Jumat, 02 Maret 2012

MORNING BREW

Kamu sudah berpacaran selama 7 tahun. Kamu dan pacarmu saling mencintai, tetapi suatu hari pacarmu minta putus tanpa alasan yang pasti. Kamu patah hati? Jelas. Kamu merasa dicampakkan. Pasti. Dan, kamu merasa sulit untuk jatuh cinta lagi. Benarkah?

Mengapa tidak membuka hatimu ? Seperti yang dilakukan oleh Reney. Meski awalnya sulit, tetapi ia mencoba untuk berkencan dengan pria-pria single. Walau harus berulang kali jatuh bangun karena ternyata ia begitu sulit melupakan sang mantan. Tetapi akhirnya ia menemukan sang belahan jiwa.

Lagi-lagi novel yang bertema sederhana, tetapi diracik dengan apik. Berlatar belakang kehidupan dan kesibukan pemilik cafe, novel ini jadi tampak berbeda dibandingkan novel metropop lainnya.  Apalagi ada intermezzo berupa resep mushroom soup, resep lemon pie, artikel mini mengenai serba serbi daging sapi, keju dan fakta mengenai kopi. Pas banget dengan tokoh Reney yang digambarkan jago memasak.
 
Beberapa kalimat bijak juga disisipi di dalamnya. Mari simak sedikit kutipannya :
 
TUBUH KITA POHON DAN HATI INI BUAHNYA. MANAKALA BUAH ITU JATUH, RUSAK, TERSAYAT, TERGORES, PECAH BERKEPING-KEPING, HANCUR DAN DEBUNYA HANGUS MENJADI ASAP, DIA AKAN TUMBUH LAGI. LEBIH INDAH DAN LEBIH KUAT. ASALKAN KITA MERAWATNYA, SENANTIASA MEMBERI PUPUK DAN PERHATIAN DENGAN PENUH KASIH SAYANG.
 
Penulis : Nina Addison
Penerbit : GPU
Jumlah halaman : 224 halaman
Terbit : September 2011 
 

16 komentar:

Corat - Coret [Ria Nugroho] mengatakan...

menarik bukunya >.< ada tmbahan resep jg :D

choirul huda mengatakan...

wah bener juga ya kalau buah dari pohon itu jatuh pasti pohon itu akan berbuah lagi... lbih bagus

Ajeng Sari Rahayu mengatakan...

aaa~lagi tongpes mbak. Bukunya menarik, ada resepnyaa :D

fahrizal mengatakan...

Waw ... Asyik nih ... buat ngisi waktu senggang ...

Orin mengatakan...

Huwaa...mba Fan udh selesai baca novel lg *ngiri dot com*

jiah al jafara mengatakan...

7 tahun pcaran trus putus, waaa~
dilemaaa

harus banyak pupuk kasih sayang :)

Ririe Khayan mengatakan...

yang gagal..yang hancur...adalah peristiwanya...hati kita ..diri kita..tetap masih bisa berdiri dan melanjutkan perjalanan

Yunda Hamasah mengatakan...

Jadi harus terus dipupuk ya Mbak ;)

Lidya - Mama Pascal mengatakan...

dapat pelajaran juga ya mbak dari membaca buku ini

.:diah:. mengatakan...

membuka hati, saya berasa tersentil nih Mbak :D

pengen baca juga nih bukunya Mbak :D

Rubiyanto Sutrisno mengatakan...

keren pencerahannya mba.

Lizzy mengatakan...

duh.. kok saya banget ini, mbak Fanny? :(

mudah2an saya bisa merawat pohon hingga berbuah yang lebih bagus lagi. amiin..

*Asik deh bw di mari. Ada backsoundnya. Backsound di blogku udah tak hapus*

Amanda Martadinata mengatakan...

Seperti biasa, sinopsis dari mbak fanny pasti bikin penasaran :D

zone mengatakan...

yah yang galau-yang galau....
:P

outbound malang mengatakan...

galau ea. . .
keren kok
salam sukses selalu

Indra Kusuma mengatakan...

Ada resep untuk memupuk kembali juga kali ya Mba ?

Sukses selalu
Salam
Ejawantah's Blog