan dan pikiran negatif. Saya merasa tidak cantik, tidak kaya, tidak smart, tidak luwes dalam pergaulan, dan lain sebagainya.
Padahal saya selalu masuk tiga besar di kelas. Cerpen-cerpen saya sering dimuat
di media cetak. Tapi, saya tetap merasa minder, rendah diri dan enggak pede.
Perasaan negatif itu terus membayangi saya bertahun-tahun sampai akhirnya suatu hari saya melihat seorang pemulung yang sedang duduk berteduh di sebuah pohon rindang.
Pemulung itu tampaknya sedang melepas lelah setelah sepanjang pagi sampai petang sibuk bergulat di antara tumpukan sampah.
Tiba-tiba, saya melihat mata sang pemulung tampak bersinar gembira. Bibirnya yang pucat dan kering mengukir seulas senyum tipis. Sepasang matanya yang lelah memandang sebuah benda yang tergeletak tak jauh dari tempatnya duduk.
Saya penasaran. Apa sih yang dilihatnya? Benda apakah itu?
Ooo...ternyata selembar uang Rp. 50.000,-.
Sang pemulung bangkit berdiri, berjalan cepat dan mengambil uang itu.
Selembar uang yang sangat kotor dan kusut. Tapi...sang pemulung - tanpa merasa jijik - membelai uang itu dan mengecupnya mesra. Kebahagiaan terpancar di wajahnya yang berdebu dan berkeringat.
Uang.... Benda ini memang sangat bernilai. Betapapun kotor, kumal dan kusutnya ia. tetap saja berharga.
Sayapun teringat akan diri saya. Saya memang tidak cantik, tidak kaya, tidak genius, tidak supel. Saya juga acapkali mengambil keputusan-keputusan yang salah dalam hidup ini. Keputusan yang membuat saya jatuh, menjadi kusut dan digilas ke tanah.
Tetapi....apapun yang terjadi, saya tidak bisa melenyapkan nilai saya. Saya tetap bernilai. Tetap berharga. Sebab, saya adalah mahluk ciptaanNya.
Di mata Sang Pencipta, saya adalah biji MataNya. Saya adalah emas. Saya sangat spesial. Tak peduli, seperti apa rupa saya, kecerdasan saya, kekayaan saya, Sang Pencipta tetap mengasihi saya.
Sejak itu, saya pun belajar untuk selalu berpikir positif tentang diri sendiri. Saya tidak mau (lagi) meracuni nafas kehidupan saya dengan pikiran-pikiran yang negatif. Sebab, saya sangat spesial di mataNya.
.
Komentar
setiap kekurangan dan kelebihan adalah "manusia"
adalah mempercayai bahwa penilaian mereka salah.
Apa kata Marilyn Monroe saat para kritikus film mengatakan aktingnya buruk?
Dia menjawab, kalau ada 100 orang yang mengatakan aktingnya jelek, maka ke100 orang itu salah..
hanya kita yang bisa percaya pada diri kita sendiri :)
hanya kita yang bisa mewujudkan nilai pribadi kita :)
teruslah berjuang, Mom..
aku selalu mendoakanmu :)
positif thingking...right !
u are spesial
Yup !