KESOMBONGAN TERSEMBUNYI
Biasanya, kita menilai seseorang sombong jika dia : tidak membalas tegur sapa kita, suka pamer keberhasilannya, tidak mau bergaul dengan orang-orang yang lebih miskin atau tidak sederajat dengan dirinya.
Kesombongan-kesombongan seperti ini memang mudah terlihat dan sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Tapi, sebenarnya kesombongan seseorang bisa ngumpet jauh di lubuk hatinya dan ..tentu saja tidak kelihatan.
Mau tahu, seperti apa kesombongan yang suka bersembunyi itu? Simak berikut ini :
- selalu merasa lebih baik dari orang lain.
Sikap seperti ini biasanya diwujudkan melalui tindakan dimana kita tidak bisa memberikan kepercayaan pada orang lain untuk melakukan sesuatu. Kita beranggapan bahwa mereka tidak akan bisa melakukan sebaik dan sesempurna apa yang kita lakukan. Sikap seperti ini membuat kita ‘buta’ akan kemampuan/kelebihan yang dimiliki orang lain. Kita tidak bisa menilai sesuatu secara obyektif dan merasa diri lebih baik, lebih mampu. Padahal, mungkin saja kemampuan kita jauh dibawah kemampuan orang lain. Bukankah kita adalah manusia yang terbatas?
- Merasa mempunyai jawaban untuk semua pertanyaan.
Orang yang sombong tidak mau mengaku bahwa ia tidak tahu. Ia akan berlagak serba tahu dan saat ia tak bisa memberikan jwaban atas sebuah pertanyaan, biasanya ia akan depresi dan merasa terhina. Padahal, seberapa banyakpun yang sudah kita pelajari dan betapapun kerasnya kita berusaha, tetap saja kita bukanlah Allah yang Maha Tahu. Di atas langit selalu ada langit, bukan?
- Malas bertanya pada orang lain.
Orang yang sombong sering merasa malu dan rendah jika harus bertanya pada orang lain. Dia akan mengerjakan segala sesuatunya seorang diri tanpa melibatkan orang lain. Ia akan berusaha membuktikan kemampuannya sendiri meskipun ia tahu ada orang yang lebih mampu ketimbang dirinya dan bisa diajak kerjasama.
- Merasa diremehkan/direndahkan saat orang lain melakukan sesuatu yang lebih baik dari apa yang ia lakukan.
Sering timbul rasa sakit di dalam hati orang sombong ketika ia melihat ada orang yang bisa melakukan sesuatu yang lebih baik ketimbang dirinya. Ia merasa, sanjungan dan pujian hanya pantas diberikan kepadanya. Ia tidak rela jika orang lain yang menerimanya.
Kesombongan-kesombongan seperti ini memang mudah terlihat dan sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Tapi, sebenarnya kesombongan seseorang bisa ngumpet jauh di lubuk hatinya dan ..tentu saja tidak kelihatan.
Mau tahu, seperti apa kesombongan yang suka bersembunyi itu? Simak berikut ini :
- selalu merasa lebih baik dari orang lain.
Sikap seperti ini biasanya diwujudkan melalui tindakan dimana kita tidak bisa memberikan kepercayaan pada orang lain untuk melakukan sesuatu. Kita beranggapan bahwa mereka tidak akan bisa melakukan sebaik dan sesempurna apa yang kita lakukan. Sikap seperti ini membuat kita ‘buta’ akan kemampuan/kelebihan yang dimiliki orang lain. Kita tidak bisa menilai sesuatu secara obyektif dan merasa diri lebih baik, lebih mampu. Padahal, mungkin saja kemampuan kita jauh dibawah kemampuan orang lain. Bukankah kita adalah manusia yang terbatas?
- Merasa mempunyai jawaban untuk semua pertanyaan.
Orang yang sombong tidak mau mengaku bahwa ia tidak tahu. Ia akan berlagak serba tahu dan saat ia tak bisa memberikan jwaban atas sebuah pertanyaan, biasanya ia akan depresi dan merasa terhina. Padahal, seberapa banyakpun yang sudah kita pelajari dan betapapun kerasnya kita berusaha, tetap saja kita bukanlah Allah yang Maha Tahu. Di atas langit selalu ada langit, bukan?
- Malas bertanya pada orang lain.
Orang yang sombong sering merasa malu dan rendah jika harus bertanya pada orang lain. Dia akan mengerjakan segala sesuatunya seorang diri tanpa melibatkan orang lain. Ia akan berusaha membuktikan kemampuannya sendiri meskipun ia tahu ada orang yang lebih mampu ketimbang dirinya dan bisa diajak kerjasama.
- Merasa diremehkan/direndahkan saat orang lain melakukan sesuatu yang lebih baik dari apa yang ia lakukan.
Sering timbul rasa sakit di dalam hati orang sombong ketika ia melihat ada orang yang bisa melakukan sesuatu yang lebih baik ketimbang dirinya. Ia merasa, sanjungan dan pujian hanya pantas diberikan kepadanya. Ia tidak rela jika orang lain yang menerimanya.
Komentar
Tks ya share-nya
dan wawasan mu begitu luas
salut gw ama kamu...penuh semangat dalam kehidupan dalam duka maupun suka
ini patut ditiru oleh blogger lainnya
Thanks ya atas sharingnya....jadi tahu arti kesombongan dan jenisnya
mantap dah
:)
Aq gak sombong koq, hehehe...
Tp btul bngt kata Fanny, jangan prnh malu buat nanya.
Hmm....
aku malas bertanya kalau gk ngerti aps di kampus, aku juga sering merasa diremehkan sama orang yg punya jabatan lebih diatasku,
sombonkkah aku?
Yup !
Hmm....
aku malas bertanya kalau gk ngerti aps di kampus, aku juga sering merasa diremehkan sama orang yg punya jabatan lebih diatasku,
sombonkkah aku?
Yup !
AYOO YG UDAH BACA BURU2 KEDEPAN CERMIN LALU TANYAKAN PADA DIRI MASING2,PANTASKAH UNTUK JD ORG SOMBONG??
tengkyu cubitannya JENG!!
bener tuh...jadi malu sendiri
emang ada gunanya sombong di dunia ini?
di atas langit masih ada langit
ketauan deh kalo gw orang sombong....
mbak fanny sih cerita-cerita....
aq kan jadi malu nih....
:)