Selasa, 03 Juli 2012

KISAH PAK BAMBANG DAN IBU AYU

Hari Minggu yang cerah. Pak Bambang dan Ibu Ayu, sepasang suami isteri yang sudah menikah selama 15 tahun hendak jalan-jalan berdua saja. Anak-anak mereka yang sudah mulai menginjak usia remaja sedang menginap di rumah nenek mereka. Inilah saatnya bagi pak Bambang dan ibu Ayu untuk menikmati kebersamaan  berdua saja. Tanpa diganggu oleh anak-anak.

Sayang, Minggu itu sepeda motor pak Bambang rusak. Mau tidak mau dia harus menuntun sepeda motornya ke bengkel. Istrinya pun setia mendampinginya.

“Pa,, saya mengantar buku ini dulu ya ke rumah Bu Dea,” kata ibu Ayu. Sementara itu Pak Bambang menunggu di bengkel. Cuaca yang sangat panas membuatnya merasa sangat haus, dia pun membeli es teh di warung sebeleh bengkel.

“Ah, sementara saya minum, istri saya pasti kehausan di jalan. Kalau begitu saya sisihkan untuk dia,” kata Pak Bambang dalam hati. Setengah jam pun berlalu. Pak Bambang kaget karena tiba-tiba istrinya sudah ada di depannya saat dia sedang membaca koran.

“Pa, ini es jeruk  untuk Papa. Pasti haus kan?” kata istrinya sambil menyodorkan segelas es jeruk.

 “Ini juga saya sisihkan es  teh untuk Mama,” jawabnya.

“Yah, saya pikir Papa pasti kehausan di sini,” kata istrinya.

 “Ya sudah tidak apa-apa, kita habiskan berdua saja keduanya,” kata Pak Bambang dengan lembut. Tak disangka orang-orang yang ada di warung itu menyimak pembicaraan mereka. Mereka pun menjadi heran karenanya.

“Pak, Bu, kok bisa akur begitu sih. Kok sama-sama saling memikirkan?” tanya seseorang.

“Ya, itu memang tidak mudah. Tetapi, saya selalu ‘menaruh’ istri saya di dalam hati saya. Demikian juga dengan istri saya, dia selalu ‘menaruh’ saya di dalam hatinya,” jelas Pak Bambang.

Indah sekali melihat perhatian dan kerukunan pasangan suami isteri ini.  Andai semua pasangan bisa seperti itu, tentu tak ada yang namanya pisah ranjang, apalagi perceraian.  Karena itu sudah saatnya kita penuhi hati dan pikiran ini dengan pasangan kita. Dan, tidak membiarkannya kosong melompong. Apalagi membiarkan orang lain yang masuk ke sana. Wah..wah…bisa celaka 13!

Yeah, sadar atau tidak, seiring berjalannya  waktu, godaan untuk mengganti posisi pasangan di hati seseorang dengan yang lain semakin besar. “Tuntutan mulut dan kesenangan” membuat kita bekerja ekstra keras, menghabiskan waktu dan perhatian yang seharusnya ditujukan kepada pasangan. Canda, tawa, kedekatan yang berlebihan dengan lawan jenis akan mengusik keberadaan pasangan di hati kita. Kita harus berdoa dan berkomitmen bahwa hanya pasangan kitalah yang bisa menghiasi dan memenuhi hati kita, bagaimanapun kondisinya.


12 komentar:

zachflazz mengatakan...

iya... dengan segala kebenarannya, hati memang harus banyak bicara soal ini ya Mbak..

Ila Rizky Nidiana mengatakan...

Kita harus berdoa dan berkomitmen bahwa hanya pasangan kitalah yang bisa menghiasi dan memenuhi hati kita, bagaimanapun kondisinya.

sepakat, mba fanny. kadang godaan setelah nikah jauh lebih berat, dan disitulah diuji seberapa besarnya cinta kita sama pasangan, hehe

Thanks for sharing ^^

Lidya - Mama Cal-Vin mengatakan...

pak bambang dan bu ayu sudah sehati gitu ya punya pemikiran yang sama

nh18 mengatakan...

Ini cerita yang bagus nih ...

Ditengah Banyaknya pasangan yang sibuk memikirkan "me time" (mungkin termasuk saya) ... saya kira kisah ini bisa dijadikan renungan ...

Tak perlu kita memikirkan diri kita sendiri ... karena kita tau pasti ada seseorang disebelah kita yang memikirkan kita ...
(demikian pula sebaliknya)

Salam saya

Andy mengatakan...

komunikasi ya baik antara satu sama lain dapat melahirkan hubungan yang harmonis dari waktu ke waktu

AuL Howler mengatakan...

Sooooo sweeeetttt...

Yang begini pasti baru pisah karena maut soang

#Salute

Cerita Tugu mengatakan...

nah pasangan seperti ini yang patut dicontoh

Ali Mas'adi mengatakan...

Siip.. FanNy selalu punya kisah Inspiratif..

Jujur.. Godaan untuk memikirkan orang lain pasti datang.. apoa lagi para cowok kayak gua nih.. klo udah liat cewek cantik pasti merem melek.. he..he.

Btw.. Sekalian minta ijin, sesekali Aku Repost tulisannya di blogku atau di Facebook boleh ya.. pleace..

Adylia Qarissa mengatakan...

singgah sini

Bung Penho mengatakan...

wah, ketipu judul dah gue Fan. tadi gue kira ceritanya bakal bikin ngakak karna alasan judul yg ternyata sangat jauh beda dengan isi tulisan. hehehehee..
All about love ternyata!

ningsyafitri mengatakan...

Wuihhh. Sudah bermetamorfosis lagi nih rupanya nih blognya Mba Fanny.
Tapi tetap. ISInya TOP BGT.

Hehehe.
Jam stgh 3 pagi bgni baca postingannya Mba Fanny buat galau.
Hmmm. mengembalikan kenangan saat aktif sbgi blogger. :'(

Ya Allah, jaga hati pasangan kami.
Semoga bisa menjadi yang selamanya dan bisa dipisahkan hanya karena kematian.
Ammin...

Aaahhh, postingannya Mba Fanny... bikin galau...

By Ning 'Litte' Syafitri. :)

nonasan mengatakan...

wah kalau punya pacar mau begini ah supaya langgeng, hehe.