Postingan

BUKAN PILIH KASIH LHO...

Ketika bang Atta ikutan lomba review blog saya, ada salah satu komentar dari pengunjung blog bang Atta yang mengatakan bahwa bang Atta pasti menang karena yang mengadakan lomba adalah adik angkatnya. Wedeeew...alangkah piciknya yang berpendapat seperti itu. Asal tau aja yeee...saya selalu berusaha menerapkan Hukum Keadilan dan Tidak Pilih Kasih dalam menilai artikel para peserta. Kalau memang jelek, ya tidak menang. Mau dia sobat baik, saudara angkat, adik ipar, mertua, menantu, dll. That's why, saya ajak Fanda dan Lovepassword untuk menjadi juri, karena saya sudah menduga bakal ada suara-suara miring seperti itu. Dan, memang tidak mudah menerapkan Hukum Keadilan itu. Apalagi ketika 2 orang juri sepakat kalau tulisan Bang Atta yang berisi pantun kocak itu memang nggak ada duanya. Mana novel yang dipilih bukan novel favorit. Kompetitornya pun - kebetulan - tidak sekeren tulisan bang Atta. Even, saya dan para juri menunggu-nunggu tulisan peserta lainnya. Apakah ada yang bisa meng...

ANTARA BANG PENDI, TUKANG COLONG DAN INDONESIANER

Siapa tak kenal Bang Pendi , tokoh gokil yang nyablak ciptaan Noor’s Blog? To be honest, membaca artikel review bang Pendi atas blog saya, membuat bibir mesem-mesem geli, tak jarang terkekeh. Bagi para penggemar blog Uneg-Uneg miliknya Noor's blog mungkin sudah jauh-jauh hari meramalkan kalau artikelnya akan menang dalam Lomba Review Blog. Tetapi, setelah pengumuman kok, nama Bang Pendi kagak muncul. Aya naon nih? Well, lucu saja tidak cukup. Tulisan Bang Pendi memang unik tetapi reviewnya dangkal. Maksudnya, hanya menampilkan sisi kocak dan kreativitas saja. Sementara bagian yang mereview blog hanya sekilas. Kesannya review blog itu hanya hiasan. Yang ditonjolkan tulisan jenakanya saja. Semula juri A tertarik dengan tulisan Bang Pendi, tetapi setelah dibaca dengan teliti kok, unsur reviewnya kurang banget. Sedangkan, juri B sudah sejak awal tidak sreg dengan tulisan Bang Pendi. Juri C malah berpendapat tulisan Bang Pendi standar saja. Alhasil, Bang Pendi gagal meraih kemenang...

DAFTAR PESERTA LOMBA MENULIS PUISI KOCAK

Wah, baru sehari memosting Artikel Lomba Menulis Puisi, eh..sudah ada 2 orang yang mendaftar. Tumben, reaksinya cepat sekali. Malah ada peserta yang sudah mendaftar tanggal 11 kemarin, padahal lombanya baru start hari ini. Hmm…semoga ini menjadi awal yang baik. And, bagi yang mau ikutan. Silakan cek syaratnya di SINI . Oke, silakan diintip saja para peserta Lomba Menulis Puisi di : SINI .

NYARIS SAJA BANG IWAN MENANG

Kalau kemarin saya membahas kemenangan mbak Reni, hari ini saya akan bahas tentang kemenangan Miss Bibliophile yang bersaing ketat dengan Pak Setiawan Dirgantara. Sebenarnya, yang mendapat suara lebih kuat adalah pak Setiawan . Juri A sudah sejak awal langsung suka pada tulisan pak Setiawan. Tetapi setelah dibaca oleh juri C, lho...kok, sepertinya menggantung endingnya. Seperti ada yang terpotong di bagian akhir review. Ada paragraf yang tidak berkesinambungan yaitu di paragraf yang membahas : konten blog. Setelah pembahasan itu, pak Setiawan langsung menulis tentang blognya yang pernah direview oleh Sang Cerpenis. Lalu, balik lagi membahas template. Kemudian penutupnya yang berupa saran, itu sudah bagus banget. Tetapi, that's it. Selanjutnya, apa? Juri C yang bermata jeli melihat kelemahan ini pun menyampaikannya kepada juri A. Setelah diperhatikan kembali memang benar, seperti ada yang terpotong begitu saja. Juri C dan juri A pun sepakat mengalihkan kemenangan kepada Miss Bibl...

