Hari
Minggu yang cerah. Pak Bambang dan Ibu Ayu, sepasang suami isteri yang sudah
menikah selama 15 tahun hendak jalan-jalan berdua saja. Anak-anak mereka yang
sudah mulai menginjak usia remaja sedang menginap di rumah nenek mereka. Inilah
saatnya bagi pak Bambang dan ibu Ayu untuk menikmati kebersamaan berdua saja. Tanpa diganggu oleh anak-anak.
Sayang,
Minggu itu sepeda motor pak Bambang rusak. Mau tidak mau dia harus menuntun
sepeda motornya ke bengkel. Istrinya pun setia mendampinginya.
“Pa,, saya mengantar buku ini dulu ya ke rumah Bu Dea,” kata ibu Ayu. Sementara itu Pak Bambang menunggu di
bengkel. Cuaca yang sangat panas membuatnya merasa sangat haus, dia pun membeli
es teh di warung sebeleh bengkel.
“Ah, sementara saya minum, istri saya
pasti kehausan di jalan. Kalau begitu saya sisihkan untuk dia,” kata Pak Bambang dalam hati. Setengah jam pun
berlalu. Pak Bambang kaget karena tiba-tiba istrinya sudah ada di depannya saat
dia sedang membaca koran.
“Pa, ini es jeruk untuk Papa. Pasti haus kan?” kata istrinya sambil menyodorkan segelas es jeruk.
“Ini juga saya
sisihkan es teh untuk Mama,” jawabnya.
“Yah, saya pikir Papa pasti kehausan di sini,” kata istrinya.
“Ya sudah tidak apa-apa, kita habiskan berdua
saja keduanya,” kata Pak Bambang
dengan lembut. Tak disangka orang-orang yang ada di warung itu menyimak
pembicaraan mereka. Mereka pun menjadi heran karenanya.
“Pak, Bu, kok bisa akur begitu sih. Kok sama-sama
saling memikirkan?” tanya seseorang.
“Ya, itu memang tidak mudah. Tetapi,
saya selalu ‘menaruh’ istri saya di dalam hati saya. Demikian juga dengan istri
saya, dia selalu ‘menaruh’ saya di dalam hatinya,” jelas Pak Bambang.
Indah
sekali melihat perhatian dan kerukunan pasangan suami isteri ini. Andai semua pasangan bisa
seperti itu, tentu tak ada yang namanya pisah ranjang, apalagi perceraian. Karena itu sudah saatnya kita penuhi hati dan
pikiran ini dengan pasangan kita. Dan, tidak membiarkannya kosong melompong.
Apalagi membiarkan orang lain yang masuk ke sana. Wah..wah…bisa celaka 13!
Yeah,
sadar atau tidak, seiring berjalannya
waktu, godaan untuk mengganti posisi pasangan di hati seseorang dengan
yang lain semakin besar. “Tuntutan mulut dan kesenangan” membuat kita bekerja
ekstra keras, menghabiskan waktu dan perhatian yang seharusnya ditujukan kepada
pasangan. Canda, tawa, kedekatan yang berlebihan dengan lawan jenis akan
mengusik keberadaan pasangan di hati kita. Kita harus berdoa dan berkomitmen
bahwa hanya pasangan kitalah yang bisa menghiasi dan memenuhi hati kita,
bagaimanapun kondisinya.
12 komentar:
iya... dengan segala kebenarannya, hati memang harus banyak bicara soal ini ya Mbak..
Kita harus berdoa dan berkomitmen bahwa hanya pasangan kitalah yang bisa menghiasi dan memenuhi hati kita, bagaimanapun kondisinya.
sepakat, mba fanny. kadang godaan setelah nikah jauh lebih berat, dan disitulah diuji seberapa besarnya cinta kita sama pasangan, hehe
Thanks for sharing ^^
pak bambang dan bu ayu sudah sehati gitu ya punya pemikiran yang sama
Ini cerita yang bagus nih ...
Ditengah Banyaknya pasangan yang sibuk memikirkan "me time" (mungkin termasuk saya) ... saya kira kisah ini bisa dijadikan renungan ...
Tak perlu kita memikirkan diri kita sendiri ... karena kita tau pasti ada seseorang disebelah kita yang memikirkan kita ...
(demikian pula sebaliknya)
Salam saya
komunikasi ya baik antara satu sama lain dapat melahirkan hubungan yang harmonis dari waktu ke waktu
Sooooo sweeeetttt...
Yang begini pasti baru pisah karena maut soang
#Salute
nah pasangan seperti ini yang patut dicontoh
Siip.. FanNy selalu punya kisah Inspiratif..
Jujur.. Godaan untuk memikirkan orang lain pasti datang.. apoa lagi para cowok kayak gua nih.. klo udah liat cewek cantik pasti merem melek.. he..he.
Btw.. Sekalian minta ijin, sesekali Aku Repost tulisannya di blogku atau di Facebook boleh ya.. pleace..
singgah sini
wah, ketipu judul dah gue Fan. tadi gue kira ceritanya bakal bikin ngakak karna alasan judul yg ternyata sangat jauh beda dengan isi tulisan. hehehehee..
All about love ternyata!
Wuihhh. Sudah bermetamorfosis lagi nih rupanya nih blognya Mba Fanny.
Tapi tetap. ISInya TOP BGT.
Hehehe.
Jam stgh 3 pagi bgni baca postingannya Mba Fanny buat galau.
Hmmm. mengembalikan kenangan saat aktif sbgi blogger. :'(
Ya Allah, jaga hati pasangan kami.
Semoga bisa menjadi yang selamanya dan bisa dipisahkan hanya karena kematian.
Ammin...
Aaahhh, postingannya Mba Fanny... bikin galau...
By Ning 'Litte' Syafitri. :)
wah kalau punya pacar mau begini ah supaya langgeng, hehe.
Poskan Komentar