TIGA PENDUSTA ULUNG
Tiga orang pendusta ulung sedang berlayar di tengah samudera. Mereka bertemu dengan seorang nelayan yang bercerita bahwa ada sebuah restoran seafood di dasar laut. Ketiga pendusta berkata dengan heran : Pak, kami ini para pendusta ulung. Mana bisa Bapak bohongin kami?”
Namun, setelah si nelayan pergi, pendusta pertama penasaran. Dia menyelam ke dasar laut dan memang tidak ada restoran di sana. Tapi, dasar pendusta, dia naik ke atas dengan membawa udang sambil berkata : Wah, benar! Di dalam sana ada restoran seafood. Ini buktinya aku bawa udang.”
Pendusta kedua tidak percaya. Dia pun menyelam dan kembali ke daratan sambil membawa kerang hijau. “Iya, benar ada restoran seafood. Nih, aku bawakan kerang hijau.”
Pendusta ketiga jadi penasaran. Dia yakin kedua temannya berdusta. Kemudian, dia pun menyelam tapi tidak menemukan satu pun restoran di dasar laut. Untuk menjaga gengsi, dia mengambil batu karang kecil dan memukulkan batu itu berkali-kali ke wajahnya hingga berdarah.
Ketika kembali ke daratan, dia berkata : Kalian ini gimana sih? Makan kok, nggak mau bayar! Liat nih, wajahku sampai dipukulin sama pelayan restoran itu.”
Namun, setelah si nelayan pergi, pendusta pertama penasaran. Dia menyelam ke dasar laut dan memang tidak ada restoran di sana. Tapi, dasar pendusta, dia naik ke atas dengan membawa udang sambil berkata : Wah, benar! Di dalam sana ada restoran seafood. Ini buktinya aku bawa udang.”
Pendusta kedua tidak percaya. Dia pun menyelam dan kembali ke daratan sambil membawa kerang hijau. “Iya, benar ada restoran seafood. Nih, aku bawakan kerang hijau.”
Pendusta ketiga jadi penasaran. Dia yakin kedua temannya berdusta. Kemudian, dia pun menyelam tapi tidak menemukan satu pun restoran di dasar laut. Untuk menjaga gengsi, dia mengambil batu karang kecil dan memukulkan batu itu berkali-kali ke wajahnya hingga berdarah.
Ketika kembali ke daratan, dia berkata : Kalian ini gimana sih? Makan kok, nggak mau bayar! Liat nih, wajahku sampai dipukulin sama pelayan restoran itu.”
Komentar
dasar bodoh tuh 3 penipu ulung..
bisa2nya diboongi ama si nelayan
bisa2 si nelayan ngalahin penipu ulung dengan julukan si "penipu tingkat tinggi"
btw..daku pertamax ga yah *lirik atas, lirik bawah..sembari kabur Mode ON*
^_^ tq ceritanya menghibur daku
dah jd tukang ngibul sudah deh, jaga gengsi segala lagi
haha..ngakak guling-guling
Yup !
masih ngakak...
over ngakak...
(sampe tidur, mulut sampe bbusa), bisaaa aja..
Yup !
Ternyata pembohong bisa dibohongin juga ya...
Semoga aku tidak termasuk dalam golongan mereka ...Amin
Termasuk gw ...3 bh blog gw kehilangan follower 50 %
katanya sich lagi ada setting ulang tentang follower diblogspot...?
yang bertiga tu yang o'on...
o iy... mksh udah mo mampi di tmp ku... tp di sana bilang, gk ngerti, apa karena bhsa inglis nya acak-acakan ya? maaf deyh... ntar di buat versi indonesianya secara keseluruhan yah... di tunggu aja... :) thnx...
Baca cerita tentang penipu, teringat tayangan2 di TV swasta jadi pengen nulis cerita tentang "Penipu Naek Haji".
Tapi dasar gw gak pandai "berceloteh", mungkin sang cerpenis ajah yang nerusin ceritanya....gw cuma bisa "urun" judul. he..he...
Dasssar Funny...
Slalu aja bikin Semut terpingkal-pingkal sendiri.
Sampai2 sang ratu semut kebangun dan nanya, ngetawain apa sih Mas?
Ini Funny. Iya apa yg funny. Fanny temen aq maksudnya, hahahaha...
Bentar aq tak ktawa lg, hahahahahaha...
Dasar para penipu bodoh.
Untung aq bukan penipu.
halah :ngakak:
aduh sumpah yg ini lucu banged...
sakit perut kekeh2 nih..
ha-ha-ha
seperti si apa ya,dongeng yang bilang hadiah ut raja yang hanya bisa dilihat oleh orang pintar
ada2 aja...
eh, aku baru beberapa hari ga nge-blog, udah banyak banget ketinggalan postingan kamu nih..
huhuhuhu...
link exchange yuk!
:)
pembohong semua..tapi kayaknya yang parah ke3 dehhh..mau2nya berdarah-darah, kan bisa tuh ambil mutiara disitu ...lhoh...hehehhe
Bu... PR nya tar diambil ya... hihihi
kapan mbak ktemu sm 3 pendusta itu di kapal? ayo jujur...hehheheh
salam hormatku,
Dea Renata