Sabtu, 14 Maret 2009

PERMINTAAN TERAKHIR (Repost)

Seorang pembunuh berdarah dingin duduk di kursi listrik dan akan dieksekusi.
“Apakah kamu punya permintaan terakhir?” tanya seorang pendeta.
“Ya, “ Si pembunuh mengangguk.
“Apakah itu?” tanya pendeta lagi.

“Maukah pak Pendeta tetap memegang tanganku sementara aku dieksekusi?”

18 komentar:

dhie mengatakan...

pertamaaaaaaaaaa ....

dhie mengatakan...

keduaaaaa .... horeeeeeeeeeeeeeeeee *jingkrak-jingkrak*

dhie mengatakan...

ketigaaaaaaaaaaaaaaaaaa ...... horeeeeeeeeeeee .... *joget-joget*

dhie mengatakan...

keempaaaaaaaaaaaaat.... baru komen...

hah??? jadi, pendetanya bisa ikut mati juga dunk ..... hahahaha

Echa mengatakan...

penasaran, apa respon pendetanya yah...

lola mengatakan...

so funny..

dhie mengatakan...

@echa : reaksi sang pendeta diam trpaku saat mendengar permintaan trakhir sang ter eksekusi *mewakili yg punya blog* lari trbirit-birit takut di sambit golok ma yg punya blog. Hahaha...

anna fardiana mengatakan...

haduh...daku o'on bgt neh...
perlu baca 2 kali...hahahaha

mungkin itu ekspresi si pendeta.. "gak salah ni, apa yg barusan gw denger???"

hihihi.... :p

J O N K mengatakan...

jiahhhhhhhhhhxxxx, hahahahaha, kok gitu ya ...

kalau saya gini :
pendeta : apa permintaan mu nak, sebelum di hukum mati
Saya : saya mau melihat anak saya wisuda dulu pa pendeta
pendeta : owh, baiklah, kapan itu terjadi ?
saya : saya belum menikah pa pendeta, ...

Jaka sembung main golok, gak nyambung Jonk hahaha

Pipit mengatakan...

singkat dan lucu..
nice!!
tukeran link nyok!!

Pipit mengatakan...

singkat dan lucu..
nice!!
tukeran link nyok!!

Dhe mengatakan...

kwakakakka...
dhie ama JONK, kocak abis..
kwakakkak.. wa ikut ketawa terbahak2..

menyedihkan tp, andai yank dipenggal kepalanya, si pendeta pasti nangis, koz masih genggam tangannya si pidana, anpe detik trakhirnya. kwakakka

Dodi Maul mengatakan...

wah ngirit bener mostingnyaa

ADVINTRO mengatakan...

Ndenk, dadi pendetane yo,aku dadi yang pencet SAKLARe,hehe

brown sugar mengatakan...

Apakah kamu punya permintaan terakhir?” tanya seorang pendeta
“Ya, “ Si pembunuh mengangguk.
“Apakah itu?” tanya pendeta lagi.

“Maukah pak Pendeta tetap memegang tanganku sementara aku dieksekusi?

Jawab si pendeta..." silahkan kalo mo megang tanganku..tapi bentar dulu ya saya mo ngupil dulu....bes neh korong dah 3 minggu nyumpel mulu diidung ..mana lagi ingusan pula kan ..ga enak ntar saya mo ninggalinnya.."

kekekeke....kaburrrrrrrrrrrrrrrr....kaga nyambung seh

dhie mengatakan...

@dhe : bukan nya dhe lbh kocak n lucu drpd dhie?
Pasti ketawanya smbl ngupil ya? B-)

Fauzan mengatakan...

ke-tujuh belasxxxxxxxxxxxx...
hahahahaha....
gila...
permintaan yang sangat jenius...

hahahaha

dan penulis yang jenius...

attayaya mengatakan...

ahhhh untung dia ga pegang tanganku