SIAPAKAH JURI KEHORMATAN ITU?

Aduh, nyaris lupa nih. Saya belum kasih tahu siapa juri kehormatan di lomba review blog kemarin ya? Duh,maaf....maaf...ya..bener-bener lupa nih. Maklum, sudah menua nih. Hehhehe.... Okey dokey, biar gak pada pipis penasaran, nih saya kasih tahu deh. Mereka adalah : FANDA , my soulmate yang sejak lomba dimulai hampir tiap hari chatting dengan saya. Apalagi kalau bukan untuk mendiskusikan artikel-artikel yang masuk. Makasih banget buat neng Fanda yang sudah berbaik hati membantu saya. Jangan kapok, ya Fan? Pastilah gak kapok, wong..ada hajatan lomba menulis puisi kok. Fanda jadi juri kehormatan lagi tuh di lomba itu. Hi hi hi...sekaligus ditodong jadi sponsor, enggak ding...menyediakan diri dengan sukarela kok. Ternyata seru ya, fan jadi juri? Seru dan puyeng. Apalagi kalau kita gak mencapai kata sepakat. Duuuh.... LOVEPASSWORD , sobat blogger yang sering saya bikin repot dan sepertinya, memang suka dijadikan seksi repot. Ha ha ha...tentu saja pake pemaksaan plus ancaman gak dikasih u...

MENGAPA MBAK RENI MENANG?

Seperti janji saya untuk menjelaskan kenapa si A yang menang dalam lomba review blog? Dan, kenapa si B nggak menang? Apa sih kelebihannya? Maka, hari ini saya akan jelaskan tentang kelebihan Mbak Reni sebagai salah satu pemenang. Terus terang, menentukan siapa yang menang untuk novel The girls of Riyadh adalah yang paling sulit, karena ada 2 peserta yang bersaing ketat, yaitu antara mbak Reni dengan Kang Sugeng. Tulisan keduanya sangat bagus dan sesuai persyaratan yaitu mereview blog, bukan admin blognya. Salah seorang juri (sebut saja juri A) malah sangat tertarik dengan tulisan mbak Reni dan nggak berpaling ke lain hati, tetapi... juri B merasa ragu karena menurut juri B, tulisan mbak Reni terlalu sistematis, kurang 'hidup'. Sementara tulisan Kang Sugeng lebih 'hidup'. Tetapi, menurut juri A, ada tulisan Kang Sugeng yang kurang sreg di hatinya, yaitu : Kang Sugeng terlalu rinci menjelaskan tentang arti gambar di header template blog Sang Cerpenis. Seolah-olah yang di...

PEMENANG LOMBA REVIEW BLOG

Rencananya, para pemenang lomba review blog akan diumumkan di postingan blog ini yang ke 1000, tetapi…berhubung oleh karena sebab (halaahh..bahasanya…) Sang Cerpenis akan melancong dalam waktu dekat…maka...nama-nama para pemenang diumumkan hari ini. Selain itu, para peserta lomba pastinya juga sudah nggak sabar pengen cepat-cepat tahu siapa sih pemenangnya? Ngaku aja deh…nggak ngaku, saya jitak sampai benjol. He he he…. Well, menjadi juri ternyata nggak semudah menggoreng tempe. Pasalnya, tulisan yang masuk keren semua. Ada sih yang biasa saja, tetapi..makin mendekati hari terakhir lomba, makin banyak tulisan bagus yang masuk. Saya dan para juri sampai puyeng memilih mana yang terbaik. Belum lagi, harus mempertimbangkan novel-novel yang diperebutkan para peserta. Ada peserta yang tulisannya bagus tetapi..karena novel yang ia inginkan banyak peminatnya, sedangkan tulisan para kompetitornya tak kalah bagus, maka…para juri harus memilih yang THE BEST OF THE BEST. So, setelah berdiskusi ...