MENGAPA HARUS TAKUT?

Alkisah dalam sebuah pelayaran dari Inggris menuju ke benua Amerika, terjadi badai yang sangat dahsyat. Kapal yang sedang membawa penumpang mulai terombang-ambing di terpa badai dan ombak laut yang sangat besar.

Para penumpang mulai ketakutan. Semua orang panik dan menjerit-jerit. Namun di antara para penumpang yang sedang ketakutan itu, ada seorang nenek yang tetap tenang. Jari jemarinya yang kurus terlipat di dada. Rambutnya berkibar-kibar tertiup angin laut yang menderu-deru. Sementara matanya memancarkan sinar ketenangan yang luar biasa. Sesekali bibir keriputnya tersenyum lembut.

Seorang anak buah kapal yang melihat ketenangan sang nenek menghampirinya dan bertanya : “Nek, semua orang di kapal ini ketakutan. Tetapi, nenek tampak tenang sekali. Apakah nenek tidak takut?”


Sang nenek menjawab : “Mengapa saya harus takut? Toh, saya sudah cukup tua. Sudah saatnya saya kembali ke rumah Bapa di surga. Anak-anak saya juga sudah besar. Lagipula, setiap orang pasti akan sampai pada akhir perjalanan hidupnya. Jadi, tidak perlu takut menghadapi kematian. Semua orang akan mati ‘kan?”

“Nenek benar. Tapi, nek..saya takut mati karena …saya masih banyak dosa. Saya belum siap menghadapi pengadilan di alam baka.” Ujar sang anak buah kapal.

“Kalau begitu, jika badai reda dan kamu selamat, segeralah berbalik dari jalan-jalanmu yang salah menuju ke jalan yang benar. “ Nasihat sang nenek.

“Berjaga-jagalah senantiasa. Itu yang selalu saya lakukan sejak masih muda sampai sekarang. Karena saya tidak tahu kapan saya dipanggil Sang Khalik“ lanjut sang nenek.

Yah, setiap orang pasti akan meninggal. Karena itu pergunakanlah setiap waktu yang ada untuk berbuat baik terhadap sesama dan selalu menyenangkan hati Tuhan.

Komentar

Anonim mengatakan…
Di dunia ini tidak ada yang pasti, kecuali satu, yaitu datangnya kematian.

Semua yang bernyawa akan merasakan kematian.
Anonim mengatakan…
kenapa ya meskipun siap tapi tetap aja takut untuk mendatangi kematian..., entah mungkin memang karena masih misteri dan gelap...
Senoaji mengatakan…
mati... dengan siapa to apa yang ditinggalkan to yang belum dilakukan to terselesaikan... itulah yang kadang bikin merinding..
dwina mengatakan…
kematian seperti sesuatu yang misteri dan mau tidak mau kita akan mengalaminya...
HoneyBUZZin mengatakan…
ya...bila tiba masanya..kita semua akan meninggalkan ini semua....dunia ini hanya sementara sahaja.
Anonim mengatakan…
kematian bisa datang kapan saja.
memang ngeri kadang kita kalau membayangkannya..
Anonim mengatakan…
waw..perenung dimalam hari, baca ini nambah
K L O P dah..

perubahan ini, meyakinkan aku . bahwa tak ada yg abadi....(song of jikustik)..ehee


Yup !
Anonim mengatakan…
mengapa eh mengapa ..
manusia inget tuhan ketika mengalami musibah..

walaupun telat itu berkah looh. tuhan masih sayang sama kita. diingatkan dalam ke adaan genting..

coba klo ga di ingetin trus langsung koit tiba2. hayoooo~

mumpung blum saatnya dan sbelum di ingat kan oleh yg mahakuasa , yuk perbanyak bekal...

manusia nga da yg perfect. blum terlambat untuk kata taubat..

yihaaa... dalem banged. huik's
Anonim mengatakan…
bikin DOSA ! SIAPA TAKUT ?

itulah ucapan orang2 yg terperdaya kehidupan dunia.
so, jangan takut untuk bermimpi ya..


Yup !
Anonim mengatakan…
berbuat baiklah hari ini,
seakan-akan kamu mati esok hari
Baka Kelana mengatakan…
Hah...siapa takut...?
Baka Kelana mengatakan…
Benaran nich gw manis....kok gak ada yang mau ya..?
Baka Kelana mengatakan…
Kayak kisah di TITANIC ya...
Thanks banget ya atas sharingnya
Anonim mengatakan…
yah... memang manusia akhirnya akan meninggal tp mesti dgn persiapan untuk bekal di akhirat kelak
Anonim mengatakan…
yang paling bijak adalah dalam keadaan apapun kita, jangan pernah lupa untuk selalu ingat pada-Nya. mensyukuri setiap tetesan nikmat dari-Nya dan menerima cobaan dari-Nya.
buwel mengatakan…
udah duyu mbak nnyicilnya...heheheheh

Postingan populer dari blog ini

MY FIRST KISS

Pengalaman naik taksi online IV : Supir ngotot mau lewat tol

CIRI-CIRI CEWEK SUDAH PUNYA PACAR